Tampilkan postingan dengan label pengobatan alternatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengobatan alternatif. Tampilkan semua postingan

BERBAGAI KHASIAT DAN MANFAAT AYAT KURSI

BERBAGAI KHASIAT DAN MANFAAT AYAT KURSI



Ketahuilah, ketika Ayat Kursi diwahyukan kepada Rasulullah SAW., ia turun bersama 70.000 malaikat mulia demi menghormati keagungan Ayat Kursi. Telah diriwayatkan dalam sebuah khabar sesungguhnya Nabi SAW, bersabda, “Seagung-agungnya ayat dalam al-Quran adalah Ayat Kursi. “Rasulullah juga bersabda, “Siapa yang membaca Ayat Kursi setiap kali selesai mendirikan shalat, maka tidak ada yang mencegahnya untuk masuk surga kecuali maut.”

Diriwayatkan juga bahwa, “Siapa yang membaca Ayat Kursi ketika hendak tidur (pada malam hari), maka setan tidak akan mendekatinya pada malam tersebut. “

Dalam kitab Shahih al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan bahwa Abu Hurairah ra. Berkata,” Aku pernah diberi tugas oleh Rasulullah SAW. Untuk menjaga zakat fitrah. Kemudian, datanglah seorang kepadaku. Ia segera mengambil, makanan sepenuh genggaman tangannya, lalu meletakkan dalam wadah. Aku pun menahannya dan berkata, ‘Sungguh, aku akan bawa engkau menghadap Rasulullah. “Orang itu berkata, “Lepaskanlah aku. Sesungguhnya aku adalah orang yang butuh dan aku mempunyai tanggungan banyak keluarga, aku benar-benar sangat membutuhkannya. Pada pagi hari Nabi SAW. Bertanya padaku, “Apa yang dilakukan oleh orang yang kautangkap semalam? ‘Aku menjawab, ‘Wahai Rasulullah, ia mengeluh sangat membutuhkan (makanan) dan ia memiliki banyak anggota keluarga. Maka aku mengasihaninya, lalu kulepaskan.’ Rasulullah SAW. Bersabda, ‘Ketahuilah, sesungguhnya ia berbohong padamu dan ia akan kembali lagi. ‘Maka aku pun yakin bahwa ia akan datang lagi karena Rasulullah SAW. Telah mengatakan hal itu. Aku lalu mengintainya dan ia pun datang mengambil makanan. Maka aku menagkapnya dan aku katakan padanya, ‘Sungguh, akan kubawa kau menghadap Rasulullah SAW. Orang itu berkata, ‘ Lepaskan aku. Sungguh aku orang miskin dan mempunyai tanggungan banyak keluarga. Aku tidak akan mengulanginya lagi. ‘Aku pun kasihan padamu, maka aku lepaskan. Pada pagi harinya, Rasulullah SAW. bertanya, ‘Apa yang dibuat tawananmu semalam?’ Aku menjawab, ‘Wahai Rasulullah, ia mengeluh sangat membutuhkan makanan sedangkan ia mempunyai banyak keluarga. Aku pun mengasihaninya, lalu kulepaskan.’ Rasulullah SAW. kembali berkata, ‘Sungguh ia talah berbohong dan ia akan datang lagi dan mengambil segenggam makanan. Maka kukatakan padanya, ‘Sungguh, akan kubawa kau menghadap Rasulullah. Ini adalah perbuatanmu yang ketiga dan terakhir kalinya. Engkau berjanji tidak mengulanginya, tapi engkau mengulanginya. ‘Dia berkata, ‘Lepaskan aku. Aku akan mengajarimu beberapa kalimat yang dengannya Allah akan memberimu banyak manfaat . ‘Aku bertanya, ‘Apakah itu?’ Dia berkata. ‘Jika engkau hendak tidur maka bacalah Ayat Kursi, Allah Dialah Dzat yang tiada Tuhan selain Dia, Dia Maha Hidup, Mahategak...’ hingga engkau selesaikan ayatnya. Maka pasti Allah akan selalu menjagamu dan setan tidak akan berani mendekatimu hingga waktu pagi.’ maka kulepaskan orang itu. Pagi harinya, Rasulullah SAW. Bertanya kepadaku, ‘Apa diperbuat tawananmu tadi malam?’ Aku menjawab, ‘Wahai Rasulullah, dia mengajariku beberapa kalimat yang katanya dengan kalimat itu Allah akan memberiku banyak manfaat. Lalu aku bertanya padanya, Apakah itu?’ Orang itu menjawab, ‘Jika engkau hendak tidur maka bacalah Ayat Kursi, Allah, Dialah Dzat yang tiada Tuhan selain Dia , Dia Maha Hidup, Mahategak... ‘hingga engkau selesaikan ayatnya. Maka pasati Allah akan selalu menjagamu dan setan tidak akan berani mendekatimu hingga waktu pagi. ‘Nabi SAW. Bersabda, ‘Adapun terkait hal itu dia berkata jujur. Tapi, dia adalah pembohong. Tahukah engkau siapa yang atang padamu selama tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?’ Aku menjawab. ‘Tidak.’ Beliau bersabda, ‘ Dia adalah setan.’”

Diriwayatkan dari Ibnu Qutaibih ra., ia berkata, “Seorang pria dari Bani Ka’ab bercerita kepadaku, ia berkata, ‘Aku pernah singgah di kota Bashrh untuk menjual kurma. Namun, disana aku tidak menemukan penginapan dan hanya berhasil menemukan sebuah rumah yang sudah dipenuhi sarang laba-laba. Aku lalu bertanya kepada penduduk sekitar rumah, ‘Bagaimana status rumah itu?’ Mereka menjawb, ‘Itu rumah kosong yang sudah ditinggalkan penghuninya.’ Karena sudah tidak ada tempat lain, maka aku meminta izin kepada pemilik rumah untuk menginap sementara disana, ‘Bolehkah aku menyewa rumah ini?’ Ia menjawab, ‘Silahkan! Tapi, selamatkan dirimu sendiri, sebab disana ada jin Ifrit yang menjadikan rumah itu sebagai sarangnya dan ia akan mengganggu, bahkan membinasakan siapa saja yang berani datang kesana.’ Aku balas berkata, ‘Sewakan saja kepadaku dan biarkan aku bersamanya. Allah akan membantuku mengatasinya.’

Ia pun setuju menyewakan kepadaku, sambil berpesan, ‘Hati-hati dengannya!’ Jadilah aku menginap disana. Menjelang malam, seorang pria hitam datang menemuiku. Matanya seperti nyala api yang membara dikelilingi gelap gulita. Ketika ia semakin mendekat, aku membaca Ayat Kursi, ‘Allah, yang tidak ada Ilah melainkan Dia, yang Hidup kekal lagi terus menerus (makhluk-Nya)...’ (QS. Al-Baqarah : 225)

Setiap kali aku baca sepatah kalimat dari ayat tersebut, ia justru ikut mengucapkannya. Namun, begitu sampai kalimat, ‘Wa laya uduhu hifzhuhuma wa huwal ‘aliyyul ‘azhim (dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar)’, ia tidak menirukan sepatah katapun. Aku kemudian membaca kalimat itu berulang-ulang, hingga akhirnya kegelapan itu menghilang dengan sendirinya. Aku akhirnya bernafas lega dan menuju salah satu sudut rumah, kemudian tidur. Pagi harinya aku menemukan bekas kebakaran dan abu di tempat orang yang kulihat semalam. Tiba-tiba aku mendengar seseorang berseru (tanpa rupa), ‘Kamu telah membakar jin Ifrit besar.’

‘Dengan apa aku membakarnya?’ tanyaku.
‘Dengan firman, ‘Wa laya uduhu hifzhuhuma wa huwal ‘aliyyul ‘azhim (dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar)’, jawab suara gaib itu.’”

Ketahuilah, sesungguhnya jumlah huruf pada Ayat Kursi ada 100 huruf. Siapa yang membacanya pada awal siang maka berada dalam jaminan keamanan Allah dari gangguan setan dan penguasa. Demikian pula, siapa yang membacanya pada awal malam.

Siapa yang membacanya pada tengah malam, menghadap kiblat dan jauh dari keramaian sebanyak jumlh hurufnya, kemudian ia memohon kepada Allah, maka apa yang hajatkan akan dikabulkan dengan izin Allah SWT.

Siapa yang membaca Ayat Kursi sejumlah bilangan para rasul, bilangan syuhada perang Badar, dan bilangan para sahabat Thalut yaitu 313 kali, kemudian mencampurnya dengan nama nabi Muhammad SAW., bertawasul kepadanya, dan memohon kepada Allah apa yang menjadi hajatnya, baik hajat duniawi maupun ukhrawi, maka akan dikabulkan dengan izin Allah SWT.

Diantara khasiat lainnya adalah untuk menghilangkan dahak. Siapa menginginkan hal tersebut, maka ambillah tujuh ramukan garam berwarna putih dan pada setiap remukan garam itu dibacakan Ayat Kursi sebanyak tujuh kali. Amalkan pula pada air putih yang jernih sebanyak tujuh hari. Maka Allah akan menghilangkan dahak itu.

Di riwayat dari sebagian ulama, ada seorang yang di dalam tidurnya melihat berbagai perkara yang membuat hati tidak tenang. Maka ia menemui sebagian orang saleh dan mengeluhkan kepada mereka apa yang ia jumpai dalam tidurnya itu. Ulama yang saleh itu lantas berkata, “Apabila engkau hendak tidur, maka bacalah ta’awudz tiga kali dan Ayat Kursi tiga kali. Lalu, sampai pada penggalan ayat,  ‘Wa laya uduhu hifzhuhuma wa huwal ‘aliyyul ‘azhim (dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar)’, ulangi sebanyak tiga kali; maka engkau akan aman dari apa yang engkau temui dalam tidurmu.” Orang itu lalu melaksanakan amalan tersebut. Setelahnya, ia tidak lagi mendapati sesuatu yang meresahkan dalam tidurnya.

Khasiat selanjutnya, jika dibacakan pada orang yang menderita epilepsi sebanyak 11 kali diatas kepalanya, maka ia akan sembuh. Apabila didalam tubuhnya ada jin pengganggu maka akan terbakar. Dan, jika dibaca setiap kali selesai shalat, maka terhapuslah dosa dan kesalahannya.

Khasiat lainnya adalah untuk membakar jin pengganggu (al-aridh). Apabila engkau ingin membakar jin yang merusak ke dalam diri seseorang, bacakanlah azan pada telinga kanannya tujuh kalo, dilanjutkan surah al-Fatihah, surah al-mu’awidzatain (al-Falaq dan an-Nas), Ayat Kursi, surah ash-Shaffat, akhir surah al-Hasyr, dan surah ath-Thariq. Sesungguhnya, amalan itu akan membakar jin tersebut, sehingga ia merasa berada di dalam neraka. Amalan ini mujarab dan terbukti berkali-kali. Dan, segala sesuatu, Allah Maha Menyaksikan.

Khasiat yang lain adalah untuk menjaga diri dari gangguan jin tawabi dan qurana. Caranya; Ayatul Hifzhi (ayat-ayat untuk perlindungan) ditulis dan dibawa oleh orang yang mengalami gangguan tersebut. Maka, ia akan aman dari gangguan mereka dari kesusahan dan dari rasa takut kepada mereka. Adapun Ayatul Hifzhi adalah sebagai berikut:



وَهُوَ أَرْحَمُ الرّٰحِمِينَ فَاللَّـهُ خَيْرٌ حٰفِظًا

Maka Allah adlah penjaga yang terbaik dan Dia Maha Penyayang di antara para penyayang. (QS. Yusuf [12]: 64)
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِۦۖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً

Dan Dialah Penguasa mutlak atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga. (QS. Al-An’am [6]: 61) 

إِنَّ رَبِّى عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ

Sesungguhnya Tuhanku Maha Pemelihara segala sesuatu. (QS. Hud [11]: 57)

وَكُنَّا لَهُمْ حِٰظِينَ

Dan Kami yang memelihara mereka itu. (QS. Al-Anbiya’ [21]: 82)

وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ

Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu. (QS. Saba’ [34]: 21)

وَعِندَنَا كِتٰبٌ حَفِيظٌۢ

Dan pada Kami ada kitab )catatan yang terpelihara baik. (QS. Qaf [50]: 4)


لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ

Bagi setiap hamba yang senantiasa bertobat (kepada Allah) dan memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). (QS. Qaf [50]: 32)

وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِينَ

Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengwasi (pekerjaanmu). (QS. Al-Infithar [82]: 10)

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍ

Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka. (QS. Ash-Shaffat [37]: 7)
وَحِفْظًا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikian ketentun (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui. (QS. Fushshilat [41]: 12)

وَحَفِظْنٰهَا مِن كُلِّ شَيْطٰنٍ رَّجِيمٍ

Dan Kami menjaganya dari setiap (gangguan) setan yang terkutuk.(QS. Al-Hijr [15]: 17)

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحٰفِظُونَ

Sesungguhnya Kamilh yang menurunkan al-Quran, dan Kami (pula) yang memeliharanya. (QS. Al-Hijr [15]: 19)

لَهُۥ مُعَقِّبٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ اللَّـهِ

Baginya (manusia)ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakngnya. Mereka menjgany atas perintah Allah. (QS. Ar-Ra’d [13]: 11)

اللَّـهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ وَمَآ أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ

Allah mengawasi (perbuatan)mereka, adapun engkau (Muhammad) bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka. (QS. Asy-Syura [42]: 6)

إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ

Setiap orang pasti ada penjaganya. (QS. Ath- Thariq [86]: 4)


فِى لَوْحٍ مَّحْفُوظٍۭ بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَّجِيدٌ  

Bahkan (yang didustakan itu) ialah al-Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh). (QS. Al-Buruj [85]: 21-22)



Dituliskan pula bersama Ayatul Hifdzi tersebut ayt berikut ini ;


فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ حَسْبِىَ اللَّـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad, “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Asy (singgasana) yang agung.” (QS. At-Taubah [9]: 129)

Surah al-AIkhlas :

  .لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ .اللَّـهُ الصَّمَدُ. قُلْ هُوَ اللَّـهُ أَحَدٌ
وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” (QS. al-Ikhlas [112]: 1-4)


Surah al-Falaq :


وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ   
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ. وَمِن شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada bahul-bahul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS. al-Falaq [113]: 1-5)

Surah an-Nas :


  إِلٰهِ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ.قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ       
الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ.مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Amalan di atas memiliki fungsi sebgai hijab dan pelindung yang kokoh dari qurana, tawabi dan dari bahaya lainnya.

Di antara khasiatnya yang lain adalah untuk mengobati sakit hati, paru-paru, jantung, dan sebagian penyakit perut. Bagi yang menginginkan pengobatannya, hendaklah ia menulis Ayat Kursi pada wadah suci sebanyak tiga kali, lalu (tuangkan air kedalamnya, dan ) minumlah pada orang yang sakit. Saat akan minum terlebih dahulu orang yang sakit membaca, “Nawaitu asy-syifa’a minal illah (saya mohon kesembuhan kepada Allah SWT. Dari penyakit... (disebutkan nama penyakitnya).” Maka, sungguh Allah SWT. Akan menyembuhkannya dengan barakah ayat yang mulia ini.

Khasiat selanjutnya adalah seperti yang disebutkan al-allamah Abul Yasar al-Qathandari, Khalifah Syekh Karimuddin dari al-Quthb ad-Damardasy, “Siapa yang membaca Ayat Kursi di awal hari bulan Muharram sebanyak 360 kali lengkap dengan basmalah pada wal bacaan, lalu setelah selesai membca semua itu berdoa:


Allahumma ya muhawwilal ahwali hawwil hali ila hsanil hali bihaulika wa quwwatika ya kabiru ya azizu ya muta alu wa shallallahu ala sayyidina muhammadin wa al alihi wa shahbihi wa sallam.


Ya Allah, wahai Dzat yang Mengubah Keadaan, ubahlah keadaanku pada keadaan yang terbaik, dengan daya-Mu dan kekuatan-Mu. Wahai Dzat Yang Maha Besar, Maha Mulia, dn Maha Luhur. Semoga Allah memberikan rahmat kepada Tuhan kami Muhammad dan keluarga serta sahabatnya. Semoga Allah juga memberikn keselamatan kepada mereka.

Sungguh-berkat lantarn amalan tersebut-ia akan mendaptkan perlindungan dan keamanan dari sesuatu yang yang ditakuti dan dibenci. Ini mujarab dan terbukti.

Khasiat lainnya adalah sebagimana dinukil dari sebagian orang-orang saleh bahwa siapa yang membaca Ayat Kursi pada malam kesepuluh bulan Muharam setelah wudhu dn shalat dua rakaat sebanyak 360 kali, lengkap dengan basmalah, menghadap kiblat, dan setelah selesai, membaca ayat ini 48 kali :


قُلْ بِفَضْلِ اللَّـهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا۟ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

Qul bi fadhlillahi w rhmatihi fabidzalika falyafrahu huwa khairum mimma yajma’un.

Katakanlah, “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (Q.S Yunus : 58)

Kemudian membaca doa berikut 12 kali :

Allahumma inna hadzihil lailatun jadidatun wa syahrun jadidun wa sanatun jadidatun, a’thini, allahumm, khirha wa khira ma fiha washrif ‘anni syarraha wa syarra ma fiha wa syarra ma fitnatiha wa muhdatsatiha w syarran nafsi wal hawa wasy syithanir rajimi.

Ya Allah, seungguhnya ini adalah malam baru, bulan baru, dan tahun baru, berikanlah padaku, ya Allah, kebaikannya dan kebaikan sesuatu yang ad di dalamnya. Dan, jauhkanlah aku dari keburukannya, keburukan sesuatu yang ada di dalamnya, keburukan jiwa dan hawa nafsu serta setan yang terkutuk.


Kemudian, ditutup dengan salah satu doa al-Quraan, bershalawat, dan berdoa untuk kaum Muslimin. Lalu, istirahat dengan memperbanyak tasbih serta tahlil. Dengan perantara amalan tersebut, di tahun itu ia akan dijaga dari berbagai perkar buruk dn penyakit. Dan, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Di antara khasiatnya yang lain adalah untuk mengobati berbagai sakit yang menimpa mata (opthalmia). Caranya dengan menulis Ayat Kursi tiga kali, dilanjutkan ayat berikut :


اللَّـهُ نُورُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى اللَّـهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّـهُ الْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّـهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang didalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya diatas cahaya (berlapis-lapis), Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. An-Nur[24]: 35)

Lalu, dilanjutkan menulis :

(Katakanlah Muhammad, “Dialah Allah Yang Maha Esa.’) Sesunggunya, di dalam mata ini ada sakit yang memerahkan warna putihnya, cukuplah bagiku (Allah tempat meminta segala sesuati)wahai Penolongku dalam segala kesempitan, dengan kemahamuliaan-My dari memiliki anak, (yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia) aku bersumpah atasmu wahai sakit mata yang menimpa, yang hingga pada urat-urat kepala dan kulitnya, aku bersumpah atasmu dengan Yusuf bin ya’qub dan bajunya yang terkoyak, dengan kebenaran Tauratnya Musa, Injilny Isa, Zaburnya Dawud dan dengan kebenaran al-Quran yang mulia, dan Muhammad SAW, yang menjadi cahaya wujud dan utusan Tuhan yang disembah, maka pergilah wahai sakit mata dari pembawa tulisanku (mata) ini dan jangan kembali dengan kebenaran tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, dan dengan ribuan tiada daya dan kekuatan, kecuali dengan Allah yang Mahatinggi dan Mahamulia.

Diantara khasiatnya adalah untuk menghilangkan rasa takut. Apabila engkau berada di tempat yang engkau takuti, maka duduklah bersama temanmu, lalu perintahkan mereka untuk saling berpunggungan, kemudian buatlah lingkaran yang melingkari tempatnya. Setelah itu bacalah Ayat Kursi 7 Kali, kemudian baca :


وَلاَيَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Wa la ya’uduhu hifzhuhuma wa huwal aliyyul azhim.

Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar, (QS.al-Baqarah [2]: 225)

وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍ

Wa hifzham min kulli syaithanim marid

Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka. (QS. Ash-Shaffat [37]: 7)

وَحِفْظًا ۚ ذٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Wa hifzham dzalika taqdirul ‘azizil ‘alim

Dan (Kami ciptakan itu) untuk memelihara. Demikianlah ketentuan (Allah) Yang Mahaperkasa, maha Mengetahui. (QS. Fushshilat [41]: 12)

وَحَفِظْنٰهَا مِن كُلِّ شَيْطٰنٍ رَّجِيمٍ


Wa hafizhnaha min kulli syaithanir rajim.

Dan kami menjaganya dari setiap (gangguan) setan yang terkutuk. (QS. Al- Hijr [15]: 17)

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحٰفِظُونَ

Inna nahnu nazzalna dzikra wa inna lahu lahafizhun.

Sesungguhnya Kami lah yang menurunkan al-Quran, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya. (QS. Al-Hijr [15]: 9)

لَهُۥ مُعَقِّبٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ اللَّـهِ

Lahu mu aqqibatum mim baini yadaihi wa min khalfihi yahfazhunahu min amrillah

Baginya (manusia) malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. (QS. ar-Ra’d [13]: 11)

اللَّـهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ وَمَآ أَنتَ عَلَيْهِم بِوَكِيلٍ

Allahu hafizhun alaihim wa ma anta ‘alaihim biwakil.

Allah mengawasi (Perbuatan) mereka; adapun engkau (Muhammad) bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka. (QS. Asy-Syura [42]: 6)
إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ

In kullum nafsil lamma ‘alaiha hafizh.

Setiap orang pasti ada penjaganya. (QS. ath-Thariq [86]: 4)


فِى لَوْحٍ مَّحْفُوظٍۭ بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَّجِيدٌ  

Bal huwa qur’anum majid fi lauhim mahfuzh.

Bahkan (yang didustakan itu) ialah al-Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh). (QS. al-Buruj [85]: 21-22)


فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ حَسْبِىَ اللَّـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Fa in tawallahu faqul hasbiyallahu la ilaha illa huwa ‘alaihi tawakltu wa huwa rabbul ‘arsyi ‘azhim.

Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung.” (QS. at-Taubah [9]: 129)

Ya hafizh (3kali), ya hafizh ihfazhna  Allahumma ihrisna bi ainikallati la tanamu waknufna bikanafikalladzi la yuram. Ya Allahu (3kali) ya rabbal ‘alamin

Wahai Dzat yang Maha Memelihara (3 kali) wahai Dzat yang Memelihara, lindungilah, ya Allah dengan penglihatan-Mu yang tidak pernah tidur dan naungilah kami dengan naungan-Mu yang tak pernah musnah.
Ya Allah (3 kali) wahai Dzat yang Memelihara Alam Semesta.

Setalah itu, diamlah engkau dan temanmu, jangan berbicara. Apabila ada orang jahat yang menimpakan keburukan dan bahaya, maka mereka tidak akan mampu menimpakan keburukan kepadamu, tidak ada melihatmu, tidak akan menyakitimu, dan Allah akan menyembunyikanmu dari mereka. Ini sudah dipraktekkan berkali-kali dan berulang-ulang. Dan, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Di antara khasiatnya adalah apabila engkau masuk kepada penguasa yang zalim kemudian membaca Ayat Kursi dan membaca :
Ya bayyu ya qayyum ya badi’as samawati wa; ardhi ya dzal jalali wal ikrami, as ‘aluuka bihaqqi hadzihil ayatil karimati wa ma fiha minal asma’il azhimati an tuljima fahu ‘anni wa tukhrisa lisanahu hatta la yanthiqa illa bikhairin au yasmura khairuka ya hadza bauna yadaika wa syarruka tahta qadamaika.

Wahai Dzat yang Mahahidup, wahai Dzat yang Mahategak, wahai Dzat yang Menciptakan langit dan bumi, wahai Dzat yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, aku memohon kepada-Mu dengan kebenaran ayat yang mulia ini dan asma-asma mulia yang ada didalamnya agar engkau menutup mulutnya dariku dan menjaga lisannya hingga ia tidak berbicara, kecuali kebaikan atau diam (seribu kata), kebaikan-Mu pada orang ini ada dalam kuasa-Mu dan bahaya-Mu dai bawah kedua telapak kaki-Mu.

Maka Allah akan mengendalikan lisannya, dan ia tidak akan mampu menimbulkan keburukan kepadamu, dengan izin Allah.

Khasiat lainnya, apabila engkau takut pada seseorang, maka lakukan shalat Ba’diyah Maghrib dengan membaca Ayat Kursi setiap selesai sujud itu bacalah Ayat Kursi tiga kali dengan membaca kalimat di bawah ini 3 kali :


وَلاَيَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Wa la ya ‘uduhu hifzuhuma wa huwal aliyul azhim.

Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar. (QS. Al-Baqarah [2]: 225)


Lalu dilanjutkan membaca,

Allahumma hulla baini wa baina (...bin) kama hulta bainas sama ‘i wal ardhi wa al-jim fahu ‘anni kama alijamtas -siba’a an daniyat alaihis salam wa bihaqqi hadzihil ayatisya-syarifati.

Ya Allah, pisahkanlah antara aku dengan (...bin...) sebagaimana Engkau memisah antara langit dan bumi dan bungkamlah mulutnya dari (mencaci)-ku, sebagaimana Engkau membungkam binatang buas dari memakan Danial as, dan dengan kebenaran ayat yang mulia ini.

Dengan amalan di atas, maka engkau akan selamat dan keburukan orang yang engkau takuti dan Allah akan mengendalikan lisannya sehingga ia tidak akan berkata-kata, kecuali perkataannya yang baik.

Khasiatnya selanjutnya, apabila engkau berasa di tempat yang ditakuti atau diantara kaum yang engkau takuti keburukannya maka bacalah Ayat Kursi sebanyak 11 kali. Setelah itu bacalah doa berikut :

Allahummahrusni bi ainikallati la tanam, waknufni bikanafikalladzi la yuram, waghfir li buqudratika ‘alayya hatta la ahlika wa anta raja i amsaina fi khaza’inillahi musalsalatin bidzikrillahi babuha la ilaha illallahu suruha muhammadur rasulullah sama’uha la haula wa laquwwata illa billah bismillahi nurun wa bismillahi sururun wa ayatul kursi alaina taduru kama daras suru ‘ala muhammadir rasuli laisa laha quflun wa la miftahun minal ‘isya’ ilash-shabahi bi idznil malikil fattahi faliqil ishbahi bi alfi-alfi la haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhimi, antal malikul-ladzi dzallat li ‘izzati ismika ar-riqabu, wa tadakdakat min haibatika aljibalu asy-syawamikhu, lakas-sulthanusy -syamiku wal mulkul badzikhu wal mulku wal malakutu wal ‘izzatu wal jabarutu taraddaitu bin na ma i wan qadat li uzzi azhamatika jami’ul makhluqati wa wajilat min khasy- yatika al-malaikatul muqarrabun war ruhaniyyun rabbal awwalin wal akhirin, ilahi as aluka an tahfazhani wa tahrusani wa tar’ani wa tanzhur ilayya nazhra rahmatin innaka anta arhamur-rahimin khafaitu ‘an a’da i billahi wa tawakkaltu fi umuri alallahi wa dakhaltu fi kanafillahi wa taraddaitu biridaillahi wastamsaktu bihablillahi was tajartu birasulillahi wa tamassaktu bil ‘urwaatil wutsqa lan-fishama laha wallahu sami’un alim wallahu miw-wara him muhith bal huwa qur anum majid fi lauhim - mahfuzh.

Ya Allah, jagalah aku dengan penglihatan-Mu yang tidak pernah tidur, dan naungilah aku dengan naungan-Mu yang tidak pernah musnah dan ampunilah aku dengan takdir-Mu padaku, sehingga aku tidak hancur. Dan, Engkaulah pengharapanku, kami memasuki malam dengan perbendaharaan Allah, bersambung dengan zikir pada Allah, pintunya adalah la ilaha illallah, pagarnya adalah muhammadar-rasulullah dan langitnya adalah l haula wa la quwwatq illa billah. Dengan nama Allah, anugerahkan cahaya, dengan nama Allah, anugerahkan kebahagiaan, dan Ayat Kursi mengitari kami sebagaimana pagar mengitari Muhammad sang utusan, tidak ada baginya gembok atau kunci, dari malam hingga pagi dengan beribu-ibu Maharaja yang Maha Membukakan yang memecah pagi dan dengan beribu-ribu la haula wa la quwwata illa billahil aliyil azhimi Engkau Maharaja yang dengan kemuliaam asma-Mu dan karena martabatmu, semua hamba dan gunung-gunung yang menjulang berguncang. Engkaulah pemilik kerajaan yang tinggi, kerajaan yang luhur, kerajaan dan singgasana, kemuliaan dan kekuatan. Engkau berselendangkan Kemegahan Diri dan karena keagungan-Mu yang mulia, semua makhluk menuruti-Mu, dan karena takut kepada-Mu, maka para malaikat yang selalu mendekatkan diri kepada-Mu dan semua ruh menjadi gentar. Engkaulah Pemelihara makhluk yang awal dan yang akhir. Wahai Tuhanku, aku memohon kepada-Mu agar Engkau menjagaku. Melindungiku, memeliharaku dan melihat padaku dengan tatapan rahmat, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih, aku bersembunyi pada Allah dari musuh-musuhku, dan aku bertawakal kepada Allah atas segala urusanku, aku masuk kedalam naungan Allah mengepung dari belakang mereka (sehingga tidak dapat lolos). Bahkan (yang didustakan itu) ialah al-Quran yang mulia, yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh).

Khasiat lainnya adalah untuk menghancurkan musuh atau tempat tinggalnya. Apabila engkau ingin melakukan hal ini, bacalah Ayat Kursi sebanyak jumlah hurufnya, setelah itu baca amalan berikut ini :

Ya qahiru, ya dzal batisyis syadid, allahumma kama lathafta bima fauqa ‘arsyika wa ma baina samawatika wa kanat wasawisush-shaduri kal ‘alaniyyati indaka wa alaniyyatil qauli kas-sirri fi ilmika wanqada kullu syai in azhamayika wa khadha’a kullu dzi sulthanin li sulthanika wa shara amrud dunya wal akhirati kullu biyadika. Allahumma ij’ al li min kulli hammin ashbahtu wa amsaitu fihi farajan wamakhraja. Allahumma inna afwaka ‘an dzunubi wa tajawuzaka ‘an khathi ati wa musamahataka mimma qashshartu fihi min ‘amali athma’ani fashirtu ad’uka aminan wa as aluka musta nisan fa innakal mushsinu ilayya wa anal musi u ila nafsi filma baini wa bainika tatawaddadu ilayya bin ni’ami wa atabaghghadhu ilaika bil ma’ashi wa lakints tsiqatu bika hamalatni ‘alal jara ati alaika, farud ‘alayya bifadhlika wa ihsanika wa tub ‘alayya innaka ‘ala kulli syai in qadir wa antat-tawwabur rahim.


Wahai Dzat yang Maha Menundukkan, Dzat yang memiliki azab sangat keras, ya Allah sebagaimana Kemahalembutanmu pada apa yang ada di atas ‘Arsy-Mu dan apa yang ada dilangit-Mu, dan bisikan hati bagaikan suara yang jelas di sisi-Mu dan perkataan yang keras seperti rahasia di dalam ilmu-Mu, segala sesuatu pun tunduk pada keagungan-Mu, dan setiap orang yang memiliki kekuasaan patuh kepada keagungan-Mu, dan setiap orang yang memiliki kekuasaan patuh kepada kerajaan-Mu, dan semua perkara dunia dan akhirat ada di tangan-Mu. Ya Allah, jadikanlah untukku pada segala kesusahan yang menghiasi pagi dan soreku jalan keluar yang melegakan. Ya Allah, sesungguhnya maaf-Mu atas dosa-dosaku, pencegahan-Mu dari perbuatan salahku, kelonggaran-Mu atas apa yang kurang dari amal ibadahku, telah membuatku tamak, sehingga aku berdoa kepada-Mu dalam keadaan aman. Dan aku memohon kepada-Mu dengan rasa ingin dikasihi, karena sesungguhnya Engkaulah Dzat yang Mahabaik terhadapku, sedangkan aku berbuat buruk pada diriku, terkait apa yang ada antara aku dan Engkau. Engkau mengasihiku dengan berbagai nikmat sedangkan aku membuat-Mu murka dengan kemaksiatan. Namun, keyakinanku pada -Mu membawaku pada keteguhan hati pada-Mu, maka berbuat baiklah padaku dengan kemuliaan-Mu dan kebaikan-Mu. Dan, terimalah tobatku karena Engkau  Kuasa atas segala sesuatu dan Engkau Maha Menerima Tobat dan Maha Pengasih.

Khasiat selanjutnya adalah untuk menghancurkan orang zalim. Apabila engkau memiliki musuh, orang zalim atau tetangga yang suka menyakiti, maka berwudhulah di tengah malam Jumat. Setelah itu, shalatlah dua rakaat dengan niat untuk menghancurkan orang zalim tersebut. Pada rakaat pertama dan kedua setelah surah al-Fatihah, bacalah Ayat Kursi 9 kali. Kemudian, bacalah doa berikut :



Ilahi antasy-syadidul batsyi al-alimu al-akhidzu dzul qahri, al-muta’ali anil adh-dadi wal andadi, al-munazzahi ‘anish-shahibati wal aulad, as aluka qahral a’da wa qam’al jabbarin wamkuru biman tasya’ wa anta khairul makirin. Allahumma inni as’aluka bismikalladzi khadha’at tahun nawashi war riqabu waqadzafta bihir-ru’ba fi qulubil a’da wa syafaita bihi dzawil amradh wa asyfaita bihi ahlusy-syaqa wal’anad. As’aluka an tamuddani biraqiratin min raqa’iq hadzal ismi, tasri fi a’dha il kulliyati wal juz’iyyati hatta atamakkani min fi’li ma uridu, fala yashilu ilayyazh - zhalimu bisu’in, la yasthu ‘alayya mutakabbirun bijiwari jabbarin bi’udwanwaj’al ghadhabi ;aka au fika maqrunan bighadhabika, wathnis ‘alaabshari a’da i, wasy - dud ala qulubihim, wadhrib, baini wa baibahum hijaban bathnuhu fihir-rahman wa zhahiruhu min qalbihil adzab, innaka syadidul bathsyi alimul ‘iqabi,

Ya Tuhanku, Engkaulah Dzat yang memiliki azab sangat keras, Maha Pedih dalam siksaannya, Maha Menggenggam semua makhluk, yang memiliki kekuasaan, yang Maha lihur dari memiliki perbandingan dan tandingan, yang Mahasuci dati teman dan anak, aku memohon kepada-Mu akan kemampuan menguasai musuh dan siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah sebaik-baik pembalas tipu daya. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan asma-Mu yang kepadanya semua ubun-ubun dan pundak makhluk tunduk, dan dengan Engkau masukkan rasa takut ke dalam hati para musuh, dan dengan Engkau sembuhkan orang-orang yang sakit, Engkau sembuhkan orang-orang yang gundah dan sedih, agar Engkau hamparkan kebaikan dari kebaikan-kebaikan asma tersebut, menjalar dalam anggota tubuhku, keseluruhanny atau bagian demi bagiannya, hingga aku teguh dari melakukan apa yang aku kehendaki, sehingga tidaklah sampai kepadaku keburukan orang zalim, dan tidak lah berpengarih kepadaku sikapnya yang sombong karena mendapatkab tetangga yang zalim,dan jadikanlah kemarahanku yang kulakukan demi Engkau atau karena Engkau beserta pula dengan murka-Mu. Dan, hapuslah pandangan musuhku kepadaku dan beratkan hati mereka. Jadikanlah antara aku dan mereka hijab yang secara batin hijab itu adalah rahmat namun secara lahir dari hatinya merupakan azab,sesungguhnya. Engkau maha keras azabnya dan sangat pedih siksanya.


Wa kadzalika akhdzu rabbika idza akhadal qura wa hiya zhalimatun inna akhdzahu alimun syadid, fa akhadzahumullahu bidzunubihim wa ma kana lahum minallahi miw-waq ina batsya rabbika lasyadid fa akhadzahun akhdzatar-rabiyah, faquthi’a dabirul qaumil-ladzina zhalamu, wal hamdulillah rabbil alamin, allahumma inni as’aluka bibarakati hadzihil ayati wa sirri ma da’autuka bihi an taqhura a’da i wa man yuriduni bisu in wahuwal qahiru fauqa ibadihi, allahummaqhur (...bin...) allahumar-dud kaidahu fi nahrihi wafkini syarrahu washrif anni qhadrahu wa makhrahu ya rabbal ‘alamin.

Dan begitulah siksa Tuhanmu apabila Dia menyiksa (penduduk) negeri-negeri yang berbuat zalim. Sungguh, siksa-Nya sangat pedih, sangat berat. Maka Allah mengazabmereka karena dosa-dosanya. Dan, tidak akan ada sesuatu pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah. Sungguh, azab Tuhanmu sangat keras. Maka Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. Maka orang0orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan keberkahan ayat ini dan rahasia dari apa yang aku mohonkan kepada-Mu, agar engkau menguasai musuh-musuhku dan orang-orang yang menghendaki keburukan terhadapku. Engkaulah Dzat yang Maha Menguasai hamba-hambanya. Ya Allah kuasailah (...bin...). Ya allah, kembalikanlah tipu dayanya ke lehernya dan naungilah aku dari kejahatannya, dan palingkanlah aku dari khianat dan makarnya, wahai Tuhan seluruh alam.

Lantaran amalan diatas, Allah akan menjagamu dari kejahatan orang zalim, dan memberikan rasa aman dari kejahatannya dan kejahatan seluruh musuh lainnya. Apabila dikemudian hari mereka berani menganiayamu, maka mereka akan binasa. Takutlah engkau kepada Allah dan perhatikan firman-Nya :

فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُۥ عَلَى اللَّـهِ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِينَ

Tetapi barang siapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang zalim. (QS. Asy-Syura [42]: 40)


Apabila pengamal adalah orang yang benar, maka apa yang menjadi hajatnya akan dikabulkan Allah, bahkan sebelum dia sempat berdiri dari tempat duduknya (sangat cepat). Tidaklah seorang hamba membaca amalan ini pada awal waktu di hari Sabtu dan ditujukan kepada orang yang menzaliminya, kecuali akan dikabulkan Allah. Amalan ini mujarab dan terbukti berkali-kali.

Di antara khasiatnya adalah untuk mengirim surat telepati (hawaitf). Sebagaimana dinukil dari Imam al-Ghazali, “untuk tujuan tersebut, maka bacalah Ayat Kursi sebanyak 200 kali dilanjutkan membaca :


ْ عَظِيْمُ يَا اعَلِيُّ يَا يَا حَىُّ يَا قَيُّوم     

Ya hayyu, ya qayyumu, ya aliyyu, ya azhimu.

Wahai Dzat yang Mahahidup, wahai Dzat yang Berdiri Sendiri, wahai Dzat yang Mahatinggi, wahai Dzat yang Maha Agung.


Bacalah asma diatas 1370 kali setiap selesai membaca Ayat Kursi 100 kali kemudian baca :

As ‘aluka binuril wajhkalladzi mala a arkana arsyika wa biruhi sayyidina muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallama an tursila khadima hadzihil ayatisy-+-syarifati li (...bin...) fi sifati wa hilati bisyuhbin min sammin wa harabin min nar.

Aku memohon kepada-Mu dengan cahaya wajah-Mu yang memenuhi rukun-rukun ‘Arsy-Mu dan dengan ruh sayyidina Muhammad, semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada beliau, agar engkau mengutus khadimnya ayat yang mulia ini untuk (...bin...) didalam sifatnya dan reka dayaku dengan mendung dan racun dan senjata dari api.


Lalu, dituup dengan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW. Setelah itu, tidurlah. Lakukan amalan ini pada malam Jumat. Apabila dikabulkan Allah, maka akan berhasil pada malam Jumat itu juga. Bila belum berhasil, lakukanlah pada malam Jumat berikutnya hingga tujuh kali Jumat. Insya Allah akan dikabulkan.

Diantara khasiatnya, siapa yang merasa takur akibat perbuatan yang telah dilakukannya dan tidak berdaya keluar darinya, maka menyepilah setelah shalat Isya. Kemudian, lakukan shalat Sunah Mutlak dua rakaat sebelum melakukan Shalat Witir. Setiap rakaat setelah al-Fatihah membaca Ayat Kursi. Setelah salam, bacalah Ayat Kursi 21 kali, surah al-Qadr satu kali, surah al-Ikhlas tiga kali, al-Mu’awidzatain satu kali, kemudian membaca :

Allahumma inni tafa altu bikalamika qadimi fa arini ma huwal maknunu wal makhba u fi laillati hadzihi mimma sa’altu anhu wa ma lam as al wa bayyin lil jhuruzu min hadzal amril ladzi akhafuhu wa ahdzaruhu, allahumma in kana khairan fa arini bayadhan wa khadhratan wa in kana syarra fa arini sawadan au hamratan wa arsil li khadiman min khuddami hadzihil ayatisy syarifati.

Ya Allah, sesungguhnya aku berprasangka baik dengan kalam-Mu yang azali, maka tunjukkanlah kepadaku apa yang tersembunyi dan terselubung pada malamku ini, dari apa yang aku mohonkan dan apa yang tidakaku mohonkan dan terangkanlah bagiku jalan keluar dari perkara yang aku takutkan dan kukhawatirkan ini, ya  Allah, jika baik maka tunjukkan (isyarat) putih atau hijau, jika buruk maka tunjukkanlah (isyarat) hitam atau merah, dan utuslah khadim dari para khadim ayat yang mulia ini.

Maka salah satu khadam Ayat Kursi akan mendatangimu, dan mengabarkan apa yang engkau butuhkan, dan menjelaskan kepadamu apa kah hajatmu itu baik atau buruk. Apabila sekali belum berhasil, ulangilah dua atau tiga kali. Maka kelak engkau akan melihat apa yang engkau butuhkan. Bersihkanlah niatmu, karena sesungguhnya niat itu melebihi amal. Dan Allah memberikan hidayah ke jalan yang lurus kepada siapa yang dikehendakinya.

BERBAGAI KHASIAT DAN MANFAAT SURAH AL-FATIHAH

BERBAGAI KHASIAT DAN MANFAAT SURAH AL-FATIHAH


Ketahuilah, sesungguhnya surat aL- Fatihah memiliki khasiat yang menakjubkan. Rasulullah SAW. Bersabda, “Siapa yang membaca surat al-Fatihah saat hendak tidur dan membaca pula surat al-Ikhlas dan al-Mu’awidzatain (al-Falaq dan an-Nas), maka sungguh ia akan aman dari segala sesuatu kecuali maut.” Rasulullah juga bersabda, “ Al-fatihah (bisa memberikan manfaat) sesuai dengan tujuan dibacakannya. “Beliau juga bersabda, “Ummul Qur (surah al-Fatihah) adalah penawar segala penyakit.”

Ibnu ‘Abbas ra. Menuturkan, “Hasan bin Ali ra. Pernah sakit sehingga Nabi SAW. Pun susah. Maka, Allah mewahyukan kepada beliau agar membaca suatu surah yang ayat-ayatnya tidak mengandung huruf Fa (yakni surah Al- Fatihah) karena Fa maknanya al-afat atau penyakit.

(Bacakan ayat-ayat tersebut) pada wadah berisi air sebanyak 40 kali, kemudian basuhlah ke seluruh tubuh secara merata, maka Allah akan menyembuhkanmu dari setiap penyakit.

Diantara khasiat surat al-Fatihah, apabila ditulis secara terpisah huruf-hurufnya, dan dilebur ke dalam air yang suci kaku diminumkan pada orang yang sakit, maka akan sembuh, dengan izin Allah.

Sebagian ulama mengatakan, “Siapa yang menulis surah al-fatihah pada wadah yang bersih, maka akan hilang sifat pelupa darinya.”

Apabila dibaca 41 kali diantara shalatnsunah Qabliyah Subuh dan Shalah Subuh untuk sakit mata, maka akan sembuh seketika dengan izin Allah. Apalagi jika diusapkan dengan ludahnya, yakni setelah membaca dengan jumlah yang telah disebutkan. Amalan ini bermanfaat untuk sakit mata dan selainnya, insya Allah. Ini sungguh mujarab dan telah terbukti berkali-kali.

Sebagian ulama saleh berkata, “Siapa yang meletakkan tangannya diatas anggota badan yang sakit, kemudian membaca surah al-Fatihah dan membaca doa dibawah ini, maka akan disembuhkan oleh Allah dan amalan ini juga mujarab. “ Berikut doanya :

Allahumma adzhib ‘anni su a ma ajidu wa fuhsyahu bida ‘wati nabiyyikal aminil makini ‘indaka. (7 kali)


Ya Allah, hilangkan dariku keburukan yang aku rasakan beserta kejahatan dengan doa Nabi-Mu yang terpercaya dan berkedudukan tinggi di sisi-Mu (7 kali)

    Khasiat lainnya adalah untuk mencegah sakit akibat sengatan kalajengking. Caranya, ambillah wadah dan isilah dengan sedikit air dan garam. Kemudian, bacakanlah air campuran garam itu sebanyak 7 kali dan curahkanlah air tersebut pada bagian tubuh yang tersengat kalajengking. Maka insya Allah akan sembuh dengan izin Allah.

Khasiat selanjutnya, siapa yang membacanya pada gigi yang sedang sakit maka insya Allah akan sembuh. Caranya : tulislah wifiq tsulatsi berikut ini pada papan suci setelah terlebih dahulu engkay taburi debu suci, menggunakan paku atau kayu.


   ي ط  ح ز و  ه د  ج  ب ا

            Kemudian tancapkan paku atau kayu itu pada awak huruf, lalu bacakan surah al-Fatihah sekali dan mintalah orang yang sakit gigi untuk melektakkan jarinya pada tempat yang sakit dan tanyalah dia, “Apakah sudah sembuh?” maka ia harus menjawab pertanyaanmu tersebut. Dan janganlah ia menyingkirkan jari-jarinya apabila sudah sembuh. Apabila belum, maka pindahkanlah paku atau kayu itu pada huruf kedua dan bacalah surat Al-Fatihah sebanyak 2 kali. Kemudian bertanyalah dengan pertanyaan yang sama. Apabila belum sembuh, maka pindahkan lah paku atau kayu itu pada huruf ketiga dan bacalah surah al-Fatihah sebanyak 3 kali kemudian tanyalah dengan pertanyaan yang sama. Dan janganlah lupa untuk bertanya kepada orang yang skit setiap engkau pindah huruf. Jangan lupa pula untuk menambah satu kali bacaan surat al-Fatihah setiap kali engkau pindah huruf. Dipastikan saat engkau sampai pada akhir  huruf, sakit giginya akan sembuh, dengan izin Allah SWT. Tentunya kemujaraban amalan ini dapat dirasakan apabila didasari dengan husnuzzhan  atau berbaik sangka kepada Allah..

Di antara khasiatnya yang lain adalah untuk mahabbah dan meluluhkan hati seorang, sebagaimana para sahabatku memberikan amalan tersebut kepadaku. Caranya adalah dengan mencampur nama orang yang dituju dengan al-ahruf an-nariyah yaitu :


 ذ  ش  ف  م  ط  ه ا
            Kemudian, ambillah satu huruf dari al-ahruf an nariyah di atas, lalu ambil pula satu huruf dari nama orang yang dituju dengan syarat, yang diambil terlebih dahulu adalah satu huruf dari al-ahruf an nariyah  dan satu huruf dari nama orang yang dituju. Amalan ini harus diawali dengan al-ahruf an nariyah dan diakhiri dengan huruf al-ahruf an nariyah. Setelah itu, tulisan tersebut ditulis pada 21 kertas dan dalam kertas itu terdapat kemenyan Arab (hashwah lubban dzakar). Kemudian letakkan kertas-kertas tersebut di atas api dan bacakan surah al-Fatihah padanya terus - menerus hingga asap hasil bakaran kertas itu tidak muncul lagi. Setelah itu, bacalah bacaan berikut ini :



Tawakkalu ya khuddamal ahrufin nariyati biqadha i hajati min fulanin wa ilqa imahabbati wa mawaddati au mahabbati fulanin fi qalbihi (qalbiha) bihaqqi ma talautuhu ‘alaikum.

Bertawakallah wahai pada khadam (pelayan dari makhluk gaib) dari huruf-huruf an-nariyah untuk memenuhi hajatku pada (...) dan untuk menyampaikan cintaku dan kasihku (atau untuk menyampaikan cinta ... (disebutkan nama pembacanya) ke dalam hatinya, dengan kebenaran dari apa yang aku bacakan pada kalian.


            Amalan ini telah dicoba berkali-kali dan berhasil, dengan catata disertai keyakinan yang bagus.

Khasiatnya lainnya adalah sebagaimana yang diriwayatkan al-Allamah Syekh Ahmad bin ar-Radad (w. 1418 M) berikut ini : “Siapa yang ingin merukunkan hubungan suami-istri atau antar saudara sesuai dengan sabda Rasulullah SAW.- bahwa siapa yang merukunkan hubungan antara dua orang sungguh dia akan mendapatkan pahala syahid- hendaklaj menulis tulisan berikut ini :


(Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam) (...bin...) memuji (...bin...) / (...binti...) karena taat kepada Allah SWT. Dan untuk pembuka al-Kitab yang mulia, (pemilik Hari Pembalan); (...bin...) merajat (...bin...) / (...binti...) karena taat kepada Allah SWT. Dan untuk pembuka al-Kitab yang mulia, karena beribadah, kasih sayang, rahmat dan belas kasih (hanya kepada Engkaulah kami menyembah) (...) berdoa untuk (...) karena taat kepada Allah SWT. Dan untuk pembuka al-Kitab yang mulia, (dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan) (...) memohon pertolongan Allah SWT. Dan dengan pembuka al-Kitab yang mulia atas (...bin...) / (...binti...), agar ia taat kepadanya dan berada di bawah kehendaknya dalam perkataan dan perbuatan, karena taat kepada Allah SWT. Dan untuk pembuka al-Kitab yang mulia, (tunjukkilah kami jalan yang lurus), (...bin...) memita petunjuk dan meminta keteguhan untuk (...bin...) / (...binti...) dengan keteguhan yang sebenar-benarnya berdasarkan cinta, dan mendengarkan segala ucapannya, karena taat kepada Allah SWT. Dan untuk pembuka al-Kitab yang mulia (yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka) (...bin...) memberi nikmat pada (...bin...) / (...binti...) atas apa yang diminta (...) darinya dan menumbuhkan cinta pada ketaatan karena Allah. Dan untuk pembuka al-Kitab yang mulia karena cinta, belas kasih, sayang, kasih dan rahmat , (bukan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat), (...bin...) / (...binti...) telah tersesat dalam mencintai (...) karena taat kepada Allah dan kepada pembukan al-Kitab yang mulia. Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka; mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh, Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana.

            Caranya    adalah dengan menuliskannya pada kertas dengan air bunga mawar, minyak za’faran (safron) dan misik. Kemudian, tulisan tersebut diasapi dengan kemenyan Arab dan orang yang mengamalkannya ini harus dalam keadaan benar-benar suci. Lalu ambillah sebuah jarum dan tusukkan pada tengah - tangah kertas. Setelah itu, gantunglah di tempat yang ada embusan angin searah dengan tempat orang yang dituju.

Aku melihat sebagian orang menukil dari kitab al-Miftah, ada seorang yang memiliki hajat dan ia membaca dia di atas sebanyak 7 kali setelah terlebih dahulu diawali membaca surat al-Fatihah sebanyak 100 kali. Maka- dengan amalan tersebut - Allah mengabulkan hajat-hajatnya.

PIJAT REFLEKSI DAN RAMUAN TRADISIONAL UNTUK BERBAGAI PENYAKIT

PIJAT REFLEKSI DAN RAMUAN TRADISIONAL

UNTUK BERBAGAI PENYAKIT 

1. AMANDEL
Dibawah ini ada 3 bahan untuk membuat ramuan obat amandel:
Pertama : 2 buah mengkudu dan madu murni secukupnya. Peraslah dahulu buah mengkudu tersebutttt, saringlah dan tambahlah sedikit air panas. Setelah itu air perasan tersebut dimasukkan ke dalam gelas. Kemudian campurlah dengan madu dan aduklah hingga rata. Obat ini diminum 3 hari sekali, dan minumlah obat tersebut terus dipakai berkumur terlebih dahulu selama beberapa menit kemudian baru ditelan.
Kedua : 3 buah jeruk nipis. Peraslah jeruk tersebut, kemudian ambil airnya dan berilah sedikit kapur sirih. Kemudian aduk yang rata. Obat ini diminum saat sebelum tidur pada malam hari dan hal tersebut dilakukan selama 3 hari berturut-turut.
Ketiga : 15 gram kulit manggis yang sudah kering dan 2 sendok teh minyak permen. Kulit manggis tersebut direbus dengan 2 botol air sampai mendidih sehingga tinggal 1 botol. Setelah itu teteskanlah minyak permen dan aduklah hingga rata. Minumlah

2. ALERGI

Timbulnya bercak-bercak merah pada kulit dan rasanya sangat gatal itu berarti tanda-tanda alergi.
Bahan-bahan ini dapat dibuat ramuan, yaitu : 6 gram daun sirih yang bertemu uratnya, 1 potong bangle, 1 sendok teh minyak kayu putih. Caranya tumbuklah daun sirih dan bangle campur jadi satu dan tumbuklah sampai halus. Setelah bahan menjadi halus campurlah dengan minyak kayu putih, aduklah sampai rata. Kemudian oleskan secara merata pada kulit yang terkena alergi/ gatal. Reaksi yang timbul dari ramuan diatas adalah panas dan perih, tetapi tidak perlu khawatir karena hal tersebut adalah reaksi yang sudah biasa terjadi. Oleskanlah berulang kali, pasti ada perubahan dan kesembuhan.

3. ASMA

Penyakit ini sering ditandai dengan rasa sesak pada waktu bernafas.
Kumpulkan 3 tangkai daun seledri, 8 lembar dan randu, garam dan gula aren secukupnya. Semua bahan tadi dijadikan satu dan ditumbuk sampai halus, kemudian dimasukkan ke dalam gelas, tambahkan air 1/2 gelas, dan aduklah sampai rata. Ramuan ini diminum sebelum tidur dan lakukan minimal 3 hari secara berturut-turut.
Cara yang kedua, 5 siung bawang putih, 1 sendok makan madu asli. Setelah itu irislah kecil-kecil bawang putih, kemudian rebuslah dengan 1 gelas air biarkan hingga air tersebut tinggal 1 gelas. Kemudian masukkan madu ke dalam air rebusan tersebut lalu aduklah sampai rata. Minumlah ramuan tersebut pada waktu pagi hari dan sekali langsung habis. Pada waktu sorenya buatlah lagi dan lakukan itu selama seminggu.
Anjuran : jangan terlalu sering terkena udara yang dingin

4. AMBAIEN

Untuk Ramuan obat tradisional :
Pertama : kumpulkan 6 gram daun kejibeling, 5 gram meniran, 1 gram asam kawak, 3 gram temulawak, semua bahan direbus dengan 1 liter air sampai tersisa 1/2 liter minum 3 kali sehari. Lakukan sesuai keperluan.
Kedua : daun pepaya atau kates yang tidak terlalu tua, pada waktu sore ditumbuk yang halus kemudian diseduh dengan air panas, peras dan saring. Pagi harinya minum sampai habis. Hari berikutnya bikin ramuan lagi. Untuk mengatasi pendarahan yang mendadak tumbuklah bonggol pisang kepok, peras, saring lalu diminum. Jangan makan makanan yang pedas dan beralkohol.

5. AYAN

Bahan-bahan untuk membuat ramuan ini adalah sebagai berikut : 1/2 genggam daun kaki kuda, 1/2 genggam daun meniran, 1/2 genggam daun kemangi dan 1/4 genggam daun sangket. Semua bahan diatas dicuci hingga bersih kemudian dikeringkan. Setelah semua bahan mengering, tumbuklah sampai halus kemudian ditapis dan disimpan dalam toples (tutuplah dengan rapat). Ambillah 1 sendok teh ramuan tersebut. Kemudian seduh dengan 3/4 gelas air panas dan tambahkanlah sedikit gula enau secukupnya. Supaya lebih cepat terasa manfaatnya minumlah secara rutin 3 kali sehari.
Penyakit Ayan ini bukanlah jerus penyakit turunan dan biasanya ditandai dengan semua urat-uratnya kejang dan keadaan badan yang tidak sewajarnya.

6. AWET MUDA

Kalau mau awet muda, hindari stress. Hindari makanan berbahaya, kolesterol, purin tinggi, alkohol. Gunakan prinsip keseimbangan. Artinya anda boleh makan daging sapi tapi tidak berlebihan dan biasakan makan sayur dan buah.
Untuk menghindari serangan jantung dan stroke, hilangkan kebiasaan minum teh dan kopi, ganti dengan minum rebusan temulawak.
Biasakan berolah raga walau hanya berjalan kaki. Bila anda jarang tersenyum sekarang juga perbanyaklah tersenyum. Berbuatlah kebajikan dengan ikhlas, karena kebaikan yang anda amalkan akan menentramkan hati. Sesibuk apapun usahakan bisa bersilaturahmi dengan sanak saudara dan sahabat, minimal anda bisa telepon dan sms.
Biasa makan apel di pagi hari membuat anda akan nampak awet muda, biasakan pula minum madu dan jinten hitam.

7. BATUK

Ambil 1 buah jeruk nipis, 3 gram bawang putih dan 2 sendok makan madu murni. Kemudian tumbuklah bawang [utih, jeruk nipis diperas dan ambillah airnya dan aduklah bersama tumbukan bawang putih dan tambahkan 2 sendok makan air masak, kemudian disaring. Hasil dari saringannya dimasukkan kedalam gelas, kemudian dicampur dengan madu dan 1/2 gelas air panas. Minumlah ramuan itu pasa siang dan sore hari.
Tanaman lidah buaya juga bisa dibuat obat batu. Langkah awalnya  ambillah lendir dari lidah buaya dan campurlah dengan madu murni. Minumlah ramuan tradisional tersebut 1 sendok makan 3 kali sehari dan 1 sendok teh bagi anak-anak.

8. BATUK REJAN

Penyakit ini biasanya dapat menular melalui udara. Untuk pengobatan tradisional : ambil 1/3 genggam dua semanggi, madu yang secukupnya, dan 3 gelas air. Cara untuk membuatnya : daun semanggi yang telah dicuci bersih 3 gelas biarkan hingga 3/4 gelas kemudian setelah dingin disaring, tambahkan sedikit gula. Cara penggunaannya : diminum 2 kali sehari. Ramuan tersebut minumlah secara rutin.
Tanda yang bisa kita lihat dari penderita penyakit ini salah satunya, biasanya batuknya bercampur dahak.

9. BAU MULUT

Ramuan yang dapat menyembuhkan penyakit bau mulut antara lain : 5 gram pinang muda, 5 gram garam dapur, 30 gram daun beluntas. Lau rebuslah semua bahan diatas dengan air secukupnya. Penggunaannya minumlah 3 kali sehari dan lakukan beberapa hari seperti minum teh.
Jika anda mengalami bau mulut karena habis makan pete, jengkol dan makanan yang membuat mulut anda bau, cara mengobatinya hanya dengan makan kopi bubuk secukupnya, lalu minumlah air masak secukupnya.

10. BIDUR

Penyakit ini sering disebabkan oleh : darah kotor, karena udara yang dingin, perut kotor, dan bisa juga karena makan tertentu. Makanan yang biasanya menjadi sumber penyakit ini antara lain: ikan laut, telur dll. Ciri-ciri orang yang menderita penyakit ini seperti : timbulnya bintik-bintik pada kulit dan apabila digaruk bintik-bintik tersebut akan semakin melebar
Bahan-bahan untuk membuat ramuan obat tersebut adalah : 25 gram meniran, 10 gram kayu manis. Tumbuklah kedua bahan tersebut sampai halus, kemudian seduh dengan air panas. Setelah hangat minumlah air ramuan tersebut. Lakukanlah secara rutin 2 kali sehari, yaitu pagi dan malam menjelang tidur. Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah pepaya dll.

11. BISUL

Obatnya adalah 10 gram daun bayam duri, 10 gram daun kangkung dan 5 gram Asam lawak. Daun bayam dan daun kangkung ditumbuk halus dan dicampur dengan sedikit garam. Tempelkan lah pada bisul tersebut dan lakukanlah secara rutin sehingga akan lekas masak, pecah dan bisul pun akan segera sembuh.
Daun sirih juga dapat dibuat ramuan untuk penyembuhan penyakit ini. Caranya rebuslah beberapa daun sirih dengan air yang bersih sampai mendidih. Kemudian biarkan sampai beberapa menit, gunakanlah untuk mencuci bisul yang telah pecah pada saat air tersebut keadaan masih hangat - hangat kuku.

12. BRONKHITIS

Kumpulkan 2 kuntum bunga kembang sepatu, 2 gelas air masak dan garam secukupnya. kemudian cucilah bunga kembang sepatu tersebut sampai bersih, kemudian tumbuklah sampai halus. masukkan kedalam 1 gelas air yang masak dan campur garam sedikit. Saringlah ramuan tersebut lalu gunakanlah sebagai minuman 3 kali sehari.
Ramuan lainnya kumpulkan, 1/2 genggam daun kaki kuda, madu secukupnya. Daun kaki kuda direbus dengan air bersih sebanyak 3 gelas. sisanya 3/4 nya dan dinginkan. Diminum dengan madu agar rasanya lebih segar dan enak, ini dilakukan 3 kali sehari 1/2 gelas.
Lakukanlah  secara rutin agar cepat sembuh, berhati-hatilah karena apabila penyakit ini tidak segera ditangani akan berubah menjadi penyakit TBC yang menular.

13. BUSUNG LAPAR

Penyakit ini disebabkan karena tubuh kita kekurangan  vitamin atau zat pembangun tubuh. ramuan untuk obat adalah : satu genggam daun kumis kucing, akar pepaya gundul sebanyak 3 potong, daun belimbing wuluh hanya sebanyak 15 lembar. Rebuslah semua bahan tersebut menggunakan 2 gelas air. Setelah dingin saringlah lalu minum tiga kali sehari.
Anjuran : banyak-banyaklah makan-makanan yang mengandung zat                     pembangun.


14. CAMPAK

Pada masa kecil pasti ada yang pernah menderita campak gabak). nah,                 ramuan untuk menyembuhkan penyakit ini adalah : 1 genggam daun asam, 7                 jari rimpang kunyit, gula enau secukupnya. terlebih dahulu gondoklah daun                 asam dan kunyit. Setelah dingin saringlah kemudian tambahlah gula enau                 secukupnya. minumlah secara rutin 2-3 kali sehari.
Penyakit gabak atau campak ini biasanya sering menyerang anak dibawah umur 10 tahun, bahkan orang dewasa pun juga sering terkena penyakit ini. Penyebab utama penyakit ini adalah virus.

15. DIARE

Ciri-ciri orang yang terjangkit penyakit diare adalah buang air besar terus-  menerus, tubuh terasa lemah.
Ramuan tradisional yang biasa dipakai 3 jari rimpang kunyit, 10 gram gambir dan kapur sirih secukupnya. semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus, kemudian campurkan air masak secukupnya. Setelah itu peraslah dan ambil airnya. Minumlah  ramuan ini secara teratur pagi dan petang.
Ada juga bahan yang lainnya dan cara untuk membuatnya sebagai berikut :  ambillah segenggam akar kelapa yang setengah tua kemudian cucilah sampai bersih. setelah bersih kemudian rebuslah dengan 3 gelas air bersih. Dinginkan kemudian minumlah 3 kali sehari secara rutin. Cara untuk menghindari                     penyakit ini adalah hindari makanan yang terlalu pedas dan asam.

16. DIFTERI

Di bawah ini ada 2 bahan ramuan untuk menyembuhkan penyakit ini,  seperti :
Pertama : ambillah 3 buah nanas yang sudah masak. Kupaslah kulitnya  kemudian parut dan bubuhi sedikit air, peras dan saring. Gunakan air perasannya untuk berkumur kurang lebih 3 menit.
Kedua : 1 gelas air panas, 1 butir isi buah pinang dan satu sendok makan  madu. Tumbuk lah isi buah pinang sampai halus kemudian seduh dengan   segelas air panas sekalian campur dengan madu. Setelah agak dingin gunakan   untuk berkumur dan berangsur-angsur ditelan.

17. EKSIM

Di bawah ini adalah ramuan tradisional untuk menyembuhkan penyakit eksim.
Ambil 10 gram lengkuas, 10 gram kunyit, 3 gram kapur sirih. bahan  lengkuas dan kunyit diparut, kemudian hasil parutan tersebut dicampur  dengan kapur sirih. tempelkanlah ramuan tersebut pada bagian yang sakit,     kemudian balutlah dengan perban supaya tidak terkena air. Hal - hal yang  perlu diperhatikan : jagalah agar tidak terkena sabun, banyak-banyaklah makan tempe, tahu minumlah susu. Hal yang perlu dihindari : hindarilah  makan daging, ikan laut dan rempah-rempah.
Penyebab eksim. biasanya adalah darah kotor dan kekurangan vitamin K.  gejala yang timbul dari penyakit ini seperti : bintik- bintik bernanah.

18. EJAKULASI DINI

Ramuannya adalah : 1 buah pinang, 1 buah kemiri, 3 butir telur ayam, 2 sendok makan madu murni. Cara untuk membuat ramuan ini adalah bakarlah pinang dan kemiri hingga hangus dan tumbuklah, kemudian telur, ambillah kuning telurnya saja. Taruhlah semua bahan dalam gelas, seduhlah dengan air panas kemudian minumlah. Lakukanlah secara rutin, pasti ada kesembuhan.
Banyak-banyaklah olah raga, makan daging kambing dan minumlah susu    murni. Lakukanlah beberapa hari.

19. FRIGID

Gunakan ramuan dibawah ini tapi jangan lupa gunakan pemanasan                     sebelum bermain cinta.
Bahan : Jahe 20g, Adas 5g, Pulosari 5g, Biji jinten 5g, Merica hitam 2g,                 kuning telur 2 butir, madu murni 2 sendok makan.
Cara membuat :  Semua bahan dilumatkan, ditambah 1/2 gelas air, 2                 kuning telur dan 2 sendok makan madu. Setiap 3 hari sekali minum ramuan ini             sebanyak 1 paket/ resep

20. GEJALA MALARIA

Ramuannya : 30 gram daun meniran, 30 gram daun beluntas, 30 gram daun pepaya dan gula aren secukupnya. daun pepaya, daun meniran dan daun beluntas diatas, ditambah 1 1/2 air. Rebuslah hingga mendidih dan hingga tersisa 1 liter. Kemudian sebelum meminum air rebusan tersebut bubuhilah terlebih dahulu memakai gula aren. Minumlah airnya 3 kali sehari (setiap kali minum takarannya segelas).
Cara yang lain adalah dengan cara mencegah nyamuk anopeles tersebut agar tidak berkembang biak. Jagalah kebersihan lingkungan sekitar.

21. GONDONG

Ada 2 langkah pengobatan untuk pengobatan penyakit ini.
Pertama : untuk membuat ramuan obat tesebut adalah : 2 lembar daun simbar menjangan, garam dan air secukupnya. Sebelumnya cucilah dahulu bahan-bahan diatas, di giling, berilah garam dan air. Gunakan lah untuk melunasi bagian tubuh yang sakit dan lakukanlah secara rutin 2 kali sehari sampai penyakitnya sembuh.
Kedua : 10 ranting daun belimbing wuluh, 4 biji bawang putih. Cara untuk membuatnya : tumbuklah bahan-bahan tersebut diatas hingga halus dan menyerupai bubur. gunakanlah untuk mengolesi bagian sakit.

22. HAID TERLALU BANYAK

Setelah dipijat di bagian titik-titik diatas, kita dapat menggunakan bunga tasbih (Canna Indica Linn) atau sering disebut dengan Ganyong Hutan, Ganyong Wana, Ganyong Alas, Canyong Leuweung (sunda) Puspanyidra. bahan-bahan untuk membuat ramuan obat tersebut adalah : 10-15 gram bunga tasbih (kering), 600 cc air bersih. Rebuslah bunga tasbih tersebut dan api jangan terlalu besar, biarkan hingga kira-kira air rebusan tersebut tinggal segelas atau kira-kira 200 cc. Gunakan lah ramuan ini dan dianjurkan diminum 1 kali atau 2 kali sehari.
Ramuan bunga tasbih ini juga berfungsi untuk mengobati keputihan dan sakit kuning. bahan untuk membuat ramuan obat bagi penderita keputihan : 15-30 gram akar bunga tasbih ditambah ketan secukupnya dan yang terakhir daging secukupnya. Cara untuk membuatnya begitu mudah, yaitu cucilah sampai bersih semua bahan diatas. Kemudian di tim lalu dapat kita makan.


23. HEPATITIS

Penyakit ini sering juga disebut penyakit kuning. Ramuan tradisional adalah sebagai berikut :
5 gram daun ingu (Ruta Angustifilia), 10 gram kunyit, 15 gram brotowali. Terlebih dahulu potong-potonglah brotowali dan kunyit. Hasilnya kemudian direbus dengan 1 liter air bersama daun ingu. Biarkan hingga tersisa menjadi 1/2 liter. Minumlah 3 kali sehari, setelah minum obat minumlah air manis gula aren untuk mengurangi rasa pahit.
selanjutnya bonggol bumbu kuning caranya dipukul-pukul menggunakan kayu atau benda keras yang lainnya hingga sedikit hancur. Kemudian rebuslah menggunakan 2 liter air sampai tersisa tinggal 1 liter dan berilah gula aren secukupnya. Ramuan ini dapat diminum 3 kali sehari.

24. IMPOTEN

Segera obatilah dengan bahan berikut : 2 butir telur ayam kampung, 5 gram kunyit, 10 gram madu murni, 10 gram adas, 10 gram bawang putih, adas, merica dan pulosari ditumbuk hingga halus. Kemudian dijadikan satu, bubuhkan air panas secukupnya. Setelah bahan tersebut dingin campurkan kuning telur dan madu, aduklah dengan rata. Minumlah 2 jam setelah makan malam. Lakukanlah secara teratur agar perubahan semakin terlihat dan Anda pun cepat sembuh.

25. INFEKSI SALURAN KENCING

Bunga matahari dapat dipakai sebagai alat yang berguna menyembuhkan penyakit infeksi saluran kencing dan banyak lagi jenis penyakit. Selain bunganya sebagai obat, ternyata daun dan biji bisa dibuat obat untuk berbagai macam penyakit.
Gunakanlah 30 gram akar bunga matahari dan 3 gelas air bersih. Buatlah dengan cara berikut rebuslah bahan diatas, tapi jangan terlalu lama. Angkatlah pada waktu masih mendidih pertama kali. Untuk cara pemakaiannya minumlah ramuan tersebut secara teratur.

26. INFEKSI RAHIM

Pengobatan dengan ramuan paling sederhana adalah dengan minum sari buah merah. Atau gunakan ramuan dibawah ini :
15 gram tapak dara (daun/ tangkai/ semua bagiannya), 15 gram daun belimbing, 15 gram kunyit putih. Semua bahan direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 2 gelas, diminum dua kali sehari.

27. JERAWAT

Ambillah 1 sendok teh serbuk belerang remaslah bersama ait tawar 2 sendok makan. Pakailah untuk menggosok wajah yang terkena jerawat. Digunakan sebelum tidur. Bahan dari belimbing wuluh : 5 buah belimbing wuluh diremas-remas dengan air garam. Pakailah untuk menggosok wajah yang terkena jerawat.
Serta kulit mentimun yang bagian dalam. Gosoklah pada bagian yang terkena jerawat. Dan bahan yang berasal dari daun meniran, yaitu : 7 batang daun meniran, 10 potong temulawak yang diiris tipis dan air 2 gelas. Semua bahan tersebut diatas direbus kemudian diminum airnya.

28. KAKI KEJANG

Jika kaki terasa kejang (kram) sedangkan anda dalam posisi duduk atau berbaring maka perlahan-lahan usahakanlah berdiri, usahakan telapak kaki menapak ke lantai (tanah) lemaskan seluruh otot, hati dan pikiran tidak usah ikut tegang, santai. Beberapa saat kemudian kejang itu akan mereda. Setelah mereda barulah anda pijat bagian-bagian titik diatas.

29. KEJANG JANTUNG

Seorang yang menderita penyakit kejang jantung biasanya jantung terasa kejang, kaki dan tangan terasa dingin.
Ramuannya adalah : 3/4 gelas kacang hijau atau kedelai dan 2 gelas air. Anda harus mencuci dulu hingga bersih kedelai dan kacang hijau. Kemudian rebuslah dengan 2 gelas air hingga airnya tinggal 3/4 dari semula. Setelah dingin disaring kemudian diminum 2 kali sehari, tiap minum 1/2 gelas. Ramuan lainnya : 3 batang wortel dan 2 sendok makan madu. Cucilah sampai bersih kemudian diparut, selanjutnya remas-remas dengan 2 sendok makan madu murni. Peras dan saringlah bahan tersebut. Cara pemakaian diminum 3 kali sehari.

30. KELELAHAN

Istirahat yang cukup, tidur adalah cara paling efektif untuk memulihkan tenaga. Selain itu gunakan nutrisi yang cukup. Minum ramuan beras kencur akan dapat menyegarkan badan anda, atau malam hari sebelum tidur minum ramuan susu telur madu jahe (STMJ).
Ramuan dari herbal adalah : 15 gram akar kapulaga, 15 gram jinten hitam, 15 gram lempuyang gajah, perasan jeruk nipis secukupnya. Semua bahan direbus dengan air 3 gelas hingga tersisa 2 gelas lalu diminum dua kali dalam sehari.

31. KEMANDULAN

Sudah menjadi rahasia umum, jika wanita ingin subur makan ia selalu membiasakan diri makan kacang hijau atau taoge (kecambah). Kecambah bisa digunakan sebagai lalapan atau dimasak apa saja. Selain itu lebih cepat lagi jika sering makan buah lengkeng, makan sop buntut sapi, buah alpokat, bulat dan udang.

32. KENCING MANIS

Ramuannya adalah : 15 gram daun sembiloto, 15 gram daun kumis kucing, 15 gram batang butrowali. Semua bahan direbus dengan air 3 gelas hingga tersisa 2 gelas, diminum 2 kali sehari.
Atau gunakan : 15 gram mengkudu, 15 gram daun jati yang masih muda, 15 gram daun salam, 15 gram celupkan (semua bagiannya). Semua bahan direbus dengan air 3 gelas hingga tersisa 2 gelas diminum 2 kali sehari.
Usahakan makan buah dan sayur segar. kalau mau, sebulan dua kali menelan empedu kambing mentah-mentah, tiga jam sesudahnya makan dan minum yang manis (kalau ada gula aren).
Jika ada luka harap mengambil gula pasir yang ditumbuk halus, diayak dicampur betadine lalu taburkan pada bagian yang luka.
Mendekatlah kepada Tuhan, berdoa kepada-Nya.

33. KEPUTIHAN

Untuk mengobati penyakit ini buatlah ramuan tradisional dan seperti dibawah ini :
Sediakan biji sawi. Kemudian ambillah 1 sendok teh biji sawi, cucilah sampai bersih. Setelah itu geruslah, dan seduhlah dengan 1/2 gelas air panas. Tambahkan 1 sendok madu. Aduk hingga rata. Minumlah pada saat masih hangat 2 kali sehari (tiap minum 3 sendok makan).

34. KERACUNAN MAKANAN

Keracunan yang dimaksud adalah keracunan makanan seperti ikan, udang, kepiting, jamur singkong dan makanan lainnya.
Cara Pertama : Minumlah air kelapa hijau sebanyak-banyaknya. Minum perasan air kunyit yang dicampur kuning telur ayam kampung. Minumnya sekali habis.
Cara Kedua : Ambil beberapa siung bawang putih, biji jinten 1 sendok makan. Madu murni secukupnya. Bawang putih diparut untuk diambil airnya sehingga didapat 2 sendok makan. jinten hitam ditumbuk halus, ketiganya dicampur jadi satu, diaduk rata. Diminum sekali habis.

35. KURANG ASI

Banyak sekali keluhan yang dirasakan oleh ibu mnyusui, terutama pada masalah kelancaran ASI. pada masa menyusui si bayi butuh banyak sekali ASI.
5 sendok makan gula, 2 gelas air dan temulawak setengah jari. terlebih dahulu parutlah temulawak tersebut, kemudian ambillah sarinya. Campurlah sari tersebut dengan gula, ditambah air masak secukupnya, kemudian ramuan siap untuk diminum.
Daun katu juga dapat melancarkan ASI dengan cara masaklah daun katu (biasanya dijadikan sayur bening segar). Kemudian campurlah dengan madu terus diminum.
Temulawaknya dengan asam jawa caranya godoklah bahan tersebut, lalu diminumlah airnya pada saat masih hangat.
Ada yang menggunakan pupus pepaya, asam dan gula jawa. Ketiga bahan digodok. kemudian minum selagi airnya masih hangat.


36. KURANG DARAH

Selain ramuan tradisional pijat refleksi juga dipakai  dalam penyembuhan penyakit ini. Penderita penyakit ini dianjurkan lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi.
Dua bahan yang dipakai adalah : 1 buah jeruk nipis, daun bayam duri segenggam, kuning telur ayam kampung, madu murni 1 sendok makan. Setelah itu kuning telur dan madu diaduk ditumbuk diambil airnya. Semua bahan dikumpulkan menjadi satu kemudian diaduk hingga rata. Cara penggunaanya : Obat ini diminum setiap pagi selama 5 hari dan selanjutnya 2 minggu sekali.
Bahan selanjutnya : 25 gram daun kacang, 25 gram daun ketela pohon atau singkong, 25 gram daun bayam duri, 25 gram daun pepaya yang masih muda, kelapa dan garam secukupnya. Caranya untuk membuat : semua bahan diatas direbus sampai masak kemudian dimakan disiang hari.

37. KURANG NAFSU MAKAN
Untuk mengobati rasa kurang nafsu makan gunakanlah ramuan berikut ini : 1 genggam dau pepaya yang masih muda, 1 gelas air masak dan 1 sendok makan madu murni. Cuci terlebih dahulu daun pepaya sampai bersih, kemudian tumbuk sampai halus. Berilah air masak, peraslah air perasan tersebut dicampur madu kemudian diaduk yang rata. Ramuan tersebut dapat diminum 2 kali sehari (setiap kali munum 1/2 gelas)
Bahan-bahan lain yang dapat digunakan antara lain : 1/2 gelas air panass, 1 sendok makan madu dan 1/2 sendok teh mahoni. Caranya seduhlah serbuk mahoni dengan air panas, aduklah merata kemudian masukkan madu dan aduklah lagi. Minumlah ramuan ini dalam keadaan masih hangat-hangat kuku 2 kali sehari. 1/2 gelas setiap kali minum.
Kurangnya nafsu makan sebenarnya banyak sekali hal yang mempengaruhi. Salah satunya karena gejala akan adanya penyakit didalam tubuh kita.

38. LUKA BAKAR

Tak usah panik, jika anda terkena luka bakar, ambillah daun sirih yang masih segar, peras airnya tambahkan sedikit madu lalu bubuhkan ke tempat luka yang terbakar, dengan cara ini luka bakar akan segera sembuh.
Untuk mengobati luka bakar atau tersiram air panas lainnya, anda juga bisa memakai sosor bebek atau tiris caranya daun sosor bebek dilumatkan lalu ditempelkan pada bagian yang terluka.

39. MABUK KENDARAAN

Apabila kita naik bus, kapal laut, pesawat dan kendaraan jenis apapun kita pasti sering melihat ada orang mabuk di perjalanan. Ada ramuan tradisional yang bisa mencegah ataupun mengobati orang yang mabuk kendaraan tersebut.
Siapkan 2 buah jeruk nipis yang sudah tua, sedikit gula dan sedikit air masak. Lalu peraslah jeruk nipis tersebut dan ambillah airnya, tambahkanlah air dan gula biar tambah nikmat. Minumlah sebelum Anda melakukan perjalan jauh.
Mau cara cepat minum Antimo atau obat apotik lainnya.

40. MUNTAHBER

Muntahber dapat menyerang siapa saja. Balitam anak-anak bahkan orang dewasa. Penyakit ini harus cepat mendapat penanganan karena sangat berbahaya apabila si penderita kehabisan cairan.
Buah delima dapat juga digunakan sebagai ramuan, yaitu : kulit buah delima, jinten putih secukupnya, 3 potong jahe, santan kelapa, minyak kayu putih dan beberapa butir buah pala, berserta bunganya. Tumbuklah sampai halus semua bahan diatas kecuali, santan dan minyak kayu putih. Bahan yang telah ditumbuk halus, masukkanlah ke dalam santan kelapa berilah sedikit minyak kayu putih. Lulurkan ramuan diatas pada bagian perut dan ulu hati. Ulangilah sampai Anda merasa pulih.

41. NAFAS BAU

Ramuan untuk nafas berbau adalah : daun beluntas 30gram, pinang muda 5 gram, garam dapur 5 gram. Semua bahan direbus dengan air secukupnya. Diminum 3 kali sehari.
Jika bau mulut karena gusi atau sakit gigi : kapilaga 5 biji, bunga sirih 5 kuntum, bunga tanjung 3 kuntum. Semua bahan ditumbuh halus diberi air 3 sendok makan lalu diperas dan masukkan ke dalam gelas berisi air masak 1/4 gelas. Di minum.
Jika bau mulut karena makanan petai atau jengkol, maka anda cukup kopi bubuk secukupnya lalu minum air dingin yang sudah masak.

42. SAKIT TELINGA

Mungkin disebabkan infeksi didalam telinga sehingga keluar nanah. Pengobatannya adalah : biji mahoni 10 biji, dan daun iler 5 gram, kencur 5 gram, minyak kelapa 3 sendok makan.
Daun iler, mahoni dan kencur ditumbuk halus dimasak atau digoreng dengan minyak kelapa sampai masak tapi jangan sampai hangus. Setelah diteteskan pada telinga yang sakit.

43. PERUT KEMBUNG

Cara pengibatan herbal adalah : jeruk nipis, air teh panas dan gula batu secukupnya. Peraslah terlebih dahulu jeruk nipis tersebut dan perasan air jeruk nipis, gula batu dan segelas air teh tadi dicampur menjadi satu. Lalu aduk sampai rata. Minumlah sekali langsung habis pada waktu masih hangat.
Siapkan lagi bahan berikutnya, yaitu ; 2 lembar daun pepaya yang masih muda dan garam secukupnya. Daun pepaya yang masih muda tersebut ditumbuk sampai halus, beri air secukupnya. Lalu peras dan ambillah airnya. Air perasan tersebut diberi garam secukupnya, aduk hingga rata. Kemudian minumlah.

44. PILEK

Ramuannya adalah :  5 gram kunyit, 5 gram laos, gula aren secukupnya, 10 gram jahe, 25 gram cabai dan 25 gram lempuyang. Semua bahan ditumbuk menjadi satu kemudian rebuslah 1/2 liter air hingga tersisa 1/4 liter. Minumlah secara rutin 3 kali sehari.

45. PINGSAN

Pingsan sering dialami banyak orang. Hal ini terjadi karena orang tersebut mengalami kurang darah, mabuk kendaraan. Pertolongan pertama adalah baringkan penderita dengan suasana rileks, dekat hidung oleskan minyak kayu putih atau gerusan bawang merah, bau yang menyengat akan membuat penderita segera sadar.

46. RADANG PARU - PARU

Radang paru-paru dapat disembuhkan dengan ramuan seperti berikut : 2 sendok makan madu murni dan 5 buah belimbing manis. Cucilah terlebih dahulu belimbing tersebut sampai bersih. Kemudian parutlah untuk diambil airnya. Campurkan perasaan tersebut dengan madu, aduklah hingga rata. Minumlah 2 kali sehari ( 2 sendok makan tipa minum)

47. RADANG USUS BUNTU

Ramuannya adalah : gula merah dan garam dapur secukupnya, beberapa ruas kunir dan perasan jeruk nipis. Lalu parutlah kunir tersebut kemudian ambillah airnya. Setelah itu bahan-bahan dicampurkan menjadi satu dan setelah itu diseduhlah dengan air panas, aduklah yang rata. Gunakan ramuan ini 2 kali sehari.
Dari buah mengkudu yaitu : 2 buah mengkudu yang telah masak dan 1 sendok makan madu. Kemudian cucilah sampai bersih buah mengkudu tersebut, parut dan peraslah untuk kita ambil airnya. Selanjutnya campurkanlah madu, aduk sampai rata. Minumlah 2 kali sehari 2 sendok makan.

48. RADANG GINJAL

Ramuan untuk penyakit ini adalah : 10 lembar daun belimbing wuluh yang sudah tua an 40 lembar daun kumis kucing dengan bunganya. Terus tumbuklah bahan-bahan diata sampai halus. Kemudian seduhlah bersama 2 gelas air panas. Gunakanlah untuk minum 3 kali seminggu dan lakukanlah sampai tubuh Anda terasa sehat.
Selain bahan diatas bisa juga memakai 5 gram asam kawak, 25 gram akar alang-alang, 25 gram biji kopi yang ditumbuk halus, 30 gram temulawak dan 30 gram meniran. Terus akar alang-alang dipotong-potong, temulawak diirisiris. Kemudian semua bahan diatas direbus dengan 3 liter air, biarkan hingga tersisa 2 liter air, minumlah 3 kali sehari dan setiap kali minum 1 gelas

49. RAMBUT RONTOK

Lidah buaya (Aloevera, linn) dapat digunakan untuk mengobati kerontokan rambut Anda. Pertama kali bukalah terlebih dahulu daun lidah buaya, kemudian oleskanlah lendirnya secara merata keseluruh bagian rambut. Setelah sekitar 1/2 jam kemudian cucilah sampai bersih. Lakukan sesering mungkin pasti rambut anda akan tumbuh subur dan lebat.
Cara lain yaitu beberapa butir buah kemiri. Kemiri ditumbuk sampai halus, kemudian berilah air untuk direbus hingga mengeluarkan minyak. Oleskanlah minyak kemiri tersebut pada kulit kepala hingga meresap ke dalam pori-pori. Ulangilah beberapa kali pasti rambut anda tumbuh subur dan tidak akan rontok lagi.
50. REUMATIK PADA KAKI

Siapkan 2 gelas tepung terigu, 2 butir jahe, air masak secukupnya dan 5 butir bawang merah. Setelah itu bawang merah dan jahe ditumbuk, kemudian tambahkan tepung terigu dan air masak secukupnya. Lalu remas-remaslah hingga tercampur semua. Ramuan tersebut gunakanlah untuk menggosok sambil memijat bagian yang sakit.
Mandilah air hangat pada pagi dan sore hari.

51. SAKIT GIGI

Banyak orang tidak tahan berlama-lama menderita penyakit ini. Disini ada 3 cara mengobati sakit gigi.
Pertama :  siapkan garam dapur secukupnya, 10 gram kunyit, 25 gram akar sidh dan 50 gram dan sidh. Semua bahan diatas direbus dengan 1/2 liter air, sampai tinggi separuhnya. Setelah itu minumlah airnya.
Kedua : adalah 1/2 buah pinang, garam secukupnya, 10 gram kun yit dan 50 gram meniran. Tumbuklah sampai halus semua bahan-bahan diatas dan diseduh dengan segelas air mendidih kemudian disaring. Minumlah secara teratur.
Ketiga : gigi yang berlubang ditetesi mengunakan getah kulit jarak pagar. Ada juga yang lain yaitu dengan cara tetesilah gigi yang berlubang menggunakan getak kamboja. Tetapi anda harus berhati-hati karena apabila mengenai gigi yang sehat akan menyebabkan kerapuhan dan jangan sampai tertelan.

52. SAKIT JANTUNG

Ramuan untuk penyakit ini adalah : 30 gram akar tebu hitam, dan 1/2 liter air. Ambillah akar tebu tersebut dan cucilah sampai bersih. Kemudian rebuslah 1/2 liter air hingga mendidih, lalu masukkan akar tebu yang sudah dicuci. Biarkan dulu kira-kira selama 10 menit. Setelah itu endapkan akar tebu tersebut dalam sebuah gelas, setelah mengendap minumlah airnya.
Cara lainnya adalah : 20 gram gula aren, akar kemangi dan daun kemangi (masing-masing 25 gram), 50 gram biji kemangi. Ambillah daun, akar, dan biji kemangi tersebur ditumbuk sampai halus. Kemudian seduhlah dengan  segelas air panas dan saringlah. Hasil saringannya dibubuhi gula aren (diaduk rata).
Penyebab penyakit ini banyak sekali, salah satunya adalah kelelahan jantung yang disebabkan karena kekurangan vitamin BI dll. Bertindaklah cepat dengan jalan pengobatan ramuan diatas dan pijat rifleksi diatas.

53. SAKIT KEPALA

Ramuan obat sakit kepala adalah : 1 buah jeruk nipis, 1/2 buah daun jeruk nipis. Jeruk nipis tersebut digerus sampai halus. Masukkanlah dalam gelas kemudian campur dengan perasan air jeruk nipis. Gunakan untuk menggosok pada tengkuk, bahu dan pelipis.
Cara yang lainnya : 1/2 genggam daun dan batang kangkung. Terus cucilah dan tiriskan sebentar. Untuk pemakaiannya dapat dikonsumsi sebagai lalapan pada waktu makan (dilakukan 3 kali sehari). Demikian juga kacang hijau dapat digunakan sebagai ramuan obat juga. Caranya secangkir kacang hijau, cucilah terlebih dahulu sampai bersih. Kemudian rebuslah bersama 3 gelas air sampai mendidih dan airnya diminum saat masih hangat.

54. SAKIT MAAGH

Sakit maag dapat diobati menggunakan ramuan seperti berikut : 1/2 gelas kacang hijau, 2 siung bawang putih dan 5 potong temulawak. Kemudian irislah tipis-tipis bawang putih dan temulawak dan rebuslah semua bahan menggunakan 1 1/2 air gelas sampai tinggal 1/2 gelas. Ramuan ini diminum 2 kali sehari pagi dan sore hari.
Atau gunakan ramuan yang berasal dari buah bengkuang yaitu dengan cara : buah bengkuang diparut kemudian diperas airnya dan berilah sedikit garam. Diminum setelah sarapan pagi dan sorenya membuat ramuan yang baru lagi. Sakit ini bisa disebabkan karena cara makan yang tidak teratur.

55. SAKIT MATA

Banyak hal yang dapat menyebabkan sakit mata, misalnya kelilipan atau sakit mata karena suatu gejala penyakit. Tetapi penyakit ini dapat diatasi menggunakan ramuan tradisional seperti berikut : 1 buah kunyit, 1 potong bangle, 100gram daun sembung dan 13 biji jinten hitam. Setelah itu irislah tipis-tipis (kunyit dan bangle) dan jinten ditumbuk. Dan rebuslah dengan 100gram (biarkan hingga kira-kira 50 gram). Ramuan ini diminum tiap pagi dam sore hari. Selanjutnya ramuan dari daun sirih rebuslah beberapa daun sirih, dinginkan. Kemudian rendamkanlah mata Anda beberapa saat pada air tersebut. Ulangilah sebanyak tiga kali sehari
56. SAKIT PINGGANG

Untuk menyembuhkan sakit pinggang gunakanlah 1 potong jahe, 2 lembar dau laos yang muda dan 20 lembar dan bunga selasih. Semua bahan dilembutkan menjadi satu dan tuangkan sedikit air panas. Lalu aduk hingga rata dan setelah ramuan jadi dapat dilulurkan sebagai bobok pada bagian yang terasa sakit.
Atau gunakan : 3 lembar daun sirih dan 1 sendok makan daun sirih. Bahan tersebut ditumbuk sampai halus. Kemudian masukkanlah kapur sirih dan daun sirih yang sudah dihaluskan tadi ke dalam gelas yang berisi air 1/2 gelas. Aduk dan peraslah, kemudian endapkan. Untuk pemakaiannya endapan yang telah meresap berasa dibawah dan ambillah air dibagian atas . Minumlah 2 kali sehari setelah makan.

57. SAKIT PUNDAK/ BAHU NYERI

Ambillah daun gandarasa 15 gram, akr kelintang 15 gram,daun encok 15 gram, lengkuas merah 15 gram, dan jahe. Semua bahan direbus dengan air secukupnya hingga tingal separo. Diminum dua kali sehari.

58. SAKIT DI WAKTU HAID

Ramuan tradisional yang digunakan kurang lebih : 2-3 sendok makan air garam dan 1 kepal tangan umbi pisang kepok. Selanjutnya parutlah umbi pisang kepok kemudian remaslah dengan air garam lalu peras dan saringlah. Gunakan dengan cara meminum air perasan tersebut 2 kali sehari dan tiap kali minum 2 sendok makan.
Selain bahan diatas kita juga dapat menggunakan 2 butir bawang putih dan 2 sendok makan air hangat. Gua butir bawang putih diatas dibersihkan lalu dikupas kulitnya. Kemudian kunyahlah sampai halus. Setelah itu minumlah 2 sendok mahan air hangat 2 kali sehari.

59. SAKIT TENGGOROKAN

Pertama : 3 sendok makan gula batu bubuk, garam dapur secukupnya, 5 batang tulang daun sirih dan 10 tangkai bunga sirih. Lalu aduklah semua bahan-bahan diatas dengan air panas dalam gelas. Tunggulah sampai dingin. Caranya minumlah pada waktu pagi hari langsung habis. Setelah itu buatlah ramuan yang baru lagi untuk sore hari dan ulangi 2 hari sekali.
Cara kedua : 1 batang akar bayam duri, 1 sendok makan serbuk gula batu, 10 biji bunga belimbing wuluh dan 15 lembar daun bayam duri. Semua bahan diatas ditumbuk sampai halus, kemudian masukkanlah ke dalam gelas yang berisi air 1/4 dari gelas tersebut. Aduklah sampai rata bersama gula batu. Minumlah 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.

60. SAKIT PADA VAGINA

Jika terasa gatal pada vagina : Ambillah daun sirih secukupnya, kemudian anda rebus dengan 2 (dua) gelas air dan asam kawak sedikit, apabila sudah mendidih, ambilah. Bila sudah dingin anda minum, dan tiap kali habis kencing, basahilah vagina (kemaluan) anda dengan air yang dicampuri dengan air rebusan sirih tersebut.
Jika vagina bengkak : Ambillah sekepal wijen, sangrai dipenggorengan sampai hangus, kemudian tumbuklah sehingga halus bubuhkan wijen tadi bungkuslah dengan kain. Waktu malam hari buka bungkusammua dan dangrai di kuali, setelah panas angkat dan bungkus lagi, biarkan sampai hangat-hangat dan letakkan (kompres) bungkusan tersebut pada vagina yang membengkak. Biarkan selam kira-kira 1 jam dan bungkusan itu dipegangi agar tertekan selama kira-kira 1 jam, bungkusan tadi dipegangi agar tekanan sedikit mengenai penuh pada vagina. Jika sudah dingin, sangrai lagi, biar panas dan bungkus tunggu hingga hangat, dipakai lagi.
Lakukan seperti tadi sampai 2 atau 3 hari. Pembengkakan pada vagina akan sembuh.

61. SARIAWAN

Ambillah 10 gram kunyit, 10 gram daun saga manis, 15 gram adas, 15 gram daun sembung, dan 20 gram kayu manis. Lalu irislah tipis-tipis kunyit, setelah itu tumbuklah adas dan kayu manis tersebut. Kemudian rebuslah semua bahan diatas menjadi satu. Terus minumlah ramuan tersebut secara teratur 2 kali sehari.
Gula aren juga dapat digunakan sebagai obat sariawan caranya gula aren secukupnya dan tomat 3 buah. Irislah kecil-kecil tomat yang telah masak tersebut dan aduklah sampai rata. Gunakanlah untuk makan siang dan untuk makan malam buatlah lagi ramuan yang baru.
Penyebab utama sariawan biasanya karena si penderita kekurangan vitamin B1, B2 dan C. Kemudian cirinya bibir lidah pecah-pecah.

62. SEMBELIT

Sembelit atau sukar buang air besar dapat disembuhkan dengan menggunakan ramuan tradisional sebagai berikut : sedikit garam, 2 sendok makan air masak dan 2 batang wortel. Selanjutnyaparutlah wortel tadi, berilah 2 sendok makan air masak. Kemudian peraslah dan bubuhi sedikit garam, aduklah rata dan minumlah 2kali sehari.
Nanas juga dapat digunakan sebagai obat, yaitu sebanyak 3 buah nanas yang besar. Terus kuaslah kulit buah nanas tersebut, cuci, kemudian parutlah. Setelah itu peraslah untuk diambil airnya. Minumlah 2 kali sehari, 1/2 gelas setiap kali minum.
Kemudian dari daun pandan wangi. Caranya daun pandan wangi ditumbuk sampai halus dan berilah 1/2 gelas air. Peras, saring, berilah garam dan masukkan juga gula aren. Aduklah sampai rata. Lalu minumlah setelah makan malam. Sebagai tambahan, pijatlah daerah-daerah yang diberi tanda titik di atas.

63. SERING NGOMPOL

Ngompol sering menimpa anak kecil, bahkan juga anak uang sudah besar masih ngompol. Ini tentu merepotkan sekali. Sebelum tidur si anak tidak minum, suruhlah kencing dahulu sebelum tidur.
Pengobatannya : Buah juwet 8 buah, garam secukupnya, daun pisang. Buah juwet dan garam dibungkus daun pisang muda lalu dikukus, menjelang tidur malam si anak diberi ramuan ini. Jika sudah makan ramuan ini si anak tidak boleh makan dan minum lagi sampai ia tidur malam.

64. STUEP / KEJANG

Mengatasi step :
1. Buka semua baju si sakit dan jendela rumah agar mendapat udara segar.
2. Jika perlu si sakit diletakkan di lantai.
3. Buka mulut (gigi) dan masukkan sendok makan. Ini dimaksudkan agar gigi si sakit tidak menggigit lidahnya sendiri.
4. Oleskan dengan telapak tangan alkohol 70% ke seluruh tubuh kecuali muka. Kipas-kipas dengan kipas atau buku. Lakukanlah berulang-ulang tindakan kedua tindakan tadi.
5. Bila tidak tersedia alkohol, ambil handuk, celupkan ke air kamar mandi, peras sedikit, lalu lilitkan ke tubuh. Ulangi berulang-ulang
6. Pada bagian yang paling panas (leher misalnya) beri wash lap basah.
7. Kalau suhu tubuh menurun dan tidak kejang lagi secepatnya bawa kerumah sakit.

65. SUARA SERAK
Untuk mengatasi suara serak atau parau adalah : daun sirih 125 gram, gula batu 250 gram, air 1 botol cocacola. Daun sirih direbus dengan air 1 botol, saringlah air rebusan itu lalu masukkan gula batu dan aduk hingga menjadi strop yang kental, masukkan strop itu ke dalam botol terbuka ( jangan ditutup) dan biarkan menjadi dingin.
Setelah dingin diminum tiga kali sehari sampai habis dalam beberapa hari.

66. SUKAR KENCING
Banyak makan sayuran (lobak dan sawi), sayur jagung muda, bawang mentah yang sudah dikupas. Minum air rebusan daun meniran. Minum air kelapa hijau. Cara diatas dapat menyembuhkan penyakit sukar kencing yang Anda alami.
Cara yang lain ambillah sesendok akar alang-alang yang sudah dilembutkan. Setelah itu rebuslah ramuan diatas dengan 2 gelas air bersamaan dengan beberapa batang hang kwe. Kemudian biarkan airnya tinggal separuh. Setelah itu air tersebut disaring kemudian diminum.

67. SUKAR TIDUR

Ini adalah ramuan yang dapat menyembuhkan penderita sukar tidur : 3 gram jinten, 5 gram ketumbar, 10 gram dan pegagan dan 50 gram daun kangkung. Jinten dan ketumbar ditumbuk sampai halus. Setelah itu semua bahan direbus menjadi satu sampai masak. Minumlah air rebusan tersebut.
Buah pala ternyata bisa digunakan sebagai obat untuk bayi yang sukar tidur. Caranya sebagai berikut : ambillah  biji dan buah pala yang masih segar dan kupas kulit tipisnya, untuk kulit ari biji pala. Dilumatkan dan kemudian tempelkan diatas mata bayi, bayi akan segera mengantuk. Kapulaga ternyata juga bisa dijadikan obat. Memahlah atau lembutkanlah beberapa biji kapulaga. Kemudian tempelkanlah diatas kening.
Daun kangkung dimasak apa saja, lalu makanlah bersama nasi, tak lama kemudian anda akan merasa mengantuk.

68. TELINGA MENDENGING

Untuk pengobatan dengan herbal adalah memakai bahan dari daun pegagan 15 gram, daun dan tangkai sambiloto 15 gram, daun rumput mutiara 15 gram. Semua bahan direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas, diminum dua kali dalam sehari

69. TERLALU GEMUK

Sebuah problem yang sering dihadapi semua orang terutama bagi remaja. Masalahnya ini sering membuat kita tidak percaya diri. Sebenarnya banyak cara untuk mengurangi kegemukan seperti : olahraga dan sering beraktivitas. Tetapi dengan ramuan tradisional dapat mengurangi berat badan.
Untuk itu Anda harus menyediakan 3 sendok makan teh, 1 buah jeruk nipis, 1 gelas air masak. Terus campurlah perasan jeruk nipis dengan segelas teh. Aduk sampai rata. Pakai ramuan ini setiap pagi dan sore (masing-masing setengah gelas)

70. TUMOR

Setelah dipijat gunakanlah ramuan-ramuan tradisional sebagai berikut : 1/2 jari gadung cina, 1/2 jari bidara, 73 genggam daun belimbing, 1/4 genggam daun ceremai yang masih muda dan 3 jari gula aren. Lalu cucilah bahan-bahan diatas, kemudian potong-potong dan rebuslah dengan 3 gelas air sampai tinggal 3/4 dari semula. Setelah dingin saring dan minumlah 3 kali sehati, setiap kali minum 1/2 gelas.
Ramuan yang lain : 3 sendok makan madu murni, 1/4 daun ceremai yang masih muda, 1/4 daun belimbing, 73 genggam daun bayam merah, 1/2 pelepah daun pepaya yang masih muda dan 2 jari wortel. Cucilah semua bahan di atas kemudian digiling sampai halus, diremas dan kemudian rebuslah dengan 2 gelas air masak. Peras dan ambillah airnya, tambahkan madu murni 3 sendok makan. Minumlah 3 kali sehari dan 1/2 gelas setiap kali minum.

Khasiat Buah Dan Sayuran

Khasiat Buah Dan Sayuran


1.    ANGGUR
Khasiat : Menghilangkan lemak pada ginjal dan bagian tubuh yang lain. Kandungan tanin didalamnya mampu menyerang virus. Kandungan flavonoidnya sebagai antioksidan dan mencegah atheroclerosis, mengandung zat besi, mencegah konstipasi, membersihkan hati, membantu darah, menonaktifkan virus dan menurunkan kolesterol
Cara penggunaan : 100 gram buah anggur segar dicuci bersih dan dibuang bijinya lalu diblender bersama 50 cc air matang. Jus ini diminum secara rutin datu gelas sehari setelah makan siang.

2.    APEL
Khasiat : memperbaiki otot, percernaan mendorong sisa makanan pada saluran pembuangan, menyerap kelebihan air dalam usus. Mengontrol keluarnya insulin, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, membersihkan tubuh, menyembuhkan segala peradangan, mengatasi segala infeksi, membantu pembentukan tulang, menyerap kalsium dari makanan.
Cara penggunaan :  100 gr apel segar dicuci, buang bijinya, daging buahnya dijus dengan air  50cc, jus ini diminum satu gelas sehari sesudah makan siang.

3.    ALPUKAT
Khasiat : Untuk mengobati sariawan, kencing batu, Darah tinggi, kulit muka kering, Sakit gigi berlubang, kencing manis, mengurangi radang pada tulang.
Cara penggunaan : 100 gram alpikat matang dicuci bersih dengan air mengalir, bijinya dibuang, dagingnya diambil, dipotong-potong kecil, lalu diblender. Tambahkan air atau susu kedelai sedikit demi sedikit hingga 50cc. Jus ini diminum satu gelas sehari pada siang atau malam hari sesudah makan.

4.    BELIMBING MANIS
Khasat : Sebagai antioksidan, meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan darah tinggi, kolesterol, dan asam empedu dalam tubuh.
Cara penggunaan : 100 gram belimbing manis dicuci bersih, lalu diblender bersama bijinya. Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum satu gelas sehari sesudah makan malam.

5.    JAMBU BIJI
Khasat : Untuk mengatasi diare akut dan kronis, disentri, radang usus, gangguan pencernaan dan kencing manis.
Cara penggunaan : 1oo gram jambu biji segar yang masak dicuci bersih, buang bijinya. Lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum satu gelas sehari sesudah makan pagi, siang atau malam.

6.    SIRSAK
Khasat : Meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah proses penuaan, mengatasi sembelit, mengatasi gangguan pegal di pinggang, nyeri pinggang dan batu empedu.
Cara penggunaan : 100 gram sirsak segar yang telah masak dicuci bersih, buang bijinya, lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum satu gelas sehari 2-3 jam sesudah makan pagi atau siang.

7.    NANAS
Khasat : berguna membantu pencernaan protein dan konstipasi, pemecah protein dan lemak, mengatasi gangguan sembelit, trauma, ISPA, artritis dan antitumor.
Cara penggunaan : 50 gram nanas segar yang telah masak dicuci bersih, dikupas lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum satu gelas sehari sebelum tidur. Jangan berlebihan menggunakan terapi sari buah nenas ini terutama bagi penderita arthritis cukup 1-2 sendok makan sehari. Wanita hamil dilarang makan buah ini.

8.    JERUK LEMON
Khasat : Bermanfaat sebagai antioksidan, anti kanker dan menghancurkan batu empedu.
Cara penggunaan : 100 gram jeruk lemon segar yang telah masak dicuci bersih, buang bijinya, lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum sesudah makan pagi atau makan malam masing-masing 1gelas.

9.    MANGGA
Khasat : melancarkan saluran pencernaan, memproteksi tubuh dari infeksi, membersihkan aliran darah, mengurangi kelebihan panas badan, mengurangi rasa sakit dan menghilangkan bau badan.
Cara penggunaan : 50 gram mangga segar yang telah masak dicuci bersih, dikupas buang bijinya, lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum pada pagi atau sore hari 2-3 jam sesudah makan.

10.    PISANG
Khasat : menyeimbangkan air dalam tubuh, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, membantu transportasi oksigen ke dalam otak. Pisang yang belum matang mempunyai kandungan hemiselulosa yang cukup tinggi, membantu pembuangan lemak dalam darah. Pisang juga cukup bagus untuk penyakit luka lambung.
Cara penggunaan : 100 gram pisang segar yang telah masak dicuci bersih, buang bijinya, lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum pagi atau siang hari, 1gelas sehari.

11.    JAGUNG
Khasat : mencegah konstipasi, bagus untuk menurunkan berat badan, pembangun otot dan tulang, berguna untuk kesehatan otak dan sistem saraf.
Cara penggunaan : 1-2 tongkol jadung dikupas lalu dikukus dengan air sebanyak 400ml hingga tersisa 200ml, setelah dingin bijinya dipisahkan dari tongkolnya lalu diblender, bersama air 50 cc, jus ini diminum bersama air jeruk nipis 3 kali seminggu masing-masing 1 gelas sesudah makan.

12.    SLEDRI
Khasat : baik untuk kesehatan dinding lambung daluran usus, menjaga kemudahan sel (memperlambat proses penuaan) menjaga kelenturan dan aktivitas otot, mengobati asma, diabetes, membantu melarutkan kalsium dalam tubuh, melancarkan aliran darah, menetralkan asam tubuh, melindungi otak dan sistem saraf, mengobato arthritis, neurits, rematik, menurunkan tekanan darah dan menjaga berat badan.
Cara penggunaan : 3-4 batang sledri (masing-masing) panjangnya 30cm dicuci bersih,  lalu diblender, jus ini diminum sekali sehati satu gelas 2-3 jam sesudah makan.

13.    BUAH PIR
Khasat : mengobati diabetes, antidemam, mengatasi gangguan pencernaan dan jika sering berpergian dengan kendaraan maka siapkan buah ini karena dapat dijadikan obat mabuk perjalanan.
Cara penggunaan : 200 gram pir segar yang telah masak dicuci bersih, dikupas lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum tiga gelas sehari pada pagi, siang dan makan hari.

14.    TOMAT
Khasat : membantu metabolisme tubuh, membersihkan usus dan perut, mengatasi masalah pencernaan dan susah buang air besar, meredakan nyeri terhadap penderita asam urat tinggi, membantu menangkal radikal bebas, penyebab kanker, membersihkan darah dan hati dan mencegah usus buntu.
Cara penggunaan : 50-100 gram tomat segar dicuci bersih, lalu diblender, jus ini diminum 2-3 jam sesudah makan 1gelas sehari.

15.    MENTIMUN
Khasat : dapat membantu membersihkan pencernaan, mendinginkan suhu tubuh, dan menyehatkan kulit. Mentimun juga sangat berperan pada jaringan konektif seperti intraselular, otot, tendon, ligamen, kartilago dan tulang.
Cara penggunaan : 100 gram mentimun segar dicuci bersih, dikupas, lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum bersama 1 sendok air jeruk nipis, 3 kali seminggu, masing-masing 1gelas sesudah makan.

16.    PEPAYA
Khasat : memperlancar pencernaan, mengobati lambung, mengurangi panas tubuh, mengurangi gangguan jantung, anti-amuba, peluruh kencing, pemecah serat, mengatasi diare, demam, luka, alergi, rematik dan encok.
Cara penggunaan : 100 gram pepaya yang telah masak dicuci bersih, dikupas buang bijinya, lalu diblender, Sewaktu memblender tambahkan air sedikit demi sedikit hingga 50 cc, jus ini diminum 1 gelas sehari pada pagi atau siang hari.

17.    CABAI
Khasat : anti diabetes dan penghilang rasa sakit, di dalam cabai terdapat kandungan vitamin C yang sangat tinggi.
Cara penggunaan : 25 gram cabai merah dicuci bersih, buang lalu diblender, bersama 100gram wortel dan 50 gram tomat. Sewaktu memblender tambahkan air secukupnya. Jus ini diminum satu kali sehari sebelum makan

18.    CABAI JAWA
Khasat : Memiliki sifat pedas dan panas, berkhasiat sebagai stimulan, diuretik, meningkatkan pengeluaran keringat, pelega perut, obat gosok untuk anti nyeri, dan menurunkan asam urat tinggi
Cara penggunaan : 3 buah cabai kering dihaluskan lalu direndam didalam 50 cc minyak kelapa selama 14 hari, lalu dibalurkan pada bagian yang sakit.
2.5 gram akar kering cabai jawa dipotong tipis-tipis, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas.

19.    BAWANG MERAH
Khasat : bermanfaat untuk menurunkan aktivitas gula darah, menurukan kolesterol, menyembuhkan asma, melawan sel tumor dan menyembuhkan leukimia
Cara penggunaan : 20 gram bawang merah dicuci bersih lalu diblender. Jus ini diminum bersama 1 sendok makan madu, dua kali sehari pada pagi dan malam hari. Jika anda tidak menyukai jus ini, bisa digunakan campuran bumbu masak untuk nasi goreng atau syur lainnya.

20.    BAWANG PUTIH
Khasat : bermanfaat untuk menurunkan gula darah pada penderita diabetes, menurukan tekanan darah tinggi, menambah sistem kekebalan tubuh, anti serangan kanker, obat gangguan pencernaan. Bawang putih juga dapat mencegah atherosklerosis dan penyakit jantung. Dapat menurunkan tingkat serum kolesterol dan meningkatkan serum HDL kolesterol (jenis kolesterol yang baik). Jika bawang putih dikonsumsi bersama sledri dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah, obat cacing dan gondok.
Cara penggunaan : 20 gram bawang putih dicuci bersih lalu diblender. Jus ini diminum bersama 1 sendok makan madu, pada pagi dan siang hari.

21.    WORTEL
Khasat : sangat baik untuk kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi, mencegah konstipasi, membantu mengeluarkan senyawa yang bersifat karinogen melalui tinja dan mencegah kolesterol darah
Cara penggunaan : 200 gram wortel segar dicuci bersih, buang lalu diblender. Jus ini diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore hari masing-masing 1 gelas. Bagi penderita asam urat tinggi gunakanlah terapi jus wortel yang dicampur apel.



I.    KHASIAT HERBAL / TANAMAN OBAT

1. DAUN SENDOK (Plantago major L.)
Khasiat : Anti Inflamasi; Diuretik; Antipiretik; Ekspektoran
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tanaman
Cara Pengobatan :
Bisul : Seluruh tanaman daun sendok 3 tanaman; air 2 gelas, campuran direbus     sampai     diperoleh 1 gelas; disaring. Diminum sehari 1 kali 1 gelas.
Kudis : Daun sendok segar 7 lembar; Daun sambiloto segar 7 lembar; air 2 gelas;     Campuran direbus hingga diperoleh 1 gelas; disaring. Diminum sehari 2 kali; 1 gelas.
Batu ginjal : Herbal daun sendok segar 7g; Akar alang-alang 7g; Daun keji beling     segar 2g;     Herba kumis kucing segar 6g; Herba meniran segar 2g; Air 130 ml, Dibuat     infus atau     dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dibuat pipisan; diminum 1     kali sehari 1/4     cangkir; diulang selama 14 hari.

2. DELIMA PUTIH (Punica granatum L.)
Khasiat : Antelmintik; Astringen
Bagian tanaman yang digunakan : Kulit kayu; Kulit buah; Akar
Cara Pengobatan :
Disentri : Daun delima putih segar 5g; Rimpang temu giring 2g; Daun jambu biji     segar 6g;     Air 110ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 7     hari.
Keputihan : kulit buah delima segar 5g; Daun beluntas segar 6g; Herba tapak liman 5g;     Majakan 1g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 7 hari.
Hepatitis dan Radang Usus : Herba daun sendok segar 1 genggam; Rimpang temu lawak     segar disangrai; kemudian dipipis bermasa herba dan sendok, Diminum 1 kali sehari 1/4     cangkir;     diulang selama 7 hari sampai 14 hari.
Rematik : Herba daun sendok segar secukupnya; Air secukupnya, Dipipis hingga berbentuk     pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit; diperbaharui setiap 3 jam sekali.
Wasir : Herba daun sendok segar 1 genggam; Daun wungu segar 7 helai; Air 100 ml, Dibuat     infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 14 hari.
Obat cacing : Akar delima putih 1 jari; Rimpang temu giring segar 1 jari; Air 110 ml, Dibuat     infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 14 hari.

3. DAUN DUDUK (Desmodium triquitrum)
Khasiat : Anti Inflamasi; Antipiretik; Diuretik; Stomakik; Paratisid
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Batu Ginjal : Daun duduk segar 6g; Daun keji beling segar 3g; Herba kumis kucing segar 6g;     Air 115 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Radang amandel : Daun duduk segar 7 helai; Daun sirih segar 2 helai; Herba pegangan     segar 1 genggam; Rimpang kunci pepet 5 rimpang; Air 1 gelas, Dipipis, untuk berkumur 2     kali sehari; pagi dan sore; tiap kali 1/2 gelas.
Wasir : Daun duduk segar 6g; Air mendidih 100ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100ml.

4. EKOR KUCING (Acalypha hispida Burm.F)
Khasiat : dalam farmakologi Cina, tanaman ini bersifat Rasa manis, Sejuk, kelat dan     menghentikan pendarahan
Bagian tanaman yang digunakan : Untai Bunga dan daun
Cara Pengobatan :
MUNTAH DARAH : Bunga di kunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambah jahe     sedikit, kencur, daun pale yang masih muda. Lakukan sepanjang hari. Atau bunga     dilumatkan bersama gula sama banyak, makan.
DISENTRI : Untai bunga 10-30gram, direbus, minum.
RADANG USUS : Untai bunga 10-30gram, direbus, minum.
CACINGAN : Untai bunga 10-30gram, direbus, minum.
KUSTA : Daun secukupnya dicuci bersih, tambahkan kencur secukupnya, ditumbuk halus     sampai jadi seperti bubur. Dipakai untuk mengoles bagian badan yang luka.

5. GINJE (Thevetia peruviana (pers) K.Schum)
Khasiat : Tonika; Diuretik; Anti bengkak
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Infeksi kulit : Daun ginje 17 lembar; Cabe jamu 7 biji, Ditumbuk halus dan diberi air;     diremas dan disaring. Air saringan dioleskan pada bagian kulit yang infeksi 2-3 kali sehari.

6. GEMPUR BATU (Borreria Hispida Schum)
Khasiat : Astringen
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tumbuhan
Cara Pengobatan :
Batu empedu : Herba gempur batu segar 2 genggam; Air 110 ml, Dibuat infus atau pipisan,     Diminum 2 kali sehari tiap kali minum 100ml, Apabila dibuat pipisan diminum 2 kali sehari;     tiap kali minum 1/4 cangkir.
Batu ginjal : Herba gempur batu segar 2 genggam; Herba meniran segar 7 pohon; Air 110ml,     Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml.

7. GARUT (Marantha arundinacea L.)
Khasiat : Anti diare
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang
Cara Pengobatan :
Mencret :  Tepung garut 1 sendok; Gula 1 sendok makan; Garam 1/4 sendok teh; Daun     jambu biji 7 lembar; Air 100ml, Dibuat infus, Diminum 3 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.

8. GANDA RUSA (Justica gendarrusa L.)
Khasiat : Analgesik; Antipiretik; Diaforetik; Diuretik; Sedatif
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tanaman.
Cara Pengobatan :
Sakit Kepala : Daun gandarusa segar beberapa helai; Lada beberapa butir; Air secukupnya,     Dipipis hingga berbentuk pasta, Dibolehkan pada pelipis dan dahi, bila perlu dibalut dengan     kain bersih; diulang selama 3 jam
Memar : Daun gandarusa segar beberapa helai; minyak kelapa secukupnya, dilayukan diatas     api kecil, ditempelkan pada kulit yang memar.

9. GANYONG (Canna edulis)
Khasiat : Antifiretik, Diuretik
Bagian tanaman yang digunakan : Umbi
Cara Pengobatan :
Panas dalam : Umbi ganyong 30g, Rimpang temu lawak 30g; Air 700 ml, Direbus sampai     mendidih selama 15 hari, Diminum hangat-hangat 2 kali sehari.
Radang saluran kencing : Umbi ganyong 40g; Daun kumis kucing 30g; Akar alang-alang 20g,     Air 600ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat pagi dan     sore.

10. INGGU (Ruta angustifolia (L.)Pers)
Khasiat : Anti inflamasi; Analgesik; Antispasmodik
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tumbuhan
Cara Pengobatan :
Ketombe : Daun inggu 3-5 helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air sedikit, Dipipis hingga     berbentuk pasta, Rambut dibasahi dengan air, kemudian dilumuri dengan pasta dan     garuklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau dengan sisir, jika sudah     terkelupas; rambut dikeramasi dengan sampo biasa; ulangi selama 4 hari.
Kejang : Daun ingu secukupnya; Cuka encer secukupnya, Diremas-remas, Untuk kompres     dikepala; diperbaharui bila kepala sudah kering.

11. ILER (Coleus astropurpureus Benth)
Khasiat :  Emenagog, Anti bengkak
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Habis bersalin : Daun iler segar 12 helai; Herba jung Rahab (abunya) 1 sendok teh;     Asamkawak secukupnya; Air secukupnya, Herba jung rahab secukupnya dibakar dan diambil     abunya. Ramuan dipipis hingga berbentuk pasta, Ditapalkan di perut.
Radang Usus :  Daun iler segar 12 helai; Bawang Merah (Disangrai) 1 umbi; Rimpang     kunyit 2g; Herb apatikan cina segar 7g, Menyan madu 1/2g; Air 100 ml, Dibuat infus atau     dipipis, diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml (infus) atau1/4 cangkir     (pipisan).
Wasir : Daun iler 12 helai; Daun wungu segar 7 helai; herba pegagan segar 1 genggam     secukupnya; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali 1/4 cangkir.

12. JARONG (Stachytarpheta mutabilis L.)
Khasiat :  Pembersih darah; antiradang; Diuretik
Bagian tanaman yang digunakan :  Daun
Cara Pengobatan :
Nifas :  Daun jarong 7 helai; Air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 2 kali sehari     pagai dan sore; tiap kali minum 100ml.
Haid tidak teratur :  Daun jarong 4g; Sambang Colok 4g:Air 110 ml; Direbus atau diseduh.     1 kali sehari pagi hari sekali minum 100 ml.

13. JAMBU BIJI (Psidium guajava)
Khasiat : Antiflamasi; hemostatik; astringen
Bagian tanaman yang digunakan : Daun; Buah
Cara Pengobatan :
Disentri : Daun jambu biji 6 g; Kayu secang 1g; Rasuk angin 1g; Daun patikan cina 5g; daun     pegagan 7g; Kayu ules 2 buah;
Mencret : daun jambu biji muda 9 helai; Kunyit 1 jari; Biji kedawung (disangrai) 4 butir;     Rasuk angin 4g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali     minum 100ml; diulang selama 4 hari

14. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia (christm) suringle)
Khasiat : Ekspektoran
Bagian tanaman yang digunakan : Buah
Cara Pengobatan :
Batuk : Jeruk nipis (peras) 1 buah; Kecap/madu sama banyak dengan perasan jeruk nipis, Dicampur hingga rata, Diminum sehari 2 kali, pagi dan sore; tiap kali minum 1 ramuan.
Demam : Daun Jeruk nipis segar 5 helai; daun sembung segar 3 helai; Daun prasman segar 5 helai; Air 115 ml, Diseduh atau dipipis, Diminum q hari sekali 100 ml; apabila dipipis diminum 1hari sekali 1/4 cangkir, diulang selama 4 hari.
Nyeri tenggorokan : Jeruk Nipis 1 iris; Kapur sirih sedikit, Jeruk nipis diolesi kapur sirih kemudian dipanaskan diatas api kecil lalu diperas; diminum 2 kali sehari 1 ramuan; diulangi selama 3 hari
Nyeri Haid : jeruk nipis 1 buah; Kapur sirih 2 jari; minyak kayu putih secukupnya, Peras buah jeruk nipis; kemudian tambahkan kapur sirih dan minyak kayu putih kemudian diaduk sampai tercampur, dioleskan pada perut.

15. KUNYIT (Curcuma domestica)
Khasiat : Khalagog; Stomakik; Antispasmodik, Anti inflamasi; Anti bakteri; Kholeratik
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang
Cara Pengobatan :
Luka dan kurap : Rimpang kunyit 1 jari; Daun asam 1 genggam; Air sedikit, Dipipis, Tempelkan pada luka dan digantikan setiap 3 jam
Mencret :  Rimpang kunyit 1/2 jari, Rasuk angin 1/2 sendok teh; Ketumbar 3 Biji; Buah kayu ules 1 biji; daun trawas 1 helai; campurkan ditumbuk, ditambah air 115 ml dan dididihkan; kemudian disaring, diminum pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml.
Sakit perut :  Kunyit dibakar 1 jari; Kulit batang pulosari 1 jari; Ketumbar 7 biji; Seluruh tanaman patikan cina 1 genggam; Air 1 cangkir, Campuran ditumbuk; ditambah air dan dididihkan sampai diperoleh secangkir; disaring, Bayi umur 5-7 bulan; 1 sendok tej/jam; Anak umur 1-2 tahun; diminum 2 kali sehari; 2 sendok makan; Dewasa; sehari minum 3 kali 1/2 cangkir.
Nyeri haid : Rimpang kunyit 1 jari; Ketumbar 7 buah; cengkeh 1 butir; asam kawak; Biji pala, Campuran ditumbuk; ditambah air 110 ml; dididihkan; kemudian disaring. Diminum 1 kali sehari 100ml.

16. KETEPENG (Cassia alata L.)
Khasiat : Laksatif; Parasitisida
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Kapalan dan Herpes : Daun ketepeng Cina muda 7 helai; Akar kelembak 1 jari tangan; Buah asam sedikit; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100ml.
Kurap dan Panu : Daun Ketepeng Cina secukupnya; kapur sirih atau Tawas sedikit; Air sedikit; Dipipis hingga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian kulit yang sakit

17. KEMANGI (Ocimum basilicum L)
Khasiat : Diaforetikum
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Perut Kembung : Daun kemangi secukupnya, Dicuci bersih, Dimakan sebagai lalapan.

18. KUMIS KUCING (Orthosiphon stamineus Benth)
Khasiat : Anti inflamasi; Diuretik
Bagian tanaman yang digunakan :  Seluruh bagian tumbuhan
Cara Pengobatan :
Susah kencing : Daun kumis kucing segar 1/4 genggam; Air 1gelas, Direbus hingga memperoleh cairan 1/2 gelas, Diminum setiap hari 2 kali tiap kali minum 1/2 gelas
Batu ginjal : Herba kumis kucing 6g; Herba meniran 7 pohon; Air 110 ml; Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100ml
Kencing manis : Daun Kumis kucing 20 helai; Daun sambiloto 20 helai; Air 110ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari ; 100 ml
Sakit pinggang : Daun Kumis kucing segar 1 genggam; Kulit batang pepaya seluas 4 cm²; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100m

19. LEUNCA (Solanum nigrum L.)
Khasiat : Analgesik; Antiradang; Antibakteri
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Demam :  Daun leunca 70g ; Air 5 gelas; Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum 3-4 kali sehari.

20. LANGKUAS (Alpinia galanga L. Eilld)
Khasiat : Stomakik, Diaforetik; Karminatif; Aromatik; Stimulan; Ekspektoran; Anti fungi
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang
Cara Pengobatan :
Demam : Langkuas merah 1 rimpang; Air hangat sedikit; madu 1 sendok makan, Diparut; disaring kemudian ditambah madu, Diminum 1 kali sehari 1 ramuan
Kolera : Lengkuas merah 1 rimpang; Bawang putih 1 umbi; Garam sedikit; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100ml
Membersihkan darah : Lengkuas merah, Dibuat sayur dan lalap, Dimakan sebagai sayur dan lalap.
Mengobati kurap : Lengkuas 4 rimpang; Bawang putih 1 umbi; cuka sedikit; air 110 ml, Direbus, Dioleskan pada bagian yang terserang kurap.

21. LIDAH BUAYA (Aloe vera Linn)
Khasiat : Anti inflamasi; Laksatif; stomakik; Ekspektoran
Bagian tanaman yang digunakan : Daging daun
Cara Pengobatan :
Sakit kepala, pusing, sembelit (Constipation); Kejang pada anak, kurang gizi (Malnutririon); Batuk rejan (Pertussis), muntah darah; Kencing manis (DM), wasir, peluruh. Haid; Penyubur rambut : 200 gramdaun segar lidah buaya dicuci bersih; dikupas lalu direbus dengan 3 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin diminum 3 kali sehari pada pagi, siang dan malam.
Penyubur Rambut : Daun lidah buaya segar secukupnya, dibelah, diambil bagian dalam yang rupanya seperti agar-agar digosokkan kekulit kepala sesudah mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya rambut dicuci. Dipakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil yang memuaskan.
Luka bakar dan tersiram air panas (yang ringan) : Daun dicuci bersih ambil bagian dalamnya, tempelkan pada bagian tubuh yang terkena api/ air panas.
Bisul : Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, tempelkan pada bisulnya

22. MENGKUDU (Morinda citrifolia L.)
Khasiat : Hipotensif; Autelmintik; Emenagog.
Bagian tanaman yang digunakan : Buah; Akar; Daun
Cara Pengobatan :
Amandel : Buah mengkudu (parut)1 buah; Air matang 100ml, Diseduh lalu beningnya ditambah madu satu sendok teh. Untuk berkumur; ramuan tidak berbahaya bila tertelan.
Limpa membesar : Buah mengkudu (parut) 2 buah; Cuka encer sedikit, Peras dan saring, Diminum 1 hari sekali 1 ramuan
Sariawan : Buah mengkudu (parut) 1 buah; Buah pisang batu 2 buah; Air 100ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100ml.
Tekanan darah tinggi : Buah mengkudu (parut) 1 buah; Air matang 100ml, diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml

23. MENIRAN (Phyllanthus niruri L.)
Khasiat : Membersihkan hati; Anti radang; Anti demam; Peluruh dahak; peluruh haid; Penambah nafsu makan
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman
Cara Pengobatan :
30-60 gram meniran direbus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum sekaligus

24. MINDI KECIL (Melia azedarach L)
Khasiat : Bersifat rasa pahit, dingin dan sedikit beracun, obat cacing, membersihkan panas dan lembab, lexative, peluruh air kemih (diuretik)
Bagian tanaman yang digunakan : Kulit batang, Kulit akar dan daun, basah ataupun kering
Cara Pengobatan :
Cacingan : Kulit batang/ akar segar 90-120 gr digodok dan diminum
Kidus : Kulit batang/ akar digosok dan airnya buat cuci bagian yang sakit/ gatal.

25. MIMBA (Azadirachta indica Juss)
Khasiat :  Rasa pahit (kecuali daging buah - manis), netral, anti-diabetes, anti piretik, anti bilious, merangsang dan mengaktifkan kelenjar.
Bagian tanaman yang digunakan : Daun, Biji, Kulit dan Kayu
Cara Pengobatan :
Kencing Manis; Disentri/ DiareMalaria/ Masuk Angin :  7 lembar daun dimasak dengan 3 gelas menjadi 1 gelas, minum pagi dan sore

26. PEPAYA (Caricca papaya L)
Khasiat : Stomakik; Emenagog; Antelmintik; Diuretik
Bagian tanaman yang digunakan : Daun, Biji, Getah buah, Akar; Bunga
Cara Pengobatan :
Obat cacing : Akar pepaya 1 jari tangan; Bawang putih 1 umbi; Air 100ml; Direbus sampai mendidih, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.
Demam dan mules : Daun pepaya muda segar 1 helai; Daging buah asam secukupnya; Air 100 ml, Direbus dampai mendidih, diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100ml
Malaria : Daun pepaya muda segar 1 helai; Meniran 5 tanaman; Air 100ml, Direbus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml (infus); 1/4 cangkir (pipisan)

27. PANDAN WANGI (Pandanus amarylifolius Linn)
Khasiat : Sedatif, Stomakik, Tonik
Bagian tanaman yang digunakan :  Daun
Cara Pengobatan :
Lemah Syaraf : daun pandan 5 lembar, Air 300ml, Direbus sampai mendidih, selama 15 menit, Diminum pagi dan sore

28. PACAR AIR (Impatiens balsamina L.)
Khasiat : Antirematik, Emenagog
Bagian tanaman yang digunakan :  Biji; Bunga; Daun
Cara Pengobatan :
Haid tidak teratur : Bunga Pacar air segar 6g; Rimpang temu putih 6g; Daun jung rahab 4g; Air 115 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Kanker : Biji pacar air 4g; Daun tapak dara 4g; Air 100 ml, Direbus sampai mendidih; Diminum 1 kali sehari 100 ml.
29. PACING (Costus speciosus J. Sm.)
Khasiat : Diuretik; Antipiretik; Antiprurutik
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang
Cara Pengobatan :
Busung air : Rimpang pacing 12 g; Herba kumis kucing 7g; Air 130 ml, Dibuat infus, Diminum, 1 kali sehari 100 ml.
Eksem : Rimpang pacing segar secukupnya; Rimpang kunyit 1 buah; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Borehkan pada bagian kulit yang sakit.

30. PEGAGAN (Centella Asiatica)
Khasiat : anti infeksi, anti racun, penurun panas, asiaticoside dan vellarine.
Bagian tanaman yang digunakan :  Seluruh tanaman
Cara Pengobatan :
Infeksi batu saluran kencing / kencing keruh : rebus 30 gr daun segar dengan air beras bilasan
Wasir : rebus 3-4 pohon pegagan dengan 2 gelas air selama 5 menit lalu diminum.

31. SERAI (Andropogon nardus Linn)
Khasiat : Antiinflamasi; Diaforetik; Stomakik; Emenagog; Analgesik
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tumbuhan
Cara Pengobatan :
Rematik : Akar serai 15 g, Diambil minyaknya, Oleskan pada tempat nyeri pada pagi dan sore hari.
Haid tidak teratur : Akar serabut7g; Daun muda 12g; Air 110 ml, Rebus hingga mendidih, Diminum pagi dan sore

32. SELEDRI (Apium graveolens L.)
Khasiat : Stomakik; Diuretik; Antipasmodik
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tumbuhan; Biji
Cara Pengobatan :
Reumatik : Bonggol seledri (potong tipis-tipis) 2 buah; Air 110 ml; Dibuat infus, Diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 100 ml.
Tekanan darat tinggi :  herba seledri segar 250 gr; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1 ramuan.

33. SAMBUNG NYAWA (Gynura Procumbens Back)
Khasiat : Bersifat dingin, netral, anti neoplastik, menurunkan tekanan darah.
Bagian tanaman yang digunakan :  Daun
Cara Pengobatan :
Maag :  Daun mentah dilalap secara teratur
Kena bisa ulat dan semut hitam : Daun mentah segar 1 lembar digosok kebagian yang kena ulat sampai keluar air / getahnya lakukan 2 jam sekali
Kolesterol tinggi; Ambeien; Lever, Tumor; Diabetes melitus; Radang pita tenggorok, Sinusitis; Tekanan darah tinggi : Daun mentah 3 lembar dicuci dan dijadikan lalapan, biasa juga di juice dilakukan secara teratur.

34. SAMBILOTO (Andrographis paniculata)
Khasiat : Antiinflamasi; Antipiretik; Analgesik; Diuretik; Stomakik; Antibengkak
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh bagian tumbuhan
Cara Pengobatan :
Kudis :  Daun Sambiloto segar 1 genggam; Belerang sedikit, Campurkan ditumpuk hingga halus sampai rata, Dilumurkan pada kulit yang sakit; dan lakukan setiap hari hingga sembuh.
Kencing manis :  Daun sambiloto 25 helai; Daun kumis kucing 25 helai; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
Radang usus buntu : Daun sambiloto; Air secukupnya. Dipipis atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir; apabila ramuan dibuat seduhan maka diminum 1 kali sehari 100 ml.
Tifus : Daun sambiloto 17 helai; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir

35. SIDAGURI (Sida rhombifolia L)
Khasiat : Tanaman - manis, pedas dan sejuk, Masuk meridien jantung, hati, paru, usus besar dan kecil. Anti radang (anti inflamasi), peluruh kencing (diuretik) dan menghilangkan sakit (analgetik). Akar - manis tawar, sejuk.
Bagian tanaman yang digunakan : Akar, daun dan bunga
Cara Pengobatan :
Perut Mulas : akar dan jahe dikunyah dan ditelan airnya.
Rhematik : Seluruh tumbuhan termasuk akar sebanyak 60gr kering, digodok dan diminum.
Sakit gigi : Akar dikunyah
Sengatan lebah :  Bunga dilumatkan dan ditempel
Asam urat tinggi :  Lima batang akar, cuci, potong kecil dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih, tuang kegelas berikut akar dan tutup semalaman, esoknya diminum sebelum sarapan, rebus sekali lagi untuk sorenya
Cacing Kremi :  Daun 1/5 genggam dicuci dan digiling halus, tambah 3/4 cangkir air matang dan sedikit garam, peras dan minum 2x sehari.
CATATAN : Wanita hamil dilarang minum

36. SOSOR BEBEK (Kalanchoe pinnata (Lamk.) Pers)
Khasiat : Antipiretik; Diuretik; Ekspektoran; Antibakteri
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Demam : Daun sosor bebek secukupnya, dipotong-potong, Ditempelkan pada perut.
Luka :  Daun sosor bebek secukupnya; Air sedikit, Diparut dan ditambah air sedikit, Dibobokkan pada luka; diperbaharui setiap 3 jam)

37. SRIGADING (Nyctanthes arbor tritis Linn.)
Khasiat : Emenagog, Ekspektoran
Bagian tanaman yang digunakan :  Bunga; Daun
Cara Pengobatan :
Demam : Bunga (daun) Sri gading 7g, air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.
38. SENGGUGU (Clerodendrum serratum(L.) Moon)
Khasiat : Penghilang rasa sakit
Bagian tanaman yang digunakan : Daun, kulit batang dan bunga.
Cara Pengobatan :
Tulang patah, Luka terpukul, digigit ular, bisul : Tanaman ditumbuk lumat lalu tempelkan ke yang luka
Borok berair, Rematik : Daun segar ditumbuk lalu digodok dan direndamkan kebagian yang sakit
Perut busung, cacingan : Daun diseduh dengan temulawak dan garam lalu diminum
Asma, bronchitis, Susah kencing : Minum seduhan akarnya.

39. SEMBUNG (Blumea balsamifera (L.) DC)
Khasiat : Diaforetik; Ekspetoran; Diuretik; Antiremati
Bagian tanaman yang digunakan :  Daun; Akar
Cara Pengobatan :
Meningkatkan empedu : Daun sambung 4 helai; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100ml
Selesma : Daun sembung 5 helai; Daun sembukan 1 genggam; Air 110ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 2 kali sehari, tiap kali minum 100 l; apabila dipipis diminum 2 kali sehari; tiap kali minum 1/4 cangkir.
Demam : Daun sembung secukupnya; air 1 panci, Direbus sampai mendidih, Basahi handuk kecil dengan ramuan tersebut; kemudian digunakan untuk membasuh badan; muka; kaki dan tangan

40. SEMBUKAN (Paederia foetida L.)
Khasiat : Antiinflamasi; Stomakik; Antirematik; Diuretik; Karminatif
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Maag : Daun sembukan segar 1 genggam; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
Perut kembung : Daun sembukan segar 1 genggam; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
Herpes : Daun sembukan segar 1 genggam; Daun lampes 1 genggam; Air sedikit, Dipipis, Dibolehkan pada kulit yang sakit

41. SIRIH (Piper betle L.)
Khasiat : menghilangkan bau badan yang ditimbulkan bakteri dan cendawan. Menyembuhkan luka pada kulit dan gangguan saluran pencernaan. Meluruhkan ludah, hemostatik dan menghentikan pendarahan
Bagian tanaman yang digunakan :  Daun
Cara Pengobatan : Untuk obat hidung berdarah, dipakai 2 lembar daun segar sirih, dicuci, digulung kemudian dimasukkan ke dalam lubang hidung.

42. SANGITAN (sambucus javanica Reinw.)
Khasiat :  Herba ini masuk meridien hati dan berkhasiat sebagai peluruh kencing, menghilangkan bengkak dan nyeri serta melancarkan sirkulasi
Bagian tanaman yang digunakan : Akar, herba serta bunga yang dijemur sampai kering bila akan disimpan
Cara Pengobatan :
Badan bengkak pada penyakit ginjal dan beri-beri : Cuci 30-60 g herba sangitan berikut akarnya, lalu potong seperlunya, rebus dalam 3 gelas air sampai terisi 1 gelas, saring setelah dingin dan diminum sekaligus dipagi hari
Rhematik sakit pinggang, bengkak akibat terpukul : Rebus 15-30 gr tumbuhan sangitan kering dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas, setelah dingin disaring dan gunakan untuk 2 kali minum, pagi dan sore, air ini bagus juga untuk kompres bagian yang bengkak.
Rubela : seluruh tumbuhan secukupnya dibersihkan dan dipotong lalu direbus dengan 3-5 liter air sampai mendidih lalu hangat-hangat digunakan untuk mandi.
Sakit Kuning : Cuci akar kering 30-50 gr atau 90gr akar basah lalu dipotong seperlunya, tambahkan daging sapi sama banyaknya lalu di Tim, setelah dingin air diminum dan dagingnya dimakan
Bengkak akibat terpukul, patah tulang : Cuci 20gr akar kering, potong dan tambahkan 400cc air putih dan 2 sloki akar putih, rebus sampai airnya tinggal setengahnya. Tambahkan gula pasir 30gr dan diaduk rata, setelah dingin saring dan airnya diminum untuk 2x minum pagi dan sore

43. SAGA (Abrus precatorius Linn)
Khasiat : Antiinflamasi; Diuretik; Antitusif; Parasitisida
Bagian tanaman yang digunakan : Akar; Daun : biji
Cara Pengobatan :
Batuk: Daun saga 1 genggam; Buah adas 5 butir; Kayu pulasari 1/2 jari tangan; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

44. TERATAI (Nelumbium nelumbo Druce)
Khasiat : Menurunkan panas, menghentikan pendarahan
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman
Cara Pengobatan :
Batuk darah, Muntah darah : Rimpang teratai dicuci bersih lalu di juice, sampai terkumpul 1 gelas ukuran 200cc, Minum, lakukan selama 3-5 hari berturut-turut
Muntah, diare : 50g rimpang teratai dan 15 jahe dicuci lalu di juice atau diparut ambil airnya. Minum, sehari 3 kali
Disentri : 50g rimpang teratai dan 10 g jahe diparut atau di juice. Air perasannya ditambahkan 100 cc air, lalu dipanaskan sampai mendidih. Setelah dingin tambahkan 1 sendok makan madu, diaduk lalu diminum
Keluar darah dari hidung (mimisan) : Ruas akar yeratai dicuci bersih lalu di juice. Airnya diteteskan ke hidung
Darah tinggi : 10 g Biji teratai dan 15 g tunas biji teratai. (lien sim) direbus dengan 350 cc air sampai tersisa 200 cc. Minum setiap hari, seperti teh
Panas dalam, gondokan, juga bermanfaat untuk penderita jantung dan lever : 100g rimpang teratai dan 50 g rimpang segar alang-alang dicuci lalu dipotong-potong secukupnya. Rebus dengan 5001 cc air bersih sampai tersisa 250 cc setelah dingin disaring, minum seperti teh.

45. TEMULAWAk (Curcumaxanthorrhiza. Roxb.)
Khasiat : Sifatnya rasa sedikit pahit,anti sembelit, acnevulgaris, anti inflamasi dan ahli hepototoksik, laktagoga, kolagoga, tonikum, diuretik, fungstatik dan bakteriostatik. Kandungan adas hitam juga membantu mengeluarkan angin dan mendorong pengeluaran air seni
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang segar atau dikeringkan
Cara Pengobatan : Dua jari rimpang temulawak segar; dicuci bersih, lalu dipotong-potong. Setelah itu direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum sekaligus, 2 kali sehari

46. TEMUGIRING Curcuma heyneana Val.V. Zyp)
Khasiat : Antelmintik
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang
Cara Pengobatan :
Cacingan : Rimpang temu giring segar 4g; Air secukupnya, Temu giring diparut kemudian diseduh dengan air mendidih hingga diperoleh 1/4 cangkir, Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir
Bau badan : Rimpang temu giring segar 1/3 jari tangan; Air mendidih 100 ml, Diseduh, diminum 1 kali sehari 100 ml
Kegemukan : Rimpang temu giring segar 1/2 jari tangan; Daun Kemuning segar 1 genggam; daun pacar kuku segar 1 genggam; Air secukupnya, Dipipis, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir

47. VIOLCES (Viola odorata Linn.)
Khasiat : Diatoretik; Antiperitik; Diuretik
Bagian tanaman yang digunakan : Daun
Cara Pengobatan :
Gangguan Syaraf : Daun violces secukupnya; daun lengleng secukupnya; Daun seribu secukupnya; Daun sumbang darah secukupnya; Air secukupnya, semua bahan tersebut dididihkan, lalu setelah dingin disaring, lalu setelah dingin disaring dengan kain bersih, Diminum sedikit demi sedikit sampai habis.

48. VALERIANA (Valeriana officinalis L.)
Khasiat : Sedatif; hipotanik; Spasmolitik; Karminatif; hipotensif
Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang ; Akar
Cara Pengobatan :
Lemah syaraf : Akar valerian 30gr; Daun lenglengan 20 gr; daun seribu 20 gr; daun sambangdarah 20 g; Air 500 ml, Ramuan direbus sampai mendidih selama 15 menit. Diminum 3-4 kali sehari.