Tampilkan postingan dengan label mantra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mantra. Tampilkan semua postingan

Ilmu Ajian Singo Barong yang Menjadi Legenda

 Ilmu Ajian Singo Barong yang Menjadi Legenda

Tidak semua orang bisa percaya akan keberadaan ajian singo barong karena sebagian beranggapan yang seperti ini tidak lebih dari legenda ilmu singo barong yang memberikan kita rasa yakin akan sesuatu misalnya sejarah sebuah keris sakti sehingga sangat terkenal, namun demikian tidak sedikit orang mulai memikirkan bagaimana cara mendapatkan ajian singo barong ini karena dipercaya akan membuat seseorang menjadi lebih berwibawa, disegani dan mendapatkan kesaktian luar biasa sehingga mampu digunakan dalam berbagai hal kehidupan pada umumnya.

Namun demikian memang masih menjadi kontroversi mengenai apa dan bagaimana memperoleh ilmu ini karena orang akan berpikiran bahwa apa yang dilakukan kelak akan berpengaruh pada keadaan hidup kita sehingga semua hal mulai terlihat dengan pasti apa dan bagaimana kelanjutan hidup sebenarnya yang menentukan semua orang mulai berpikir untuk melanjutkan ilmu yang dipelajari atau berhenti begitu saja saat mengetahui apa yang seharusnya dilakukan untuk kebaikan bersama sehingga semua orang mulai percaya akan keberadaan semua hal dengan seksama sampai akhirnya tidak semua orang memilih untuk mencapai tujuan tertentu dalam hidup atau berhenti begitu saja karena suatu alasan yang tidak pasti.

Sebenarnya masih banyak hal aneh yang membuat kita kagum dalam kehidupan ini sehingga ingin sekali rasanya mencari tahu apa sebenarnya rahasia dibalik kehebatan tersebut, apakah hanya ada sebuah keinginan untuk mencapai tujuan tertentu atau lebih baik mengingat kembali semau perkara sampai akhirnya orang akan berpikiran bahwa semua yang dilakukan mulai terlihat lebih baik dari sebelumnya sedangkan orang akan mulai berpikiran tidak menentu dengan adanya anggapan tidak masuk akal tersebut karena semua masih ada kelanjutannya sedangkan kita harus dapat menempatkan diri pada keadaan yang lebih baik dari sebelumnya karena tidak semua orang mampu membawa dirinya melampaui batas yang


sudah ditentukan sehingga semua akan lebih baik pada akhirnya.

Ajian singa barong ini termasuk salah satu ilmu langka dari zaman dahulu yang mendatangkan kesaktian luar biasa bagi pemiliknya, dengan percaya akan adanya kekuatan sakti dari amalan yang dijalankan maka seseorang akan mampu memiliki daya luar biasa untuk melakukan sesuatu sampai akhirnya semua yang dilakukan akan berdampak lebih baik dari perkiraan karena semua orang mulai mencari tahu apa yang harus dilihat dan didengar mengenai sebuah perkara sampai akhirnya diperoleh keadaan lebih baik dari sebelumnya. Ilmu ini akan memberikan kita keadaan lebih baik dari perkiraan karena semua orang juga mengetahui tentang apa yang harus dilakukan sehingga semua menjadi lebih baik pada akhirnya sedangkan masih banyak orang yang tidak mengerti mengenai ampuh dan sakti dari ilmu ini.

Lebih lengkap mengenai singo barong, BACA DISINI

Dari penjelasan yang ada pada tautan diatas, dapat diketahui bahwa khodam singo barong dapat diwujudkan dalam sebuah benda pusaka misalnya sebilah keris sakti atau batu akik yang mempunyai daya kesaktian tertentu karena ritual yang dilakukan dalam mendatangkan kekuatan sakti dari mantra ajian singo barong tersebut. Orang akan mulai berpikiran bahwa ilmu tersebut memang benar sakti padahal masih banyak yang tidak kita ketahui mengenai sebuah keadaan karena bagi setengah orang akan lebih baik kalau kita mencari tahu lebih lanjut mengenai sebuah ilmu ketika kita sudah memastikan akan dampak dan akibat dari pembelajaran tersebut, jangan sampai timbul penyesalan pada akhirnya karena salah dalam mempelajari suatu ilmu yang dirasa sangat besar manfaatnya namun dalam kenyataan malah memberikan efek buruk dalam kehidupan kita.


Bantu Share ya..
Related Posts

    3 Cara Mengetahui Khodam Pendamping Diri Sendiri
    Cara Menghilangkan Tenaga Dalam agar Musuh Tidak Berdaya
    Ilmu Menyerap Tenaga Lawan dengan Kekuatan Alam
    Cara Mempertajam Mata Batin agar Lebih Peka
    Doa Ilmu Melumpuhkan Kekuatan Lawan Jarak Jauh dengan Tatapan Mata
    Penjelasan Singkat Inti Ilmu Ajian Lebur Seketi

Ajian Penyamaran Wajah agar Tidak Dikenali Orang Lain

 Ajian Penyamaran Wajah agar Tidak Dikenali Orang Lain

Berbicara soal ajian penyamaran wajah supaya orang lain tidak kenal sama kita tentu akan sangat berguna apalagi kalau ilmu menyamar sehingga tidak dikenali lawan akan membuat seseorang menjadi sakti sehingga dapat terhindar dari hal buruk yang mungkin menimpa, misalnya ada seseorang punya niat tidak baik pada kita kemudian dia bermaksud mencari tahu lebih jauh mengenai identitas yang sebenarnya dari diri kita, tentu akan kesulitan apabila memiliki ilmu tersebut karena sudah semestinya seseorang mulai mencari tahu apa yang kiranya pantas dilakukan sehingga semua menjadi lebih jelas pada akhirnya, apa yang tidak dikenali menjadi lebih baik pada seseorang sehingga semua akan berdampak baik karena kita memiliki pemikiran bahwa semua yang ada akan mulai terkuak sehingga tidak perlu lagi mencari tahu lebih jauh mengenai apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan sebenarnya dari kehidupan ini.

Semua yang terjadi dalam kehidupan kita memang tidak dapat disimpulkan begitu saja karena dengan melihat lebih jauh setiap perkara dalam hidup ini menjadikan kita mengerti dengan seksama apa yang harus dilakukan sehingga ada kesempatan untuk mencapai tujuan tertentu dalam kehidupan ini apalagi kalau sampai kita menemukan fakta menarik dari sebuah peristiwa, akan lebih baik kalau hal itu akan sampai pada tingkatan tertentu dalam kehidupan ini karena semua orang mulai mencari tahu apa yang seharusnya dilakukan sehingga semua berjalan dengan lebih baik dari sebelumnya.

Ilmu menyamar sehingga orang lain tidak kenal baik orang yang tadinya kita kenal maupun orang pada umumnya akan menjadikan seseorang menjadi sakti karena semua kemampuan tersebut diperoleh degan seksama sampai akhirnya ditemukan metode tersendiri untuk menyamar dengan tidak meninggalkan jejak sama sekali karena semua orang mulai memikirkan bagaimana baiknya menentukan keadaan tersebut dengan sangat bijak sampai akhirnya tidak ada lagi keinginan untuk mencapai tujuan tertentu dari kehidupan ini sedangkan masih banyak orang memerlukan bantuan baik itu


dari keadaan buruk maupun dengan setiap kesempatan yang ada sehingga tidak ada lagi keinginan untuk mencapai tujuan tertentu dalam kehidupan ini sampai akhirnya ditemukan hal baru yang akan berdampak pada masa depan kelak.

Sebenarnya tidak memerlukan ajian yang ampuh kalau hanya untuk menyamar sehingga orang lain tidak mengenali kita, adapun hal seperti ini sudah banyak diterapkan banyak orang dalam kehidupan nyata maupun dalam dunia sinetron. Misalnya dalam kasus Gayus Tambunan yang sedang dipenjara namun dapat berjalan-jalan gratis sampai Bali, hal tersebut terjadi karena adanya upaya menyamar misalnya memakai wig, kacamata, berdandan lain dari biasanya dan mengenakan busana tertentu sehingga dapat mengelabuhi orang banyak dan membuat kita seakan sosok lain yang tidak biasanya. Juga karena adanya oknum yang membantu sehingga apa yang di inginkan tidak lepas dari adanya peran uang, ketika uang berbicara maka setiap jalan akan menjadi mulus, halus dan tidak ada hambatan sama sekali.

Sedikit tips menyamar:

    Mengenakan pakaian yang tertutup, misalnya kacamata, topi, rambut palsu, atau busana longgar sehingga orang lain sulit mengenali kita
    Pergi jauh dari lingkungan yang biasanya kita tinggali
    Merubah penampilan, ini hampir sama dengan poin nomor 1, ditambah dengan gaya rambut, dan gaya bicara yang berbeda dari biasanya
    Meminta bantuan atau dukungan orang lain yang memang profesional dan dapat membantu setiap rencana yang kita buat

Demikian sedikit mengenai ilmu penyamaran sehingga orang akan sulit mendapatkan petunjuk dan seakan kita adalah orang yang berbeda dari biasanya. Tentu tidak mudah untuk melaksanakan hal ini namun dengan keteguhan hati akan mudah mendapatkan jalan keluar dari setiap masalah sehingga apa yang tadinya membuat khawatir akan dapat dilalui dengan seksama tanpa adanya hambatan sedikitpun. Dengan demikian kita akan mencapai tingkatan tertentu dari kehidupan ini sehingga dapat mengerti setiap perubahan yang ada dengan seksama.


Bantu Share ya..
Related Posts

    Ilmu Ajian Menghubungkan Diri dengan Alam Gaib untuk Melihat Kedalamnya
    Efek Samping Belajar Tenaga Dalam, Menimbulkan Bahaya atau Dampak Buruk?
    Darimana Asal Tenaga Dalam dan Kenapa Orang Bisa Memiliki Ilmu Ampuh
    Maksud dan Pengertian Ilmu Laduni yang Perlu Kita Tahu
    Doa agar Pukulan Tangan Menjadi Kuat Bertenaga
    Cerita Orang Berumur Ratusan Tahun yang Hidup di Jaman Dahulu

Ajian Bujang Ganong Sebagai Cara Mencari Mantra Guru Sejati

 Ajian Bujang Ganong Sebagai Cara Mencari Mantra Guru Sejati

Mungkin kita masih sedikit asing ketika mendengar sebutan ajian bujang ganong, karena memang ilmu mencari guru sejati dalam diri sendiri maupun ajian ini masih banyak yang belum mengetahuinya, ketika kita mendengar tentang istilah tersebut justru yang terlintas dalam benak adalah hal lain yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan ilmu kanuragan maupun ajian sakti yang pernah ada dan mungkin pernah dipelajari orang semenjak zaman dahulu. Memang demikian adanya, mencari sesuatu yang merupakan warisan leluhur tidak akan mudah apalagi sangat minim kajian yang dapat kita jadikan bahan pelajaran sehingga perlu menelusuri lebih jauh keadaan seseorang sebelum menyimpulkan akan kebenaran dari amalan tersebut karena semua hal yang ada kaitannya dengan keilmuan akan memberikan kebaikan dalam diri kita kalau dimanfaatkan dengan benar.

Bujang ganong, ketika kita mendengar kalimat ini maka yang terpikir adalah sebuah tradisi dan seni budaya yang menjurus pada seni tari atau kebudayaan dari daerah tertentu. Memang benar, sebuah tarian atau seni reog ponorogo seringkali menampilkan adegan dengan semacam barong atau topeng dengan lambang wajah yang membuat sebagian orang merasa seram melihatnya. Namun di imbangi dengan gerakan-gerakan tertentu dan seni gamelan, justru kesan angker tersebut berubah lebih menarik dan memberikan nilai hiburan yang sangat diminati masyarakat. Tidak heran kalau kemudian seni reog dengan penampilan seperti ini banyak ditonton dan selalu mendapatkan sambutan yang sangat meriah ketika sedang pentas.

Sedangkan ilmu guru sejati atau belajar mantra mencari guru sejati dalam diri akan memberikan pemahaman yang sangat mendalam apabila kita renungkan dengan seksama karena cara bertemu guru sejati atau sedulur sejati yang selalu menemani kita kemana saja akan memberikan jalan terang apabila kita mampu meresapi setiap makna yang terkandung dalam tahapan tersebut. Sehingga seseorang akan merasa sangat tenang karena telah mengetahui rahasia terbesar dalam kehidupan dan mampu berbicara dengan ruh atau teman sejati dalam dirinya. Hal ini akan membuat kita menjadi sosok yang penuh dengan ketenangan,


wibawa dan kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri sehingga semua hal akan terasa lebih yakin untuk dilakukan, dengan kemampuan kita sendiri yang akan membawa keadaan lebih baik dari sebelumnya.

Ilmu Guru Sejati
Menyelami dalamnya renungan dalam diri akan membuat kita merasa telah jauh melangkah meninggalkan keraguan dalam hidup sehingga menciptakan suasana hati yang tenang, mampu mengendapkan segenap masalah dan beban hidup yang tidak akan berguna. Dengan adanya pengendalian diri yang baik akan menyebabkan manusia menjadi lebih tenang, emosi spiritual lebih stabil dan mampu membedakan mana yang baik dan tidak sehingga dalam pengambilan keputusan akan tepat karena sudah berpedoman pada keyakinan diri dan yakin akan kebesaran Sang Pencipta.

Lelaku prihatin, tirakat dan mencari jati diri akan membuat kita menjadi jernih jiwa raga sehingga semua yang terang akan lebih terlihat dan apa yang menjadi kendala akan mulai dapat diselesaikan dengan baik. Ini memerlukan waktu dan ketenangan jiwa dalam mendengarkan bisikan suara sejati dalam diri yang akan menuntun kita menuju keputusan tepat dalam melangkah sehingga semua yang di kehendaki akan mulai terlihat dengan jelas, misteri hidup ini akan menjadi mudah untuk dilewati sehingga tidak ada lagi masalah besar yang membelit namun sebaliknya, semua akan mudah dijalani karena keyakinan akan kebesaran Tuhan semakin mantap dalam diri. Sehingga tidak ada lagi keraguan dalam melangkah membawa diri menapaki kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya.

Lantas bagaimana cara atau mantra untuk mencari guru sejati? Guru sejati atau teman sejati dalam diri sendiri adalah setiap bisikan hati nurani kita sendiri yang kadang disebut juga sebagai sedulur alus atau sesuatu yang selalu membuat kita yakin dalam menentukan keputusan, menimbang dan memilah mana yang baik dan tidak. Sehingga kalau untuk mencari hal tersebut dikembalikan lagi pada masing-masing orang, dalam merenungkan arti kehidupan ini dan memberikan makna dalam setiap langkah hidup akan membuat kita semakin jelas melihat seperti apa wujud dari guru sejati yang akan membuat kita tenang dan jiwa tenteram.


Bantu Share ya..
Related Posts

    Mantra Cinta Doa agar Tidak ditolak Cewek
    Doa Ilmu Supaya Cewek Suka sama Kita [Terpikat]
    Mantra Pemanggil Uang untuk Mendatangkan Duit
    Mantra Ajian Semar Nangis & Semar Kuning
    Penting: Cara Menggunakan Kol Buntet dengan Mantra Ampuh!
    Cara Membuka Indra Keenam dengan Ayat Kursi dan Manfaat, Bisakah?

Doa Memelihara Rasa Cinta dan Menghilangkan Kebencian Berlebihan

 Doa Memelihara Rasa Cinta dan Menghilangkan Kebencian Berlebihan

Doa memelihara rasa cinta suami pada istri misalnya dalam momen pernikahan yang penuh dengan dinamika kehidupan akan membuat kita merasa lebih baik apalagi kalau dapat mengatasi segala kesulitan bersama orang yang kita sayang. Memupuk kasih sayang dengan kelembutan hati sehingga kita senantiasa dekat dengan pasangan dalam berbagai hal karena semua akan kembali pada keadaan tertentu dari hidup ini apalagi kalau sudah ada keinginan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik sebelumnya. Dengan doa menghilangkan kebencian dalam hati mantan pacar atau doa menghilangkan cinta berlebihan pada pacar akan memastikan kita menjadi lebih baik dari sebelumnya apalagi kalau itu dilakukan dengan penuh perasaan untuk mencapai tujuan dan maksud hati yang selama ini sudah kita jalani dengan sepenuh hati.

Senantiasa dekat dengan kekasih akan membuat kita merasa lebih baik dari sebelumnya karena apa yang dilakukan akan mendatangkan manfaat kalau hati dipenuhi dengan kebaikan dan senantiasa mengutamakan kasih sayang dalam perbuatan kehidupan ini. Mendatangkan rasa cinta yang langgeng dan berterusan seperti ini bukan hal mudah karena selain keinginan yang kuat untuk menjalin cinta kasih maka hal lainnya adalah keteguhan hati dalam menjalani hidup dengan penuh komitmen bersama pasangan, mungkin ada masa susah dan membuat kita seakan putus asa. Namun dengan minat yang kuat untuk selalu bersama akan menjadikan yang tidak mungkin akan terasa lebih baik dari sebelumnya sehingga setiap pekerjaan dapat kita selesaikan dengan baik tanpa menimbulkan masalah baru apalagi sampai mendatangkan bencana kelak di kemudian hari.

Beberapa tips memelihara rasa cinta sehingga langeng:

    Memiliki tujuan jelas dalam hubungan yang dijalani
    Tahu kemana akan membawa hubungan tersebut
    Penuh komitmen bersama pasangan
    Selalu menjaga kepercayaan
    Memiliki tanggung jawab dalam memiliki utuhnya ikatan cinta meskipun kadang menemui masalah besar

Memanjatkan doa untuk pasangan dan kebaikan ikatan cinta sampai masa depan dan tidak terbatas waktu dapat kita lakukan dengan kalimat sendiri yang penting adalah khusyuk dalam berdoa dengan penuh harapan.

----------------------------------------------------------------

"Ya


Allah, penuhilah rasa cinta di antara hati kami, dan perbaikilah keadaan di antara kami,dan tunjukilah kami jalan-jalan kedamaian, dan selamatkanlah kami dari gelap gulita menuju terang benderang, dan jauhkanlah kami dari segala kekejian yang nyata dan yang tersembunyi. Dan anugerahilah keberkahan pada pendengaran, penglihatan, dan hati kami. dan anugerahilah keberkahan pada pasangan-pasangan kami serta keturunan-keturunan kami, dan berikanlah jalan taubat untuk kami, sesungguhnya Engkau adalah Maha Penerima taubat yang sangat penyayang. Dan jadikanlah kami menjadi orang-orang yang selalu bersyukur dan selalu memuji atas nikmat-nikmat-Mu, dan sempurnakanlah nikmat-nikmat-Mu atas kami.” (HR Abu Dawud).

اَللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلاَمِ وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ اِلَى النُّوْرِ وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَبَارِكْ لَنَا فِيْ أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُلُوْبِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ وَاجْعَلْنَا شَاكِرِيْنَ لِنِعْمَتِكَ مُثْنِيْنَ بِهَا عَلَيْكَ قَابِلِيْهَا وَأَتْمِمْهَا عَلَيْنَا. (رواه ابو داود)

`allâhumma `allif baina qulûbinâ, wa`ashlih dzâta baininâ, wahdinâ subulas-salâm, wa najjinâ minazh-zhulumâti ilan-nûr, wajannibnal-fawâhisya mâ zhahara minhâ wamâ bathan, wabârik lanâ fî `asmâ'inâ wa`abshârinâ waqulûbinâ wa`azwâjinâ wadzurriyyâtinâ watub 'alainâ `innaka `antat-tawwâbur-rahîm, waj'alnâ syâkirîna lini’matika, mutsnîna bihâ 'alaika, qâbilîhâ wa`atmimhâ 'alainâ
----------------------------------------------------------------

Yang paling penting adalah niat kita dalam hati untuk senantiasa bersama dengan pasangan dalam setiap keadaan karena hanya dengan kekuatan cinta dan kasih sayang akan tetap membuat kita yakin akan kelanjutan hubungan dimasa mendatang meskipun ujian hidup datang silih berganti namun kita tetap akan dapat melewati segala keadaan tersebut dengan batin yang kuat karena dalam berbagai keadaan akan sangat mungkin untuk mencapai kebaikan dimasa mendatang sehingga semua menjadi lebih baik untuk dijalani dengan seksama selagi masih ada kesempatan untuk tetap bersama dengan kekasih kita dalam kehidupan ini.


Bantu Share ya..
Related Posts

    Doa agar Kekasih Rindu Setengah Mati untuk Suami Istri yang Setia
    Ajian Pelet Singkir Jodoh Menjauhkan Seseorang dari Kita
    Doa Mendatangkan Keberuntungan dan Rejeki Berlimpah Tak Terduga
    Berikut Doa untuk Merubah Hati Seseorang yang Keras Kepala
    Penting: Doa agar diberi Kesabaran dalam Menghadapi Cobaan dan Masalah
    Doa agar Terbebas dari Hutang yang Menumpuk dan Dimudahkan Melunasi

Doa agar diberi Kemudahan dalam Mencari Pekerjaan, Jodoh dan Ujian


Doa agar diberi Kemudahan dalam Mencari Pekerjaan, Jodoh dan Ujian

Kita tidak pernah tahu apa akan akan terjadi di hari esok, yang paling baik untuk dilakukan adalah dengan memanjatkan doa agar diberi kemudahan dalam mencari pekerjaan yang berkah, sehingga mudah dalam mengumpulkan rizki halal karena dengan semua itu akan sampai pada keadaan dimana hidup akan bahagia dengan segala yang kita miliki saat ini. memohon segala sesuatu yang kita lakukan akan dapat berjalan dengan lancar tiada halangan menjadikan kehidupan ini lebih bermakna apalagi kalau seseorang kemudian memikirkan bagaimana caranya mencapai tujuan terakhir dalam kehidupan ini karena dengan melihat pada hal itu akan sampai pada kehidupan yang bahagia, jauh dari rasa iri dan dengki sehingga semua orang mulai memikirkan bagaimana mendapatkan kebahagiaan hidup sehingga apa yang dilakukan akan mendatangkan manfaat dalam keseharian.

Dengan mengucap doa yang khusyuk maka kita sudah memiliki bekal keyakinan kuat akan mampu melewati segala ujian hidup termasuk dalam mencari nafkah yang halal untuk keluarga, membahagiakan kedua orang tua termasuk dalam hal ini adalah bagaimana caranya mencapai tujuan hidup sehingga apa yang dilakukan sama sampai pada keadaan dimana orang tersebut menemukan kepastian dalam mencapai tujuan kehidupannya dengan seksama. Sampai akhirnya tidak ada lagi keraguan dalam hati dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan kepada kita termasuk dalam mencari jalur kehidupan yang layak sehingga semua hal akan sampai pada keadaan yang normal sehingga kita akan nyaman dalam melaksanakan segala keadaan dalam kehidupan ini.

Dibawah ini adalah doa yang admin kutip dari beberapa sumber dengan tetap mempertimbangkan apakah akan berguna dan layak diamalkan? Maka akan lebih baik kalau simak terlebih dahulu sebelum kita memutuskan apa yang hendak dilakukan untuk kebaikan tersebut.

 Bacaan dia berikut merupakan do’a yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menerangkan tentang permohonan untuk


dimudahkan dalam segala hal kehidupan ini, selamat menyimak:

Dari Anas bin Malik, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً


    “Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahlaa, wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlaa”


Artinya: Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah.

Kadangkala kita terasa sangat sulit dalam menemukan solusi terbaik untuk masalah yang kadang tidak kita mengerti bagaimana harus keluar dari sebuah kesulitan, sehingga usaha terakhir yang dilakukan seakan belum mendatangkan keberhasilan. Dalam hal seperti ini dukungan dari orang terdekat akan sangat penting, sehingga semua yang dilakukan akan mendatangkan semangat baru dalam melaksanakan setiap tugas yang ada sehingga tidak ada salahnya semua usaha tersebut dilakukan demi kebaikan bersama, termasuk bagaimana kita melewati kehidupan ini dengan penuh semangat sehingga semua hal tidak akan sampai pada keadaan tertentu kecuali kita sudah sampai pada keadaan dimana orang mulai memikirkan bagaimana harus bersikap dengan lebih baik sehingga semua akan dapat kita miliki dengan penuh perhatian sehingga tidak menimbulkan salah sangka dimata orang lain apalagi itu menyangkut kepentingan pribadi dan orang yang kita sayangi.

Sama halnya ketika kita merasa sangat sulit bertemu dengan seseorang yang cocok untuk menjadi teman hidup, atau dalam rangka mencari jodoh wanita atau pria idaman, Akan lebih baik kalau kita selalu memohon yang terbaik dariNya sehingga setiap apa yang kita lewati akan terasa penuh dengan nikmat karena semua itu sudah ditetapkan dan kita akan selalu dapat menjalani segala ujian hidup dengan penuh semangat dan perjuangan.


Bantu Share ya..
Related Posts

    Doa dimurahkan Rezeki dan Urusan Pekerjaan Suami
    Doa Pengunci Hati Suami Istri agar Tidak Berpaling dari Pasangan
    Doa Menyatukan Pasangan yang Sering Bertengkar dan Hendak Berpisah
    Mantra Cinta Jarak Jauh: mendoakan kekasih agar bahagia
    Doa Mantra Memulai Suatu Pekerjaan agar Tidak ada Halangan
    Kisah Sengsara Yesus Sampai pada Kebangkitannya menurut Yohanes

Doa Akhir Tahun

DOA-DOA YANG DIBACA PADA PAGI, SIANG SORE HARI SERTA BEBERAPA AMALAN YANG BERKAITAN DENGAN PENJAGAAN IMAN, DOA AWAL DAN AKHIR TAHUN, DOA SYURA DAN LAIN-LAIN

Di antara doa yang dibaca ketika pagi dan sore hari adalah doa beriku ini :

Hasbiyallahu la ilaha illa huwa alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul arsyil azhim, bismillahiladzi la yadhurru ma asmihi syai un fil ardhi wa lafis sama i wa huwas sami ul alim (3 kali)

Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy (singgasana) yang agung. Dengan nama Allah yang tidak ada bahaya apa pun bersama asma-Nya, baik di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar dan maha Mengetahui ( 3 kali)

Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab Sunan dengan sanad jayyid (bagus) dan beliau tidak memandangnya sebagau hadis dhaof (lemah), bahwasanya Nabi SAW., bersabda, “Barang siapa ketika pagi hari membaca :

Allahumma inni asbahtu asyhaduka wa asyhadu hamalata arsyika wa malaikataka wa jami’a khalqika annaka antallahulladzi la ila illa anta wahdaka la syarika laka wa anna muhammadan abduka wa rasuluka.

Ya Allah, sesungguhnya aku memasuki pada hari dengan bersaksi pada-Mu dan aku bersaksi pada penyangga Arsy-Mu, malaikat-malaikat-Mu dan semua makhluk-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Allah, yang tiada Tuhan selain Engkau, yang Esa, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba-mu dan utusan-Mu.

Maka Allah akan membebankan seperempat tubuhnya dari neraka, dan barang siapa mengucapkan sebanyak dua kali maka Allah akan membebaskan separuh tubuhnya dari neraka, dan barang siapa yang mengucapkannya sebanyak tiga kali maka Allah akan membebaskan tiga perempat tubuhnya dari neraka, dan barang siapa membacanya sebanyak empat kali maka Allah akan membebaskan seluruh anggota badannya dari neraka.”

Aku (Syekh Ahmad ad-Dairabi) membaca tulisan sebagaimana ulama yang menjelaskan bahwa barang siapa tengah tertimpa kesedihan atau kerisauan yang datang dari setan-atau melihat seseorang yang diduga sebagai jelmaan setan, atau tertimpa rasa was-was, atau melihat apa pun yang mengagetkan-lalu membaca doa yang merupakan doa milik Muhammad bin Wasi’ berikut ini :

Allahumma innaka sallathta alaina syaithanan aduwwal lana bashiran bi uyubina muththali’an ala auratina yarana huwa wa qabiluhu min haitsu la narahum fa ayishu minna kama ayastahu mir rahmatika wa qannith-hu minna kama qannathtahu min afwika wa ba’id bainana wa bainahu kama ba’adta bainahu wa baina jannatika birahmatika ya arhamar rahimin.

Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah menguasakan setan atas kami, yang merupakan musuh kami, yang mengetahui aib-aib kami, yang mencari-cari cela kami, ia dan teman-temannya melihat kami, dari tempat yang kami tidak mampu melihat mereka, maka buatlah ia putus asa dariku sebagaimana ia putus asa dari rahmat-Mu, dan buatlah ia hilang harapan dari kami sebagaimana ia hilang harapan dari maaf-Mu, dan jauhkanlah antara kami dan dia, sebagaimana Engkau jauhkan jarak antara dia dengan surga-Mu, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang maha Penyayang diantara para penyayang.

Barang siapa membaca pada pagi hari, maka akan mendapatkan keamanan hingga sore hari, barang siapa membacanya pada sore hari, maka akan aman hingga pagi hari.

Diantara bacaan yang bisa dibaca di waktu pagi dan sore hari adalah as-Sab’ul Munjiyat (tujuh surah penyelamat) yaitu surah as-Sajdah, surah Yasin, surah ad-Dukhan, surah al-Waqi’ah, surah al-Mulk, surah al-Ghasyiyah dan surah sl-Buruj. Demikianlah sebagian ulama menerangkan tentang khasiatnya.

Sebagian ulama berkata, “Barang siapa melanggengkan diri membaca tujuh surah diatas pada pagi dan sore hari, maka akan aman dari seluruh fitnah, selamat dari berbagai macam bahaya, dan cukuplah dengan sebutannya ‘tujuh surah penyelamat’ sebagai wasilah mujarab untuk mendapatkan keselamatan.”

Suatu ketika datanglaha seorang lelaki kepada Abu ad-Darda ‘. Lelaki itu kemudian berkata, “Sesungguhnya rumahmu tebakar.” Abu ad-Darda ‘menjawab, “Allah tidak akan melakukan hal itu,” Si lelaki lalu menjelaskan, “Kobaran api didekat rumahmu kemudian mati, bagaimana itu terjadi?  Abu ad-Darda ‘ menjawab, “Aku mendengar Rasulullah SAW., bersabda, ‘Barang siapa membaca kalimat berikut ini ketika pagi, maka tidak akan tertimpa suatu musibah apapun hingga sore hari. Kalimat tersebut adalah :


Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, alaika tawakkaltu wa anta rabbul arsyil azhim wa la haula wa la quwwata illa billahil aliyyil azhim ma sya allahu kana wa ma lam yasya lam yakun asyhadu annallaha ala kulli syai in qadir wa annallaha qad ahatha bikulli syai in ilma wa ashsha kulla syain adada annas sa ata atuyatun la raiba fiha wa annallaha yab atsu man fil qubur, allahumma inni audzubika min syarri nafsi wa min syarri ghairi wa min syarri kulli dabbah anta akhidzum binashiyatiha inna rabbi ala shirathim mustaqim wa anta ala kulli syai in hafizh. Inna waliyyiyallahu nazzalal kitaba wa huwa yatawallash shalihin fa in tawallau faqul hasbiyallahu la ilaha illa huwa alaihi tawakkaltu wahuwa rabbul arsyil azhim.

Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada selain Engkau, kepada-Mu aku bertawakal dan Engkau adalah Pemilik Arsy yang agung, tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah, yang mahatinggi dan Maha Agung, apa yang dikehendaki Allah ada, dan apa yang tidak dikehendaki Allah tidak ada. Aku bersaksi sesungguhnya Allah kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya Allah meliputi segala sesuatu dengan pengetahuan-Nya, dan mengetahui jumlah segala sesuatu, sesungguhnya Hari Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan di dalamnya. Dan sesungguhnya Allah, akan membangkitkan orang-orang yang ada dalam kuburnya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan diriku, keburukan selainku, dan keburukan semua makhluk yang melata, Engkau telah menggenggam ubun-ubun mereka, sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus, dan Engkau Maha Memelihara segala sesuatu. Sesungguhnya penolongku adalah Allah, yang telah menurunkan al-Quran dan Dia melindungi orang-orang saleh , maka jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy (singgasana) yang agung.”

Doa Nabi Khidir as. Dan Ilyas as. Dibaca sebanyak tiga kali pada pagi dan sore hari. Doaya yaitu :

Bismillahi ma sya allahu, la yasuqul khaira illallah, bismillahi ma sya allahu, la yashrifus su a illallah, bismillahi ma sya allahu, ma kana min ni’matin faminallah, bismillahi ma sya allahu, la haula wa la quwwata illa billahil aliyyil azhim, subhanallahi wa bihamdihi subhanallahil azhim wa la haula wa la quwwata illa billahil aliyyil azhim.

Dengan menyebur nama Allah,  apa yang menjadi kehendak Allah tidak ada yang menuntun pada kebaikan kecuali Allah, dengan menyebut nama Allah, apa yang menjadi kehendak Allah; tidak ada yang memalingkan dari keburukan kecuali Allah, dengan menyebut nama Allah, apa yang menjadi kehendak Allah; nikmat apa saja maka itu datangnya dari Allah, dengan menyebut nama Allah, apa yang menjadi kehendak Allah; tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah, yang Mahatinggi, dan  Maha Agung, Mahasuci Allah, dan segala puji bagi-Nya, mahasuci Allah yang Maha Agung, dan tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah yang Mahatinggi dan Maha Agung.

Dari kitab ash-shahihain (Sahih al-Bukhari dan sahih Muslim) disebutkan, Rasulullah SAW., memerintahkan al-Barra bin Azib agar saat hendak tidur membaca :

Rabbi in qabadhta nafsi farhamha wa in arsaltaha fahfazh -ha bima tahfazhu bihi ibadakash shalihin.

Ya Tuhanku, jika Engkau menggenggam jiwaku maka kasihilah ia, jika Engkau melepaskannya kembali maka jagalah ia dengan penjagaan yang sama seperti penjagaan-Mu terhadap hamba-hamba-Mu yang saleh.

Sebagian ulama mengatakan, “Tatkala sore menjelang atau tatkala pulang dari berpergian, maka seyogianya membaca :

A’udzu bikalimatillahit tammati min syarri ma khalaq (3 kali).

Aku berlindung dengan kalimat Allah Yang sempurna, dari bahaya makhluk yang Dia ciptakan (3 kali).

Apabila akan tidur, maka bacalah :

اللَّـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيمُ

Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Ynag terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada dihadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan Bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar. (QS. al-Baqarah [2]: 255-257)

وَإِن كُنتُمْ عَلَىٰ سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا۟ كَاتِبًا فَرِهٰنٌ مَّقْبُوضَةٌ ۖ فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُم بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِى اؤْتُمِنَ أَمٰنَتَهُۥ وَلْيَتَّقِ اللَّـهَ رَبَّهُۥ ۗ وَلَا تَكْتُمُوا۟ الشَّهٰدَةَ ۚ وَمَن يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُۥٓ ءَاثِمٌ قَلْبُهُۥ ۗ وَاللَّـهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
لِّلَّهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا۟ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّـهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۗ وَاللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
امَنَ الرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِاللَّـهِ وَمَلٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
لَا يُكَلِّفُ اللَّـهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِينَ
Dan jika kamu dalam perjalana sedang kamu tidak mendapatkan seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang. Tetapi, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, hendaklah yang dipercaya itu menunaikan amanatnya (utangnya) dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah, Tuhannya, dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barang siapa menyembunyikannya, sungguh hatinya kotor (berdosa). Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (al-Quran) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebijakan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami pikul, maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindunf kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.  (QS. al-Baqarah [2]: 283-286) (Dibaca sebanyak 3 kali).



إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّـهُ الَّذِى خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُۥ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرٰتٍۭ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ أَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْأَمْرُ ۗ تَبَارَكَ اللَّـهُ رَبُّ الْعٰلَمِينَ
 .ادْعُوا۟ رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
وَلَا تُفْسِدُوا۟ فِى الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلٰحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا ۚ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّـهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ

Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan, dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takit dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan. (QS. al-A’raf [7]: 54-56)



لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
فَإِن تَوَلَّوْا۟ فَقُلْ حَسْبِىَ اللَّـهُ لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ


Sungguh, tealh datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya pernderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman. Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung.” (QS. at-Taubah [9]: 128-129)


لَوْ أَنزَلْنَا هٰذَا الْقُرْءَانَ عَلَىٰ جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُۥ خٰشِعًا مُّتَصَدِّعًا مِّنْ خَشْيَةِ اللَّـهِ ۚ وَتِلْكَ الْأَمْثٰلُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
هُوَ اللَّـهُ الَّذِى لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عٰلِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهٰدَةِ ۖ هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيمُ
هُوَ اللَّـهُ الَّذِى لَآ إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحٰنَ اللَّـهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ
هُوَ اللَّـهُ الْخٰلِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ ۖ لَهُ الْأَسْمَآءُ الْحُسْنَىٰ ۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Sekiranya Kami turunkan al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu. Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir. Dialah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dialah Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara keselamatan, Yang Mahaperkasa. Yang Mahakuasa, Yang Memiliki keagungan, Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan. Yang Mengadakan, Yang membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah Apa yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahapekasa, Mahabijaksana. (QS. al-Hasyr [59]: 21-24)
  .لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ .اللَّـهُ الصَّمَدُ. قُلْ هُوَ اللَّـهُ أَحَدٌ
وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” (QS. al-Ikhlas [112]: 1-4). (Dibaca sebanyak 3 kali).


وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. مِن شَرِّ مَا خَلَقَ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ   
وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ. وَمِن شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada bahul-bahul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS. al-Falaq [113]: 1-5)


  إِلٰهِ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ.قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ       
الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُورِ النَّاسِ.مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS. an-Nas [114]: 1-6)


Diriwayatkan oleh ad-Darimi, juga oleh Ibnul Mundzir dalam kitab Tafsir-nya, serta ath-Thabrani dari sahabat Ibnu Mas-ud ra., beliau berkata, “Barang siapa membaca sepuluh ayat dari surah al-Baqarah di dalam rumah pada malam hari, maka setan tidak akan bisa masuk dalam rumah tersebut hingga Subuh.” Sepuluh ayat dari surah al-Baqarah yang dimaksud adalah empat ayat awal surah, ayat kursi, dua ayat sesudahnya, dan ayat :


لِّلَّهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِ ۗ وَإِن تُبْدُوا۟ مَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّـهُ ۖ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَآءُ ۗ وَاللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
امَنَ الرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِاللَّـهِ وَمَلٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
لَا يُكَلِّفُ اللَّـهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ إِن نَّسِينَآ أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُۥ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦ ۖ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَآ ۚ أَنتَ مَوْلَىٰنَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِينَ

Milik Allahlah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu nyatakan apa yang ada dalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagimu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (al-Quran) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebijakan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami pikul, maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindunf kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.  (QS. al-Baqarah [2]: 283-286)

Diriwayatkan oleh al-Bazzar dari Abul Mundzir al-Juhani, beliau berkisah,” Aku pernah berkata, ‘Wahai Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sebaik-baiknya perkataan.’ Beliau kemudian bersabda, ‘Ucapkanlah :

La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa hayyul la yamutu biyadihil khair wa huwa ala kulli syai in qadir.

Tiada Tuhan selain Allah, Dialah yang Esam tiada sekutu bagi-Nya, bagi-nya kerajaan dan bagi-nya segala pujian, Dia menghidupkan dan Dia mematikan, dan Dia Mahahidup takkan pernah mati, di tangan-Nya segala kebaikan dan Dia kuasa atas segala sesuatu.

Sebanyak 100 kali setiap hari. Maka dengan mengamalkannya pada hari itu, engkau akan menjadi seutama-utamanya manusia kecuali apabila ada orang lain yang melakukan hal serupa dengan yang engkau baca tersebut.”

Dalam Ash-Shahihain juga terdapat riwayat dari nabi SAW., bahwa beliau bersabda, “Barang siapa membaca :

La ilaha illallah, subhanallahi wa bihamdih.

Tiada Tuhan selain Allah, Mahasuci Allah, dan dengan segala pujian untuk-Nya.

sebanyak 100 kali setiap hari, maka akan dilebur kesalahan-kesalahan walaupun sebanyak buih dilautan.”

Dalam Kitan, Shahih Muslim disebutkan sebuah riwayat dari sahabat Abu Hurairah bahwasanya Nabi bersabda, “Barang siapa membaca :

Subhanallahi wa bihamdihi

Mahasuci Allah, dan dengan segala pujian untuk-Nya.

setiap hari sebanyak 100 kali, maka akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.”

Mengenai hal ini, ath-Thayyibi mengatakan, “Maksudnya adalah diamalkan setiap hari tanpa terikat waktu.” Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa pembebasan waktu itu memberikan pemahaman bahwa para pengamal akan mendapatkan pahala tersebut apabila membaca sebanyak 100 kali. Ulama lainnya menjelaskan bahwa waktu membacanya adalah setiap hari secara istikamah hingga selesai dalam satu majelis. (sekali duduk) atau tidak dalam sekali duduk, yaitu pada awal atau akhir siang.

Dalam ash-Shahihain terdapat sebuah riwayat dari sahabat Abu Musa al-Asy’ari beliau berkata, “Rasulullah SAW., bersabda, ‘Maukah kamu aku tunjukkan salah satu bangunan di antara bangunan-bangunan surga?’ Aku (Abu Musa) berkata, ‘Tentu, wahai Rasulullah.’ Beliau  bersabda, “ Ucapkanlah :

La haula wa la quwwata illa billah

Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah.”

Diriwayatkan dalam sebuah hadis sahih bahwasanya nabi SAW., bersabda, La haula wa la quwwata illa billah, merupakan obat bagi 99 penyakit, yang paling ringan adalah kesedihan.”

Diriwayatkan oleh al-Bazzar dari Abdullah bin Umar ra. Bahwasanya Rasulullah saw. Bersabda, “Barangsiapa membaca Subhanallahi wa bihamdihi maka akan ditanamkan pohon kurma untuknya di surga.”
Dalam ash-shahihain terdapat riwayat dari sahabat Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW., bersabda, “Dua kalimat yang ringan ketika diucapkan namun berat ketika berada dalam mizan (timbangan amal di akhirat) dan sangat disukai oleh Allah yaitu Subhanallahi wa bihamdihi subhanallahil azhim.”

Diriwayatkan pula oleh Sumarah bin Jundub bahwasanya Rasulullah bersabda, “ Perkataan yang paling dicintai Allah adalah Subhanallah wal hamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar, tidak masalah dimulai dari kalimat yang mana saja.”

Dalam kitab Shahih al-Bukhari terdapat riwayat dari Syaddad bin Aus, dari Nabi SAW., beliau bersabda, “Tuannya istigafar yaitu :

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana ala ahdika wa wadika mas tatha tu audzu bika syarri ma shana tu abu u laka bini matika alayya wa abu u laka bidzanbi faghfir li fi innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Ya allah, engkau tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, Engkau telah menciptakan dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan menegakkan janji pada-Mu dan meyakini janji-Mu semampuku, aku berlindung pada-Mu dari keburukan apa yang kuperbuat, aku mengaku pada-Mu akan nikmat-Mu yang telah Engkau berikan padaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku karena tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.


Apabila Sayyidul Istihfar (Tuannya Istigfar) ini dibaca waktu sore, maka jika (si pembaca) mati akan masuk surga atau akan menjadi ahli surga, dan jika dibaca pada pagi hari dan kemudian mati, maka akan mendapatkan pahala yang serupa.”

Diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dalam kitab ad-Da’awat dari sahabat Anas bin Malik ra., bahwasanya Rasulullah SAW., bersabda, “Tidaklah seorang hamba sahaya lelaki atau perempuan membaca istigfar sebanyak 70 kali setiap hari, kecuali Allah akan mengampuninya sebanyak 700 kali. Dan, sungguh merugilah orang yang dalam sehari melakukan dosa ;ebih dari 700 dosa.”
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah bersabda, “Barang siapa istikamah mengamalkan istigfar, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempitan, kebahagiaan dari setiap kesedihan, dan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.”

Diriwayatkan oleh Imam ath-Tabrani dalam kitab al-Ausath wal Khara ‘ith dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah SAW., bersabda, “Barang siapa ketika pagi menjelang siang membaca Subhanallahi wa bihamdihi 1000 kali, sungguh ia telah membeli dirinya sendiri dari Allah (untuk bebas dari neraka) dan pada akhir harinya ia akan dibebaskan Allah.”

Amalan di atas memiliki faedah yang mulia, karena itu seyogianya dihafalkan dan diamalkan secara istikamah. Kami memohon kepada Allah agar berkenan menunjukkan kepada kita setiap manfaat yang terkandung di dalamnya. Kami juga memohon kepada Allah agar menyamakan faedah amalan di atas dengan amalan para sufi yang mengamalkan la ilaha illallah sebanyak 70.000 kali dan berzikir kepada Allah. Sehingga dengan penyamaan faedah tersebut, dapat terbebaslah leher para pengamal yang mengamalkan sesuai jumlah itu, dapat membeli dari api neraka, mampu menjaga amalan tersebut untuk diri mereka sendiri dan keluarga serta sahabat mereka yang telah mati.
Imam al-Yafi i dan al-Mahyawi bin Arabi berwasiat agar (kita) senantiasa menjaga amalan di atas, karena sesungguhnya terdapat riwayat dari nabi SAW. Terkait hal tersebut. Selain itu, ada pula hikayat terkait dengannya; bahwasanya seorang pemuda saleh yang  telah mencapai derajat kasyaf (bisa menyingkap tirai kegaiban, ed) menjerit dan menangis sejadi-jadinya karena ibunya mati. Ia pun ditanya tentang sikapnya itu. Si pemuda menjawab bahwa ia melihat ibunya berada dalam neraka. Di antara pelayat, ada seorang syekh sufi yang hadir sambil membaca la ilaha illallah 70.000 kali yang pahalanya ia hadiahkan kepada ibu pemuda itu. Setelah mendengar penuturan dari si pemuda, syekh tersebut kemudian berkata dalam hatinya, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwasanya aku telah bertahlil kepada-Mu sebanyak 70.000 kali dan aku telah menyimpannya untukku. Aku juga bersaksi kepada-Mu bahwasanya aku telah membeli ibu pemuda itu dari api neraka dengan tahlil yang telah kubaca.”

Setelah sang syekh berkata seperti itu dalam hatinya, tiba-tiba saja pemuda itu tersenyum gembira, kemudian berkata, “Alhamdulillah, aku melihat ibuku telah keluar dari neraka dan masuk ke dalam surga.” Sang syekh lantas berkata, “Dari kejadian tersebut aku mendapatkaan dua faedah, yaitu kebenaran dari apa yang dikatakan si pemuda itu, dan kebenaran derajat kasyaf-nya.”

Sedangkan mengenai hadis yang berkaitan dengannya, salah seorang ulama mengatakan, “Aku tidak menanggapi hadis tersebut dengan apa yang aku ketahui dari pertanyaan yang dilontarkan kepada al-hafizh Ibnu Hajar tentang hadis, “Barang siapa membaca la ilaha illallah 70.000 kali, maka ia telah membeli dirinya sendiri dari Allah; apakah hadis tersebuh sahih, hasan, atau dhaif?’ Kemudian beliau menjawab, ‘Adapun hadis tersebut bukanlah hadis sahih, hasan dan bukan pula hadis dhaif. Namun hadis tersebut merupakan hadis yang bathil (tidak benar) dan maudhu (palsu) yang tidak dapat dibenarkan kecuali ada penjelasan perihal hadis tersebut.”

An-Najm al-Ghaithi juga telah menghukumi hadis di atas sesuai dengan jawaban al-Hafizh Ibnu Hajar. Walaupun demikian seyogianya settap orang mengamalkan amalan di atas dalam rangka meneladani petunjuk dan ucapan para sufi yang berwasiat, sekaligus dalam rangka mengambil berkah dengan tindakan mereka.

Guru kami Syekh Usman an-Najdi al-Hanbali berkata, “Dia antara amalan yang kami dapatkan dari guru kami, Syekh Yahya al-maghribi yang beliau ambil pula dari para guru beliau, yaitu setelah sjalat membaca :

Allahumma shalli ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala alihi wa shahbihi wa sallim (200kali)
Ya allah curahkanlah shalawat pada junjungan kami Muhammad, nabi yang ummi, keluarga serta sahabatnya, dan berilah keselamatan (200 kali)

Hasbunallah wa nikmal wakil (100 kali)

Cukuplah allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung (100 kali)

Wa ufawwidhu amri ilallah, innallaha bashirum bil’ibad (200kali)

Dan aku serahkan perkaraku kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya (200 kali)

Apabila engkua kesulitan dalam mengamalkannya, maka bisa engkau kumpulkan seluruh amalan tersebut dalam satu waktu baik di siang hari ataupun malam hari.”

Imam Ghazali berkata, “Tidaklah aku mendapatkan futuh (penyingkapan hal-hal gaib) dan berkah kecuali dengan wirid-wirid berikut ini :”

    Pada hari Jumat membaca, “Ya Allah” 1000 x
    Pada hari Sabtu membaca, “La ilaha illallah,” 1000 x
    Pada hari Minggu membaca, “Ya hayyu ya qayyum,” 1000 x
    Pada hari Senin membaca, “La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil azhim,’ 1000 x
    Pada hari Selasa membaca, shalawat 1000 x
    Pada hari Rabu membaca, “Astaghfirullahal ‘azhim,” 1000 x
    Pada hari Kamis membaca, “Subhanallahil ‘azhim wa bihamdihi,” 1000x

Berbagai Khasiat Dan Manfaat Basmalah

BERBAGAI KHASIAT DAN MANFAAT BASMALAH



     Syekh al Minawi dalam kitab Syarh al-Kabir ‘ala Jami’ ash Shaghir berkata, “Diriwayatkan bahwa ketika ayat basmalah yang mulia itu diturunkan, gunung-gunung bergetar karena keagungannya. Malaikat Zabaniah kemudian berkata, “ Siapa yang membacanya, maka ia tidak akan masuk neraka.”

Basmalah terdiri dari 19 huruf. Jumlah tersebut sama dengan jumlah malaikat yang bertugas menjaga neraka. Siapa yang banyak mewiridkannya, Allah akan memberi rezeki berupa kewibawaan dihadapan penghuni langit dan bumi. Dengan basmalah inilah, Allah menegakkan takhta Nabiyullah Sulaiman as.

Siapa yang menulis basmalah sebanyak 600 kali, kemudian membawa tulisan tersebut, maka ia akan tampak berwibawa dalam hati setiap makhluk yang memandangnya.

Diriwayatkan dari sebagian ulama saleh, mereka berkata,” Siapa yang menulis basmalah sebanyak 625 kali, kemudian membawa tulisan itu, maka Allah akan menganugerahinya kewibawaan yang agung dan tidak ada seorang pun yanh kuasa menimpakan kejahatan padanya, dengan izin Allah SWT. Sebagian ulama berkata, “Sesungguh, amalan ini sangat mujarab, Alhamdulillah.”

Diantara khasiat basmalah adalah sebagaimana yang dikatakan sebagian ulama saleh berikut :” Siapa yang menulis basmalah pada secarik kertas diawal bulan Muharam sebanyak 113 kali, kemudian membawanya, maka ia tidak akan menjumpai sesuatu yang dia benci selama sisa umurnya.”

Mereka juga mengatakan, “Siapa yang membaca “bismillahirrahmanirrahim’ 12000 kali; setiap selesai membaca 1000 kali diselingi shalat dua rakaat dan shalawat kepada Nabi saw. Lalu memohon kepada Allah apa yang menjadi hajatnya, lalu melanjutkan kembali membaca basmalahnya hingga ketika hitungan 1000 ia mengulangi cara yang telah disebutkan sampai selesai 12000 kali maka hajatnya akan terkabulkan, apa pun itu, atas izin Allah SWT,”

Khasiat lainnya, apabila basmalah dibacakan pada unta yang sudah tua sebanyak 786 kali selama tujuh hari berturut-turut dengan niat apa pun, maka niatnya itu akan terwujud, baik untuk mendatangkan kebaikan, menolak keburukkan, atau agar laku dijual. Dengan izin Allah akan segera laku.”

Khasiat selanjutnya, siapa yang membaca basmalah sebanyak jumlah hurufnya yakni sebanyak bilangan yang telah disebutkan, kemudian shalat sunah enam rekaat dengan tiga salam yang pada setiap rakaat membaca Alfatihah dan al-Insyirah sebanyak 15 kali, kemudian setelah selesai (shalat) membaca doa berikut :

BAB 1

Allahumma inni as’ aluka bifadhli bismillahirrahmanirahimi wa as’ aluka bi’ azhamati bismillahirrahmanirahimi wa as’ aluka bijala’i bismillahirrahmanirahimi wa as’ aluka bihaibati bismillahirrahmanirahimi wa bihurmati bismillahirrahmanirahimi wabijabaruti malakuti kibriya i bismillahirrahmanirahimi wa bi’ izzati wa quwwati wa qudrati bismillahirrahmanirahimi irfa’ qadri wa yassir amri wa ajbir kasri wa aghni faqri wa athil ‘umri bifadhlika wa karamika wa ihsanika ya man huwa Kaf-Ha-Ya- ‘Ain- Shad, Ha- Mim, ‘Ain-Sin- Qaf, Alif-Lam-Mim,  Alif-Lam-Mim-Ra’ bisirri bismillahil a’zhami Allahu ;a ilaha illa huwal hayyul qayyumul ‘aliyyul ‘azhimul akramu dzuljalali wal ikrami. Wa as’ aluka bijalalil haibati wa bi’ izzil ‘izzati wa as’ aluka bikibriya ‘il ‘azhamati wa bijabarutil qudrati an taj’alani munalladzina la khaufun ‘alaihim wa la hum yahzanun. As as aluka bidawamil baqa’ i wa dhiya in nuri taj’alani minash shalihina, wa as aluka bihusnil baha i wa bi isyraqi wajhukal karimi an tudkhilani birahmatikan fi jannatin na’imi ya rabbal ‘alamin. Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pada -Mu dengan keutamaan bismillahirrahmanirahim, dan aku memohon pada-Mu dengan kemuliaan bismillahirrahmanirahim, dan aku memohon pada-Mu dengan keagungan serta keterpujian bismillahirrahmanirahim, dan aku memohon pada Mu dengan ketinggian martabat bismillahirrahmanirahim dengan keluhuran bismillahirrahmanirahim, dengan keteguhan, kekuasaan dan kemegahan bismillahirrahmanirahim, dengan kehormatan, kekuatan, dan kuasa bismillahirrahmanirahim, maka angkatlah derajatku, mudahkanlah urusanku, kuasai diriku saat lemah, entaskan aku dari kefakiran, panjangkan umurku, dengan keutamaan-Mu, kemuliaan-Mu dan kebaikan_mu, wahai Dzat (yang mengetahui rahasia) Kaf-Ha-Ya ‘Ain-Shad, Ha-Mim ‘Ain-Sin-Qaf, Alif-Lam-Mim-Ra’  dengan rahasia Asma Allah yang mulia, Allah yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, maha Tegak, Maha Tinggi, Maha Agung , Maha Mulia yang memiliki Keagungan akan ketinggian martabat-Mu, dengan kemuliaan akan sifat Maha Mulia-Mu, dan aku memohon pada-Mu dengan kemegahan sifat Keagungan-Mu, dan dengan keteguhan sifat Maha Kuasa-Mu, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang tidak pernah merasa takut (menghadapi keadaan pada Hari Kiamat) dan tidak bersedih (atas apa yang tidak mereka dapatkan dari dunia). Dan, aku memohon pada-Mu dengan keabadian sifat kekal Mu dan cahaya Mu, masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang saleh. Dan, aku memohon pada-Mu dengan keelokan Mahaindah-Mu dengan pancaran ‘Wajah-Mu yang Maha Mulia, agar dengan rahmat Mu engkau masukkan aku ke dalam surga yang penuh kenikmatan, wahai Tuhan semesta alam. Semoga Allah memberikan rahmat pada tuhan kami muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya".

Siapa yang melakukan amalan tersebut maka akan tercapai apa yang menjadi hajatnya, dengan izin Allah.
Dan, Aku (Syekk Ahmad ad-Dairabi) telah meneliti sebagian kitab yang menjelaskan bahwa siapa yang membaca doa di bawah ini sebanyak 12 kali, Allah akan mengabulkan hajat-hajatnya. Inilah doa yang dimaksud :

Bismillahirrahmanirahim, allahumma inni as ‘aluka bifadhli bismillahirrahmanirahim wabihaqqi bismillahirrahmanirahim wa bihaibati bismillahirrahmanirahimi wa bimanzilati bismillahirrahmanirahimi irfa qadri wa yassir amri wasyrah shadri ya man huwa Kaf-Ha-Ya- ‘Ain- Shad, Ha- Mim, ‘Ain-Sin- Qaf, Alif-Lam-Mim,  Alif-Lam-Mim-Ra’, Ha-mim, Allahu la ilaha illa huwal hayyul qayyumu, bisiril haibati wal qudrati wal jabaruti wal ‘azhamati, ij’alni min ‘ibadikal mutaqin, wa ahli tha’atikal muhibbin waf’al li..... Ya rabbal ‘alamin, wa shallalahu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wa shahbihi ajma’in.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Mu dengan keutamaan bismillahirrahmanirahim, dengan kebenaran bismillahirrahmanirahim, dengan kemegahan bismillahirrahmanirahim, dengan kedudukan bismillahirrahmanirahim, angkatlah derajatku dan mudahkanlah urusanku, lapangkanlah hatiku, wahai Dzat yang mengetahui rahasia Ha-Mim ‘Ain-Sin-Qaf, Alif-Lam-Mim, Alif-Lam-Mim-Ra’, Ha-Mim. Allah tiada Tuhan selain Dia, Dzat yang Maha Hidup dan Maha tegak, dengan rahasia keluhuran martabat-Mu kuasa-Mu, keteguhan-Mu, dan kemuliaan-Mu, masukkanlah aku kedalam hamba-hamba-Mu yang bertakwa dan orang-orang taat yang mencintai-Mu, dan berbuatlah untukku (...) wahai Tuhan semesta Alam. Semoga Allah memberikan rahmat pada tuan kita Muhammad dan keluarganya serta para sahabatnya, semuanya.

Diantara  penjelasn yang mengupas keutamaan basmalah adalah riwayat yang disebutkan al-Allamah al-Khathib  asy-Syarbini (w.1566M) dalam Muqaddimah-nya sebagai berikut :

al-Allamah al-Khathib  asy-Syarbin berkata, “Diriwayatkan bahwasanya yang pertama kali diturunkan kepada Adam as. adalah bismillahirrahmanirahim. Adam kemudian memperbanyak diri membacanya sehingga Allah menerima tobatnya dan mengampuni dosa-dosanya. Setelah itu, basmalah diangkat dan diturunkan kepada Nuh as. Ketika itu ia sedang ada diatas kapal yang kemudian terdampar di atas gunung. Lalu, basmalah diangkat dan diturunkan kepada Ibrahim as. Maka Ibrahim pun membaca saat berada  di timba mangonel (ketapel besar untuk melempar api). Maka Allah menjadikan api yang membakar Ibrahim dingin dan selamatlah dia. Kemudian, basmalah diangkat kembali dan diturunkan kepada Musa as. Maka dengan perantara basmalah itu kalah Firau dan bala tenteranya. Dengan perantara basmalah pula lautan dibelah untuknya. Kemudian basmalah diangkat kembali dan diturunkan kepada Sulaiman as. Maka dengan perantara basmalah Allah menundukkan seluruh jin, manusia dan burung untuk Sulaiman. Setiap kali dia membacanya maka seketika itu juga setiap makhluk akan taat kepadanya. Kemudian basmalah diangkat kembali dan diturunkan kepada Isa as. Maka dengan perantara Basmalah, Isa mampu menyembuhkan orang buta dan orang yang menderita penyakit kusta. Dengan perantara basmalah pula lah, isa mampu menghidupkan orang yang telah mati. Biidznillah. Kemudian basmalah diangkat kembali dan diturunkan kepada nabi Agung Muhammad SAW. Maka jadilah basmalah itu pembuka yang agung untuknya, dan Allah bersumpah bahwa tidaklah seorang Mukmin menyebut-Nya dengan  basmalah kecuali akan mendapatkan keberkahan didalamnya. Tidaklah seorang pun dari umat Muhammad Saw yang membacanya untuk memohon hajat kepada Allah kecuali Allah akan mengabulkan hajatnya, apa pun itu.”

Diantara khasiat basmalah yang lain, siapa yang membacanya ketika hendak tidur sebanyak 21 kali, maka Allah akan memberikan keamanan kepadanya pada malam itu dari setan, pencuri, mati mendadak, dan akan dilindungi dari setiap bahaya. Lalu, apabila dibaca dihadapan orang zalim sebanyak 50 kali, maka Allah akan menghinakan orang zalim itu. Dan, tidaklah basmalah dibacakan pada suatu penyakit sebanyak 100 kali selama tiga hari, melainkan penyakit itu pasti akan terangkat, dengan izin Allah SWT.

Khasiat lainnya adalah untuk mengabulkan berbagai hajat dan untuk menemui penguasa. Apabila engkau berniat melakukan itu, maka berpuasalah pada hari Kamis dan berbukalah dengan kismis atau kurma. Kemudian, tunaikanlah shalat Maghrib. Selesai shalat bacalah 121 kali. Setelah itu, tunaikanlah shalat Isya lalu bacalah basmalah sebanyak-banyaknya tanpa ditentukan bilangannya hingga engkau tertidur. Apabila engkau masuk waktu Subuh, setelah itu bacalah basmalah sebanyak bilangan yang telah disebutkan. Kemudian, tulislah basmalah itu dan bawalah. Maka demi Allah yang tiada Tuhan selain Dia, orang yang melakukan amalan itu, baik lelaki atau perempuan, pasti akan terlihat berseri-seri seperti bulan purnama dalam penglihatan setiap manusia, dan ia akan menjadi orang yang perkasa, berwibawa, agung, ditaati, setiap orang melihatnya dengan rasa cinta, mengikuti setiap tindakannya, dan Allah akan menancapkan kecintaan padanya dalam hati setiap makhluk. Adapun cara menuliskannya adalah dengan memutus huruf-hurufnya seperti ini :

م ي ح ر ل ا ن م ح ر ل ا هـ ل ل ا م ش ب

Usahakan tulisan di atas tidak dapat dihapus dan setiap basmalah ditulis pada lirik atau baris berbeda.

Apabila ditulis 61 kali lalu diletakkan pada orang yang anak-anaknya rawan mati, maka anaknya (yang lain) akan sehat dan hidup. Ini telah dicoba dan berhasil, dan Allah Mahakuasa atas segal sesuatu.
Apabila ditulis pada kertas sebanyak 101 kali kemudian dikubur di sawah atau ladang, maka sawah atau ladang itu akan subur, terlindungi dari semua penyakit dan menghasilkan keberkahan di dalamnya.

Apabila ditulis pada papan atau lembaran dari timah kemudian diletakkan pada jaring ikan, maka akan berkumpullah ikan-ikan dari berbagai penjuru.
Dan siapa menulis : الرحيم  الرحمن sebanyak 500 kali pada secarik kertas dan kertas itu dibacakan basmalah sebanyak 150 kali kemudian dibawa untuk menemui penguasa, maka si pembawa akan aman dari keburukan penguasa itu dan ia tidak akan menemui kesuilatan atau kesusahan.
Dan, siapa menilis : الرحيم pada secarik kertas sebanyak 190 kali kemudian membawanya di medan pertempuran, maka tidak ada senjata yang mampu melukainya dan ia tidak akan menemui kesulitan maupun bahaya.

Siapa yang menulis basmalah pada secarik kertas sebanyak 21 kali dan mengalungkannya pada orang yang menderita sakit kepala maka ia akan mendaptkan manfaat darinya.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., beliau berkata, “ Siapa yang memiliki hajat kepada Allah maka hendaklah ia berpuasa pada hari Rabu, Kamis, dan Jumat. Apabila sampai pada hari Jumat lalu bersedekalah dengan sesuatu yang bisa disedekahkan. Setelah shalat Jumat hendaknya dia membaca doa berikut :

Allahumma inni as’ aluka bismika bismillahirrahmanirahim  alladzi la ilaha illa huwa alimul ghaibi wasy syahadatir rahmanir rahimi wa as ‘aluka bismika bismillahirrahmanirahim  alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum alladzi ‘anat lahul wujuhu wa khasya’at lahul absharu wa dzallat lahul qulubu min khasy-yatihi an tushalliya ala muhammadin wa ala ali muhammadin wa an tu’thiyani hajati.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pada-Mu dengan asma-Mu, dengan asma Allah ar-rahman ar-rahim yang tidak ada Tuhan selain Dia Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dan aku memohon kepada-Mu dengan asma-Mu, dengan asma Allah ar-rahman ar-rahim yang tiada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Maha tegak yang tidak pernah ngantuk dan tidak pernah tidur, yang keagungan-Nya memenuhi langit dan bumi. Dan aku memohon kepada-Mu dengan asma-Mu, dengan asma Allah ar-rahman ar-rahim  yang tiada Tuhan selain Dia, yang wajah-wajah tunduk pada-Nya, pandangan-pandangan takluk pada-Nya, kalbu-kalbu merendah pada-Nya karena takut kepada allah, agar Engkau memberikan rahmat kepada Muhammad dan kepada keluarganya dan agar Engkau memberiku (...).

Abdullah bin Umar ra. Berkata, “Jangan engkau ajarkan amalan tersebut kepada orang-orang bodoh diantara kalian hingga sebagian mereka mendoakan keburukan pada bagian yang lain (Sebab) seketika itu juga akan dikabulkan Allah.”

Siapa yang ingin mencegah setiap orang dari tindakan sewenang-wenang, maka tulislah jadwal (kolom) basmalah pada sepotong timah dan tuliskanlah nama orang yang dimaksud kedalam wifiq. Kemudian, asapilah dengan bakaran kayu wangi (hantit/ asafetida), bawang merah. Setelah itu, kuburlah potongan timah tersebut ditempat yang dekat dengan apai yang terjaga nyalanya. Jangan sampai potongan timah itu terkena api karena jika itu terjadi, orang yang dimaksud akan mati dan engkau akan dituntut dihadapan Allah. Dan, berikut ini wifiq yang dimaksud :

     الرحيم    الرحمن    الله    بسم
بسم         الرحيم    الرحمن    الله
الله    بسم         الرحيم    الرحمن
الرحمن    الله    بسم         الرحيم
الرحيم    الرحمن    الله    بسم   

Berikut ini doa yang dibaca pada orang yang sewenang-wenang tersebut :

Bismillahirrahmanirahim, allahumma inni as ‘aluka bismikal ‘azhimil a’zhami wa huwa Bismillahirrahmanirahim alladzi anat lahul wujuhu wa khasya’at lahul ashwatu wa wajilat min khasyyatil qulubu an tushalliya wa tusallima ‘ala sayyadina muhammadin wa’ala alihi wa shahbihi wa an taqdhiya hajati min fulanin, allahumma in kunta ta’lamu annahu yarji’u amma huwa fihi fahdihi wa waffiqhu wa in kunta ta’lamu annahu la yarji’u fa anzil ‘alaihi bala aka wa sukhthaka wa ghadhabaka wa ahlikhu ya qahiru ya qadiru ya muqtadiru ya Allah (7kali).

Dengan menyebur nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan asma-Mu yang maha mulia dan sangat mulia yaitu Bismillahirrahmanirahim yang wajah-wajah tertunduk kepada-Nya, suara-suara patuh pada Nya, hati-hati gemetar takut pada Nya, agar Engkau memberikan rahmat dan keselamatan kepada Tuan kami Muhammad dan keluarga serta sahabatnya, dan Engkau memenuhi hajatku dari ... (sebutkan namanya ). Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwasanya ia akan berpaling dari kesewenang-wenangan maka berilah dia hidayah dan taufik. Jika Engkau mengetahui bahwa dia tidak akan berpaling, maka turunkanlah bala bencana-Mu, kemurkaan-Mu, kemarahan-Mu dan hancurkan dia. Wahai Dzat yang Maha Menaklukkan, wahai Dzat yang Maha Kuasa, wahai Dzat yang Maha Berkuasa, Ya Allah, (7Kali).

Bacalah doa di atas sebanyak 700 kali. Maka apabila orang zalim itu bermaksud kembali pada kezalimannya, maka ia akan cepat binasa. “Takutlah kepada Allah dalam doa tersebut,” demikian disebutkan oleh Ahmad bin Ali al-Buni (w. 1225 M) dalam kitab Syamsul Ma’arif.

Imam al-Buni juga berkata dalam kitab ar-Raqim  bahwa, “Siapa yang ingin melihat sesuatu terjadi pada musuhnya, maka hendaklah ia menulis basmalah pada lembaran timah. Lalu, ia tulis nama orang yang dimaksud ditengah kolom pada waktu kapan pun di hari Jumat. Kemudian, hendaknya ia mengasapi timah itu diatas api kecil yang membakar kayu wangi (hantit/ asafetida) dan kemenyan Arab (hashalubban dzakar / olibanum). Jauhkan potongan timah itu dari api, karena jika terlalu dekat dengan api orang yang dimaksud akan binasa dan Allah akan menuntutmu. Sebab perbuatan mu itu, Allah akan membalaskan dendamnya darimu. Karena, siapa yang membunuh dengan doanya maka seakan-akan ia membunuh dengan pedangnya. Maka takutlah pada hari ke tiga segala rahasia ditampakkan dan segala rahasia batin tersingkap. Yakutlah kepada Allah wahai orang-orang yang melakukan (amalan ini). Ketahuilah bahwasanya ampunan Allah merupakan seagung-agungnya permohonan. Dan inilah Wifiq yang ditulis pada lembaran timah :


     الرحيم    الرحمن    الله    بسم
بسم         الرحيم    الرحمن    الله
الله    بسم         الرحيم    الرحمن
الرحمن    الله    بسم         الرحيم
الرحيم    الرحمن    الله    بسم   



Al’ Allamah Syekh Ahmad Zaruq (w.1493) dalam kitab Syarh Asma illahil Husna, “ Apabila engkau ingin menghancurkan orang zalim dan fasik, maka tulislah wifiq basmalah pada lembaran timah dan tuliskan nama orang yang dimaksud pada sekitar wifiq. Kemudian, asapilah dengan kayu wangi (hantit/ asafetida) dan arsenikum (warangan, berangan) merah (zarnikh), letakkan lembaran tersebut di sekitar api. Jangan menempelkannya pada api karena orang yang engkau maksud bisa mati dan engkau pasti akan diminta pertanggungjawaban di hadapan Allah. Berikut ini doa yang ditunjukan pada orang zalim atau orang fisik :

Allahumma inni as’aluka bismika Bismillahirrahmanirahim alladzi la ilaha illa huwa alimul ghaibi wasy syahadati huwar rahmanur rahimu wa as aluka bismika Bismillahirrahmanirahim ka ikaha ikka huwal hayyul qayyumu alladzi la ka khudzuhu sinatuw wa la naum alladzi mala ‘at azhamatuhus samawati wal ardha wa as’aluka bismika Bismillahirrahmanirahim alladzi ‘anat lahul wujuhu wa khasya at lahul ashwatu wa wajilat minhul qulubu an tushalliya wa tusallima ‘ala sayyidina wa nabiyyina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa an taqdhiya hajati fi halaki fulanin ya qahiru ya qadiru ya muqtadiru ya allah (7 kali)

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada Mu, dengan asma-Mu dengan asma Allah ar-rahman, ar-rahim yang tiada Tuhan selain Dia, yang Maha Mengetahui alam gaib dan alam nyata. Dialah Dzat yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Dan aku memohon kepada -mu, dengan asma_mu, dengan asma Allah ar-rahman, ar-rahim yang tiada Tuhan selain Dia, yang Maha Hidup, Mahategak, yang Tidak Pernah Mengantuk dan Tidak Pernah Tidur, yang kemulian-Nya memenuhi langit dan bumi. Dan, aku memohon pada-Mu, dengan asma-Mu, dengan asma ar-rahman, ar-rahim, yang wajah-wajah tunduk pada-Nya, suara-suara khusuk menyebut-Nya, kalbu-kalbu gemetar (karena takut pada-Nya), agar Engkau memberikan rahmat dan keselamatan kepada Tuan kami, Muhammad, keluarga, serta sahabatnya dan agar Engkau mengabulkan hajatku dalam upaya menghancurkan (sebutkan namanya). Wahai Dzat Yang Maha menaklukkan, wahai Dzat yang Maha Kuasa, wahai Dzat yang Maha Berkuasa, Ya Allah, (7 kali).

            Maka orang zalim yang di tuju sungguh akan hancur, karena amalah tersebut sangat mustajab. Dan inilah wifiq yang dimaksud :

     الرحيم    الرحمن    الله    بسم
بسم         الرحيم    الرحمن    الله
الله    بسم         الرحيم    الرحمن
الرحمن    الله    بسم         الرحيم
الرحيم    الرحمن    الله    بسم   

TEGURAN LELEMBUT MEMBUKA MATA HATI

TEGURAN LELEMBUT MEMBUKA MATA HATI


Oleh : Ono P. Haisan


Bukan bermaksud mengungkit kembali peristiwa pahit yang terkubur di masa silam, namun penulis sengaja ungkap kepermukaan atas dasar nilai kemanusiaan yang patut diteladani. Semoga saja bencana tersebut, jadi cermin bagi pembaca setia majalah Mister.



Tak dinyana, pertemuan dengan sosok gaib ternyata bebuah petaka. Pasalnya, ketika bukit di dusun Jemblung yang biasa mereka tanami palawija, tiba-tiba berubah menjadi teror maut, lebih dari seratus orang terkubur hidup-hidup. Begitu pula satu dusun rumah warga yang telah puluhan tahun mereka tempati jadi korban timbunan material longsor. Meski kini, lokasi bekas bencana itu telah ditutup, namun beragam pengalaman getir masih membekas dan sulit dihilangkan dari ingatan mereka.

Bahkan salah seorang korban sempat mengalami goncangan jiwa. Untung segera tersadar dan mata hatinya mulai terbuka. Dirinya yakin, jika semua itu adalah kehendak Yang Maha Khaliq. Lelaki paruh baya yang akrab disapa lek kumis ini, dengan terbata-bata mengisahkan bagaimana pergulatan antara hidup dan mati pada saat bencana itu terjadi.

Tak terlintas dalam benak, jika tempat tinggalnya dan ratusan rumah lain di penghujung tahun 2014 menjadi korban jalur maut luncuran jutaan kubik, tanah material bebatuan dan patahan batang pepohonan dari atas bukit yang selama ini menjadi tumpuan hidup mereka. Padahal secara realitas, perbukitan yang menjulang disebelah utara dusunnya itu, aliran longsor tersebut seharusnya melewati sungai dan ladang yang jauh dari rumah-rumah mereka.

Ternyata rencana manis Tuhan itu tak satupun manusia yang mampu memprediksi. Dalam hitungan menit, dusun Jemblung, Desa Sampang, kecamatan kerangkobar kabupaten banjarnegara, jawa tengah jadi lokasi makam umum dadakan setelah tertimbun tanah perbukitan yang turun dalam kecepatan tinggi. Tragisnya, kejadian tersebut justru disaksikan Lek Kumis dengan mata kepala sendiri. Gelombang tanah yang turun deras itu menerjang dan memporak-porandakan dusunnya.

Lelaki 58 tahun ini menuturkan, peritiwa menegerikan itu berawal saat dirinya hendak pulang meninggalkan ladang. Lek Kumis memang dikenal ‘manuk’ nya diperbukitan tersebut. Selain kerja serabutan sebagai tukang batu, dan tukang ngerek padi di sawah, diwaktu luang ia isi dengan menggarap ladang di lereng tersebut untuk ditanami jagung, ketela pohon, ketela rambat, dan kacang tanah.. Maka tak heran jika dejak munculnya srenggenge di ufuk timur hingga menjelang Maghrib, bisa dipastikan dirinya akan melintas di lereng bukit yang ada di utara dusunnya itu. Tek peduli cuaca terang ataupun hujan, ia tetap mendaki bukit tersebut untuk berladang.

Diceritakan, sore itu gerimis mulai turun. Lek kumis mengajak istri, beberapa ponakan dan seorang tetangga, untuk menyudahi pekerjaan memetik jagung yang sedang dipanen. Tidak biasnya, entah kenapa saat itu dirinya tiba-tiba berkeinginan untuk menyudahi pekerjaan dan mengajak mereka pulang. Dan tanpa bertanya alasannya, mereka pun manut saja pada lek Kumis. Selama perjalanan menuruni lereng, tak terlintas firasat apapun dalam benak. Namun secara tiba-tiba lek kumis mendengar suara gemuruh dan patahan pepohonan tumbang yang berganti dengan suara bebatuan jatuh begitu dekat. Tak lama berselang disusul oleh teriakan kedua orang ponakannya yang berlarian di belakang dengan mimik ketakutan.

Menyaksikna  kedua anak kakaknya histeris semakin membuat Lek Kumis kaget. Begitu pula istrinya. Suami-istri itu segera tersadar, bahwa saati itu mereka sedang dalam bahaya besar. Terlebih saat menyaksikan ponakannya gulung kuming terhantam lungsuhan tanah lereng yang melorot turun. Mereka segera berlari menyelamatkan diri, menghindari longsohan tanah material.

Namun terlambat, dalam waktu singkat tiba-tiba  runtuhan tanah berlumpur disertai batang-batang pepohonan yang tumbang berguguran menimbun semua yang ada di lokasi. Belum juga menyadari sepenuhnya, Lek Kumis yang waktu itu membawa bronjong isi jagung hasil panen langsung terdorong hingga ratusan meter. Saat itulah ia terpisah dari istri tercinta.

Luncuran material tanah itu, menurutnya, bagai gelombang lava gunung yang tengah erupsi hingga menyeret semua benda yang menghadangnya.

“Saya tergukung tanah lumpur cukup jauh. Setelah sadar tubh saya sudah terkubur lumpur sampai kepala,” kata pria yang mengaku terkubur hingga longsoran tanah bukit tersebut. Entah berapa lama ia terkubur, yang jelas begitu dirinya tersadar, ia baru mengerti, jika dirinya telah menjadi korban bencana tanah longsor.

Dengan sekuat tenafa berusaha melepaskan diri dan timbunan lumpur, sedikit demi sedikit ia mengerak-gerakkan tubuh, tak urung kepalanya pun mucul ke permukaan. Namun apa lacur, katanya waktu itu sisa tenaganya sudah terkuras habis, hingga membuat tubuhnya lemas tanpa daya. Selanjutnya, ia mengaku tak ingin apa apa lagi.

Entah berapa lama tak sadarkan diri, ketika siuman, ia begitu kaget menyadari lokasi tempatnya terkubur sudah dipenuhi air hujan. Meski tubuhnya masih tertanam, namun memori ingatannya masih normal. Ia ingat, istrinya juga terbawa arus lumpur hingga terpisah. Meski tak berdaya dan hanya mengandalkan penglihatan, ia tetap mencari posisi sang istri. Nemun tak banyak yang dilihat. Pandangannya terbats karena keadaan disekitar itu sudah gelap.

Namun ia sedikit lega, ia yakin posisi istrinya tidak jauh daru tempatnya terkubur. Itu bisa dilihat dari adanya camping (penutup kepala) yang tadi dipakai istrinya. Lek Kumis berusaha minta tolong, namun tak satupun orang menyahut. Padahal waktu itu dengan jelas ia mendengar jerit tangis dan teriakan orang-orang yang memanggil nama-nama warga Jemblung yang telah dadi korban bencana longsor seperti dirinya.

Selepas terdengarnya suara pemberitahuan tentang ‘bencana longsor’ dari mesjid kampung sebelah, Lek Kumis menyaksikan puluhan orang membawa senter dan oncor (obor) mulai menyisir likasi. Saat itulah ia pergunakan kesempatan tersebut untuk minta bantuan. Kali ini upayanya berhasil, tak lama beberapa orang berlarian menuju kerahnya.

Berbagai upaya dilakukan warga untuk mengeluarkan tubuhnya. Akan tetapi usaha itu ternyata tak segampang yang dikira. Pasalnya, kaki kanan lelaki bertubuh kekar itu tertindih babatuan besar. Secara dramatis, mereka berjibaku mengeluarkan tubuk Lek Kumis. Sejam kemudian, mereka berhasil mengeluarkan tubuhnya. Lek Kumis sendiri baru menyadari, bahwa sewaktu terkubur, ternyata dirinya berada di sebuah lokasi yang sudah dipenuhi beberapa tubuh warga lain yang sudah tidak bernyawa. Menyadari hal itu, ia jad terkesiap dan berucap syukurjika dirinya tidak senasib dengan mereka. Tak membuang waktu lagi, meski tubuhnyamasih dipenuhi lumpur serta kondisinya setengah sadar, saat itu juga langsung dilarikan ke RSUD Banjarnegara. Bersamanya ikut dibawa pula beberapa mayat yang satu korban lainnya yang ditemukan selamat.

Beberapa hari setelah dinyatakan kondisinya membaik, lelaki yang mengaku tidak tamat SD ini memilih  tinggal di rumah ibunya di Desa Aiyan. Namun di rumah iyu hanya betah satu malam. Mengingat dirinya yang belum teridentifikasi dan tercatat sebagai penerima bantuan relokasi, ia lantas memilih untuk kembali ke posko penampungan di kantor Kecamatan Karangkobar. Pada hari pertama tinggaldi posko itulah ia baru menyaksikan tubuh istrinya yang tidak utuh lagi ditemukan tim SAR. Dirinya hampir tak mampu menerima kenyataan, jika jasad tersebut adalah tubuh wanita yang telah memberinya seorang putri.

Masih diingat betul, ketika pergi ke ladang, istrinya mengenakan jaket warna ungu, pemberian tetangga yang kerja di jakarta. Itulah yang menjadi faktor keyakinan jika jasad dengan wajah rusak itu adalah tubuh istrinya.

Saya sedih mengingat kejadian itu, sebab jasad dengan wajah rudak parah bukan hanya dialami istri saya, tapi ada tetangga lainnya yang juga senasib dengan istri saya. Bahkan ditemukan pula jasad yang tak memiliki kepala saat dievakuasi tim SAR,” terangnya dengan mata berkaca-kaca.

Nsaibnya bisa dibilang beruntung dibanding nasib ratusan warga lainnya. Ia menjadi salah satu saksi mata dari bencana longsor maut yang menimpa desanya. Namun tetap saja peristiwa tersebut telah berdampak buruk pada kehidupan selanjutnya. Kenapa tidak, dihari yang sial itu, ia juga harus merelakan istrinya tertimbun lumpur tanpa bisa berbuat apa-apa.

“Sebelum tergulung tanah lumpur, dengan jelas saya melihat istri saya minta pertolongan saya, namun gelombang lumpur begitu dahsyat, sehingga saya tak bisa berbuat apa-apa,” kata pria berkumis tebal itu, sebagaimana yang dikutip penulis saat ditemui disebuah tempat di Dusun Aliyan.

“Benar-benar tak ada yang menyangka, jika kejadiannya separah ini, Mas. Hampir seluruh warga Dusun Jemblung terkubur hidup-hidup. Begitulah kalau alam sudah marah. Kita tak mampu berbuat apa-apa. Mungkin inilah yang disebut teguran Allah,” lanjutnya lirih.

Lebih jauh lelaki yang ‘keukeuh’ tidak mau nama aslinya dipublikasikan, dengan alasan takut menyinggung banyak orang, juga mengisahkan satu peristiwa gaib beberapa waktu sebelum dusunnya terkena bencana. Dirinya teringat saat pertemuannya dengan sosok misterius yang menemuinya sehari sebelum bencana terjadi. Saat itu Lek Kumis dan istri sedang memanen jagung hasil tanam sistem tumpangsari, di ladangnya.

Akan tetapi ditengah kegembiraannya mengunduh hasil jerih payahnya selamatiga bulan, mendadak di belakang telah berdiri sosok lelaki tua berjenggot dengan tongkat kayu ditangan.

Sejurus kemudian sosok tersebut mencolok pundak dan berkata,”Hati-hati mbok sampeyan mesti eling, ojo ngurusi senenge mawon. Ene sing liane, sing kowe laleno. (Hati-hati kemu harus ingat, jangan senengnya saja. Ada hal lainnya yang telah kamu lupakan),” kata lelaki dengan kain sarung yang melilit dipinggang.

Belum sempat Lek Kumis mencerna makna dari teguran lelaki yang tak dikenalnya itu, sosok itu kemudian raib, lenyap dari pandangan. Ia begitu terkejut menyadari satu peristiwa aneh yang baru saja dialami. Awalnya mengira lelaki itu adalah salah seorang buruh tani yang sedang bekerja di sebelah ladangnya. Akan tetapi setelah di cari, ternyata tak seorangpun yang berada di tempat tesebut.

Tak berpikiran macam-macam, kejadian tersebut ia lupakam dan dianggap sebagai halusinasi semata. Namun keesokan harinya, saat kembali melakukan aktifitas seperti biasa, entah kenapa, ada saja kejadian aneh yang kerap ia temui. Salah satunya adalah dika dirinya selalu saja mendapat wejangan dan nasehat darri orang lain, saat berpapasan.

Sepanjang hari itu pikirannya tertuju pada sikap orang-orang yang dianggapnya aneh. Ada saja orang yang mengingatkan agar dirinya berhati-hati. Tidak itu saja, suatu pagi, sebelum anaknya pergu kerumah neneknya di desa Aliyan, juga mewanti-wanti agar dirinya waspada. Menghadapi situasi itu Lek Kumis sempat menjadi bingung. Entah kenapa orang-orang disekitarnya selalu bilang seperti itu.

Dan tepat pada hari kelabu itu, disaat ia dan istrinya serta beberapa ponakan sedang dalam perjalanan meninggalkan ladang. Mendadak dari atas bukit yang jauh dari tempatnya memanen jagung, terlihat puluhan burung hutan berterbangan ke segala arah. Tah hanya hewan bersayap, namun juga disaksikannya beberapa ekor ular dan babi hutan berlarian turun bukit. Sejurus kemudian, terdengar olehnya suara gemuruh yang dibarengi dengan turunnya gerimis. Menyadari ada yang ganjil dengan kejadian yang tak biasa itu, ia langsung mengajak istri dan ponakannya menyudahi  pekerjaan untuk meninggalkan tempat tersebut. Sebab, menurut pengalaman yang sudah-sudah, jika terjadi hal seperti itu, sesuatu yng buruk bakal terjadi.

Itulah sebabnya, tanpa berpikir dua kali dan juga tanpa memperdulikan hasil panen yang belum rampung di unduh, mereka segera meninggalkan ladang. Seolah ada yang menunjukan, waktu itu mereka tidak menuruni jalan setapak seperti yang biasa mereka lewati selama ini, baik saat berangkat maupun pulang. Akan tetapi mereka justru menuruni lereng menuju ke arah barat perbukitan.

Benar saja, baru beberapa puluh meter turun, mendadak lereng bukit yang selama ini jadi tumpuhan mendulang rejeki, tiba-tiba menjadi longsor. Lek Kumis bahkan melihat dengan jelas, bagaimana dahsyatnya jutaan kubik tanah yang longsor dari atas bukit mengerus ratusan pohon yang menghalangi jalur melorotnya lereng bukit.

“Dengan jelas saya menyaksikan semuanya itu seperti mimpi. Batang-batang pohon tumbang hingga luluh lantak. Sebagian bahkan berjatuhan ke arah kampung. Saya, istri dan keponakan berusaha menghindari terjangan longsor tak urung menjadi sasaran. Saya melihat perubahan drastis didepan mata saya. Bukan hanya rumah saya, namun ratusan rumah lainnya juga tertimbun dalam sekejap,” tukasnya setengah menyesalkan.

“Dan yang menyedihkan, ternyata istri saya juga jadi korban longsor dengan kematian yang mengenaskan. Untung pada saat itu anak saya tidak ikut ke ladang, ia sedang ke rumah mbahnya di Desa Aliyan.coba kalau ikut, mungkin saya hari ini tidak punya siapa-siapa lagi.”

Pasca kejadian, Lek Kumis yang semula periang mendadak jadi pendiam. Di lokasi posko penampungan ia selalu nampak termenung. Perubahan drastis tersebut membuat seluruh orang yang ada di penampungan menjadi iba. Namun karena naisp mereka sama, lambat-laun akhirnya merka pun mendiamkan saja. Apa yang terjadi pada Lek Kumis mereka pun mengalami.

“Diamnya saya saat itu sebenarnya sedang berpikir, dosa dan kesalahan apa yang telah diperbuat warga Jemblung, hingga mengalami nasib setragis itu,” gumamnya dengan nada serius.

Tak menemukan jawabannya, ia berusaha menghibur diri mencari solusi persoalan tersebut pada beberapa orang yang senasib disekitar posko. Namun sayang, jawaban mereka selalu sama, bungkam. Bahkan beberapa diantaranya menghindar begiru melihat dirinya mendekat. Entah apa alasan mereka bisa seperti itu.

Merasa terkucil, ia semakin gelisah. Pasalnya selama itu selain belum menemukan jawaban tentang kesalahan yang telah dilakukannya. Di posko penampungan ia belum tercatat sebagai warga Jemblung. Bahkan selama menunggu relokasi, dirinya tidak mendapat bantuan untuk sewa rumah selama satu tahun dan jaminan hidup. Hal inilah yang menambah perubahan pada dirinya. Lek Kumis tambah bingung dan kalut. Tak seorangpun yang bisa diajaknya bertukar pikiran. Merasa kesal pada nasibnya, akhirnya kekesalan tersebut ia lampiaskan pada dirinya sendiri. Hingga tak heran jika kemudian, ia kerap ngelantir dan bicara sendiri. Bahkan terkadang mengomel tak karuan hampir sepanjang hari.

“sampai sekarang jika ingat kejadian itu, malu sendiri rasanya. Bagaimana lagi, wong kejadiannya juga bukan saya sendiri yang mengalami. Tentu saja semua tidak bisa menolak bencana ini,” akunya tersipu.

Saat ditanya bagaimana cara melepaskan diri sari tekanan rasa bersalah sebagai akibat dari teguran lelaki misterius itu. Pemilik mata kubil ini lebih rinci menjelaskan, dihari-hari berikutnya, tanpa disadari dirinya bisa sadar sendiri setelah melihat dan menyaksikan bahwa bencana yang menimpa orang lain (tetangganya) lebih parah dari asih yang diamaminya. Jika dipikr, dirinya justru masih bisa bersyukur. Akibat bencana longsor itu, ia dan anak kesayangannya masih bisa selamat dari bencana.

Bercermin dari musibah yang menimpa tetangganya sehingga tak menyisakan satupun anggota keluarganya, dirinya sadar dan ikhlas bahwa musibah itu adalah cobaan dari sang Pencipta. Mungkin dengan cara itu, Allah akan memberikan jalan yang lebih baik untuk menapaki hidup selanjutnya.

“Untungnya saat kejadian putri saya sedang berada disumah simbahnya di Alisan. Kalau tidak, mungkin nyawa anak saya juga senasib dengan ibunya. Mengingat kenyataan itu, saya hanya bisa mengelus dada,” katanya pasrah.

Semua penyakit yang diderita manusia akibat dari kesalahan manusianya. Itu sendiri, obatnya pun barangkali dari dirinya sendiri. Pemahaman itu kemudian menyadarkan nya untuk secepatnya terbebas dari tekanan batin. Hari-hari  berikutnya, tanpa diduga Lek Kumis mulai melakukan shalat malam dan dilanjutkan dengan dzikir. Semua orang yang berada di posko penampungan, melihat tingkahnya dianggap aneh. Sebab sudah lama mereka tidak melihat tetangganya itu menjalankan sholat.

Selesai sholat, lelaki yang lupa dengan tanggal pernikahan dengan almarhum istrinya, terlihat ada perubahan. Setiap kali selesai dzikir di mushola dan orang-orang di posko penampungan dibuai mimpi, demi menenangkan diri ia selalu merenung di sekitar tempat-tempat sepi. Tak perduli petugas dan beberapa relawan yang menginagtkan dirinya agar istirahat. Pada bale-bale bambu yang rusak, ia rebahan sambil memandang jutaan bintang dilangit. Entah apa yang ada dalam pikirannya saat itu. Udara yang begitu dingindan basah, tak urung membuatnya menggigil. Sarungpun ditarrik untuk menutupi seluruh tubuhnya.

Akan tetapi diatara pikirannya yang setengah sadar bahkan hampir melewati batas ambang kesadaran, samar-samar ia mendengar suara bale bambunya dipukul-pukul seseorang. Saat dilihat, ternyata sosok misterius yang pernah menemuinya di ladang telah hadir didekatnya. Entah muncul darimana, lelaki itu tiba-tiba saja duduk. Tentu daja hal itu membuat dirinya kaget bukan kepalang. Namun sosok itu segera tanggap lantas dengan gaya bahasa jawi kuni mengajak Lek Kumis ngobrol.

Sesaat diperhatikan, ternyata tak ada yang beda dengan lelaki tersebut. Dari sikap dan caranya bicara persis sepeerti waktu bertemu di ladang. Tapi entah kenapa datang lagi menemui dikala dirinya sedang mendapat musibah. Akan tetapi sebelum ia bertanya, lelaki itu langsung menjawab apa yang ada dalam pikirannya. Katanya, bahwa bencana yang menimpa wargany itu disebabkan oleh kesalahan warga itu sendiri. Karena mencoba melupakan tradisi leluhur. Sedekah hajat bumi yang sebelumnya sering dilakukan para leluhur sebagai ucapan terimakasih kepada sang penguasa murbeng alam, telah mereka tinggalkan, tanpa mengingat nikmat yang telah mereka terima selama ini.

Maka tak heran jika lelaki itu meminta dirinya agar segera melakukan ritual meditasi di punden Desa Sampang, tepatnya di sebuah lokasi bekas tunggul pohon sampang. Lek Kumis terperanjat kaget begitu dibangunkan salah seorang relawan yang sedang jaga. Orang tersebut mengatakan bahwa dirinya mengalami ‘gundam’ )bicara keras dalam tidur). Saking kerasnya suara gundam tersebut, sehingga membangunkan pengungsu lain yang berada di posko. Untung ia segera menguasai diri, kalau tidak tentu masih dianggap stress.

Pageblug

Jika diulur waktu ke belakang, konon, pohon tersebut adalah penting dalam terbentuknya sebuah desa. Sebab nama desa Sampang itu sendiri diambil dari nama sebatang pohon sampang besar berumur ratusan tahun. Namun karena adanya pergeseran budaya, akhirnya pohon tersebut ditebang. Saking besarnya pohon, lebar bekas batang pohon tersebut hingga cukup untuk menampung sekitar 50 orang. Usai prosesi penebangan itulah, muncul pageblug melanda desa yang waktu itu belum diberi nama. Diterangkan bahwa warga yang telah ikut andil dalam prosesi penebangan itu, terjangkit penyakit aneh. Setiap orang penyakitnya tidak sama. Namun rata-rata mereka merasakan penyakit tersebut hingga berminggu-minggu. Tak satupun obat yang mampu menyembuhkan penyakit tersebut.

Baru setelah salah seorang menggelar ritual menghaturkan sesaji bubur merah dan bubur putih lengkap dengan kopi pahit dan kembang tiga warna, disekitar tunggul (bongkahan)pohon Sampang itu, perlahan korban pageblug langsung sembuh.

“Wallahualam, Mas. Saya bukannya percaya hal begituan, namun itu hanya tradisi sesepuh desa yang dilakukan sejak dulu. Proses itu hanya perantara saja. Istilah pinjam lidah dan pinjam tangan, namun keyakinan tetap saja pada Allah SWT,” ujar lelaki yang belakangan ikut bekerja dengan tetangganya dalam proyek pembuatan kanopi rumah dan gedung.

Bahkan ditambahkan pula, konon sosok misterius itu dulunya adalah seorang musafir adal Sampang Madura, yang hidup pada masa kejayaan Kyai Pragalba atau pangeran Prakaran. Menyebarkan ilmu linuwih dan syiar Islam adalah tudas mulia yang ia geluti pada masa itu. Hingga tak heran, kemudian ia menyebrang tanah jawa. Tujuannya saat itu adalah wilayah jawa tengah yang kehidupannya masih banyak agama lain yang berkembang di pulau jawa.

Saat mengembara tidak lupa menyampaikan dawah syiar Islam. Syiar lelakunya yang tak berujung, akhirnya sampai disebuah desa diwilayah perbatasan jawa tengah dan jawa barat. Dikawasan sejuk yang berbukit-bukit itu akhirnya ia beristirahat. Merasa perbekalan sudah mulai habis, iapun akhirnya mulai bercocok tanam beragam palawija. Meski ia sibuk sepanjang hari, namun ia tidak lupa akan tugasnya menyebarkan syiar Islam ke daerah-daerah lain yang warganya masih beragama Sunda Wiwitan.

Saat itulah pamor nya mulai dikenal masyarakat. Hingga ajal menjemput, sosok jadi teladan di masyarakat sekitar. Untuk mengingatkan jasa-jasanya, wargapun tidak lupa menanam pohon Sampang tak jauh dari tubuhnya dimakamkan. Bahkan lambat-laun warga setempat menamakan kawasan tersebut dengan nama desa Sampang.

“Sebenarnya warga sampang mengetahui jika cerita itu adalah salah satu dari mitos desa sampang. Sebenarnya versinya banyak, namun hanya cerita inilah saya ketahui dari keluarga saya dulu,” tungkasnya.

Seperti halnya yang dilakukakan setelah  diberi wejangan sosok misterius malam itu. Keesokan paginya, tanpa banyak bicara ia dengan diantar anak semata wayangnya langsung menuju pundan sampang yang lokasinya kini berada di sekitar makam umum Sampang.

Tiba dilokasi, keduanya dibuat bingung. Pasalnya, tidak mudah menemukan pundan Sampang yng sudah lama dilupakan warga. Setelah tanya sana-sini tentang bekas pohon tersebut (tunggul-sunda), tak urung akhirnya diketahui bekas tunggul tersebut berada disalah satu sudut TPU Sampang. Bahkan posisinya sudah masuk ke lahan milik warga.

Setelah meminta izin ke pemilik lahan tersebut. Merekapun langsung melakukan prosesi ritual tabur bunga (nyekar). Tak banyak yang dilakukannya saat itu, hanya berdoa meminta kepada Tuhan, agar desa Sampang segera terbebas dari bencana. Dan ia juga tidak lupa mendoakan sosok yang menemuinya itu. Bahkan, ia berjanji untuk ke depannya akan kembali menghidupkan tradisi yang sudah dilakukan turun-menurun para sesepuh kampung, yakni ikut serta dalam sedekah bumi yang dilakukan setiap tahunnya.

Setelah prosesi tabur bunga, dia mendapat jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan leleki misterius dalam mimpi. Bahkan si pemilik lahan itupun mengerti makna dari melestarikan tradisi leluhur tersebut. Sejak saat itu ia berjanji tak akan pernah melupakan lagi tradisi tahunan kirim doa dan ucapan terimakasih pada leluhur dusun.

“Sekarang saya mengerti kenapa tradisi sedekah bumi itu tak bisa dibuat main-main. Dulu hal itu saya anggap hanya sebagai iseng saja yang yak ada apa-apanya. Jadi saya enak daja menikmati hasil bumi tanpa harus kehilangan sedikitpun untuk upacara tahunan. Setelah kejadian besar ini, barulah mata hati ini terbuka. Ternyata sangsi yang diberikan sang Pencipta itu cukup besar,” imbuhnya menutup cerita pengalaman pahit disaat terjadi bencana longsor beberapa waktu silam tersebut.



MEREDAM BATU AKIK MEREDAM GANGGUAN MAGIC

MEREDAM BATU AKIK MEREDAM GANGGUAN MAGIC


Oleh : Herryanto Honggo


Dengan merebaknya batu akik belakangan ini, memang secara lahiriah akan mengangkat nilai material yang menjanjikan. Sehingga mampu menaikan tingkat perputaran roda perekonomian bagi masyarakat penggemarnya. Dibalik semua itu, jika dipandang dengan mata supranatural, batu akik juga mampu meredam gangguan magic yang ditimbulkan dari makhluk gaib jahat dengan ritual meredamnya. Lalu bagaimana caranya? Beriku hasil Wawancara MISTERI dengan penasehat spiritual Kraton Surakarta.


Keindahan maupun keelokan batu akik (batu mulia) dengan jenis tertentu memang mampu dihargai tinggi, bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Dengan mencuatnya batu akik tersebut otomatis roda perekonomian para kolektor maupun para pedagang akik juga akan terangkat. Bahkan orang yang semula tidak mengetahui tentang batu akik sama sekali juga ikut-ikutan meranaikan nuansa ini, dengan harapan bisa meraih keuntungan yang sebesar-besarnya. Hanya celakanya ‘pemain baru’ batu akik akan mudah terperosok dan mengalami kerugian besar, karena  di arena perakikan ini juga muncul tindakan penipuan maupun kepalsuan.

Namun bagi orang yang beruntung akan meraup kekayaan secara mendadak bak kejatuhan hujan disiang bolong, akibat batu akik yang dipunyai di beli dengan harga mahal. Namun dalam perkembangannya, fenomena batu akik ini bukan sampai disitu saja, sebab bagi yang percaya dan meyakininya, menilai batu akik tersebut bukan hanya dari sisi kekerasannya, keindahannya, keelokannya, maupun asal muasal batu akik itu sendiri. Tetapi lebih memandangnya dari sisi khasiat, tuah maupun kegaiban di balik batu akik itu sendiri. Sehingga afa yang beranggapan dari jenis batu akik tertentu memiliki khasiat tertentu pula.

Misalnya, batu giok memiliki daya pengasihan utamanya untuk hal-hal yang berhubungan dengan asmara, batu kecubung sebagai pelarisan, batu rubi untuk penyembuhan dan masih banyak lagi jenis batu akik yand secara supranatural memiliki kekuatan magis dalam dunia supranatural. Bahkan ada yang menyakini jenis batu akik tertentu bisa digunakan untuk menepis dan meredam ganguan makhluk gaib, serta memberikan keselamatan bagi pemiliknya. Namun ada orang yang percaya, bahwa semua batu akik memiliki tuah yang sama tergantung dari yang mengisinya.

Ungkapan yang disebut terakhir ini diutarakan KPHAr (Kanjeng Pangeran Haryo Aryo) Daryohadinagoro, salah satu penasehat spiritual Keraton Surakarta Hadiningrat kepada MISTERI yang menemui di Wrung Steak Wahyu Tumurun, Solo pekan lalu. Semua batu akik jenis apappun  juga memiliki tuah gaib yang sama, yakni keselamatan. Selanjutnya, Kanjeng Tjuk (bergitu panggilan akrab KPHAr Daryohadinagoro) entah batu akik jenis giok, rubi , fire oval, lavender, kecubung dan sebagainya semuanya bisa sama-sama sebagai wadah (tempat) gaib keselamatan.

Jadi, ungkapnya, sebenarnya semua jenis batu akik atau batu milia itu mampu menerima aura keselamatan tanpa harus pilih-pilih jenis batu akik bagi pemiliknya. Dengan adanya tuah kegaiban keselamatan, maka seseorang akan mudah menerima kegaiban, sehingga memiliki kekuatan gaib yang mampu menghindari gangguan makhluk gaib yang bersifat jahat, murka dan tamakyang bersifat magic. Karena kekuatan magic itu hanya bisa dilakukan makhluk gaib yang memiliki sifat menjerumuskan dan menyengsarakan makhluk lain. Utamanya bagimanusia, sehingga orang itu seolah-olah selalu mengalami sukerta (kesialan).

Dimana kesialan itu akan mempengaruhi dalam jalan kehidupan yang ditempuhnya, sehingga seolah-olah apapun yang dilakukan selalu salah dan mengalami kerugianm baik dalam berdagang, berbisnis maupun kesialan lain, sehingga menggangu kejiwaan dalam raganya. Pengetahuan tentang kehidupan makhluk yang tak kasat mata ini pernah dipelajarinya diperguruan power supranatural’aji saka’ yang waktu itu pernah berpusat dirumahnya.
:Jadi semua jenis batu akik itu memiliki kekuatan gaib yang sama,” ujarnya.

BUKAN BERLIAN

Asalkan batu akik tersebut, kata Kanjeng Tjuk, benar-benar jenis batu akikk yang diambil dari perut bumi maupun tanah pegunungan. Jadi bukan jenis berlian atau batu akik sintetis yang terbuat dari beling (atau kaca) maupun batu polesan atau batu suntikan alias palsu. Jika batu itu memang asli batu akik, apapun jenisnya bisa diisi tuah keselamatan

“Secara supranatural bagi pedagang, pengusaha maupun pembisnis yang semula nyaris berangkat, akan menuai kesialan dealam perjalanan kehidupannya, akan berubah menuai keberuntungan,

Begitu juga bagi orang yang jauh jodoh, ditinggal selingkuh pasangannya bakal mendapatkan pencerahan, ketika seseorang tersebut mampu melakukan ritual doa dan mau meredam batu akik yang disukainya ke dalam air putih (suci) semalam suntuk. Lalu bagaimana caranya? Menjawab pertanyaan tersebut Kanjrng Tjuk mengatakan, prosesi ritual pertama yang dilakukan adalah batu akik jenis apapun itu dirituali dengan umbul dinga (pemanjatan doa). Di mana batu akik tersebut terlebih dahulu akan dibacakan rapalan dan doa keselamatan tertentu pada malam tengah malam.

Tengah malam yang dimaksudkan, ujar Kanjeng Tjuk, yakni pada malam Jum’at, malam Selasa Wage Kliwon (anggoro kasih) atau malam weton (kelahiran) orang yang mengalami kesialan tersebut. Dengan syarat batu akik itu hatus yang sudah diembuni (atau diikat dari bahan perak, titanium atau emas) dengan bentuk cincin, sehingga bukan batu akik yang masih bongkahan. Batu akik itu lalu direndam dalam air suci khusus dan ditutup rapat-rapat dan dibiarkan semalaman ditempat khusus yang mustajabah (tempat yang memudahkan terkabulnya doa), baik dikamar tertentu maupun tempat keramat dan suci.

Ritual meredam cincin batu akik itu dilakukan pada tengah malam . Mengapa? Sebab di tengah malam itu berbagai jenis makhluk gaib ciptaan Tuhan, baik yang bersifat jahat maupun bersifat baik atau suci akan bergentayangan. Mereka akan mencari makhluk atau benda yang bis digunakan untuk bersemahyam. Namun karena aura air suci yang sudah dirituali dengan umbul donga tertentu, maka batu akik akan terisi juga dengan kegaiban yang bersifat baik dan penolong. Sementara Tuhan akan melindungi makhluk gaib yang bersifat suci untuk tidak bisa dikalahkan dengan kekuatan magic dari makhluk gaib yang jahat.

Dengan demikian orang itu akan selamat, serta merta terhindar dari gangguan berbagai jenis makhluk gaib apapun yang bersifat jahat. Hal ini, kata Kanjeng Tjuk, sudah menjadi takdir Tuhan.

“Jadi apapun bentuk kejahatan itu, pasti akan dikalahkan dengan kebajikan, jika seseorang mau dan mampu mempelajari kuncinyanya, “ uajrnya sembari menambahkan, setelah semalaman batu akik itu dirituali dan direndam air suci di tempat khusus, maka batu akik yang berbentuk cincin tersebut bisa dikenakan kembai di jemari tangan kanan dan sebaiknya selalu dibawa kemanapun mereka pergi.

Untuk itulah batu akik yang akan dirituali dengan direndam air suci itu harus dipilih batu akik yang paling disukai diantara beberapa cincin yang dihiasi batu akik miliknya yang lain. Dengan cincin batu akik yang paling disukai, maka secara otomatis orang tersebut merasa sangat menyayangi, sehingga mau merawatnya dan lebih hati-hati dalam menjaganya agar sampai hilang. Lalu, apa pantangan yang harus dihindari setelah batu akik dirituali dengan direndam air suci? Diantaranya batu akik itu tidak diperkenankan dipakai ketika mau membuang hajat kecil maupun hajat besar.

Dengan begitu kalau ingin melakukan hajat tersebut cincin harus dilepas dan ditaruh di tempat yang suci dan aman, Intinya, harus menghindari tempat-tempat najis maupun hal-hal yang bersifat kotor dan menjijikan, sebab cincin ini sudah disucikan, maka juga harus diletakkan ditempat yang suci pula.

Supaya tidak tercemar oleh sesuatu yang bisa membatalkan kesuciannya, sehingga ‘isi’ nya tidak lepas atau meninggalkan batu akik tersebut. Jika tidak dipakai, maka sebaiknya direndam dalam air putih apa saja yang masih suci, baik air yang berasal dari sumur atau air tanah yang masih perawan.

Artinya, air suci tadi belum dijamah atau digunakan untuk keperluan lain, sperti bekas diminum atau bekas untuk mandi dan sebagainya. Namun yang palin baik air yang berasal dari air terjun dan air pegunungan yang belim dipermentasi. Lebih jauh diungkapkan air murni yang digunakan untuk merendam batu akik tersebut diletakkan dengan posisi diatas. Dengan harapan, batu akik itu diletakkan disuatu tempat yang memungkinkan tidak terlangkahi orang atau hewan. Jadi perlu meilih atau menentukan tempat tertentu supaya bisa meletakkan batu akik tersebut pada posisi yang aman.